Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 September 2018 16:52
Usai Pemeliharaan, Lampu Jalan RSUD dan Komplek Pemda Kuansing Kembali Nyala

Senin, 24 September 2018 16:46
Dinsos Bengkalis Salurkan Bantuan Sembako kepada 294 Lansia

Senin, 24 September 2018 16:42
Peringati Hari Agraria 2018,
BPN Rohul Programkan 1000 Sertifikasi Tanah Wakaf Serta 18.500 Sertifikat‎ K1 dan K3


Senin, 24 September 2018 16:38
Lagi, Ratusan Massa Gelar Demo di DPRD Riau

Senin, 24 September 2018 16:18
2018, 22 Ribu Ha Kebun Sawit di Riau Direplanting

Senin, 24 September 2018 15:54
‎Ini Jawaban Bupati Sukiman Ditanya Posisi Wakil Bupati Rohul Sudah Lama Kosong

Senin, 24 September 2018 15:41
Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi

Senin, 24 September 2018 15:11
Ratusan Massa Gelar Demo Peringati Hari Tani Nasional

Senin, 24 September 2018 15:00
Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan

Senin, 24 September 2018 14:44
Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2018 19:23
6 Kasus DBD di Bengkalis di Awal 2018

Dinkes Bengkalis laporkan adanya penurunan kasus DBD di awal tahun 2018. Dibandingkan tahun sebelumnya pada bulan yang sama, kasus ini turun signifikan.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis melaporkan, bahwa terhitung Januari hingga awal Maret 2018 ini hanya dilaporkan 6 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bengkalis. Dibandingkan dengan dua tahun terakhir pada bulan yang sama kasus DBD di daerah ini, mengalami penurunan yang sangat signifikan, karena sebelumnya bisa mencapai sekitar seratusan kasus.

“Artinya terjadi penurunan, padahal kalau kita lihat dari kebiasaan terhitung 5 tahun sebelumnya terjadi peningkatan kasus DBD, hujan panas, panas hujan, Alhamdulillah hingga memasuki pertengahan Maret ini hanya ada 6 kasus,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis Supardi, S.Sos, MH, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Alwizar kepada sejumlah wartawan, Selasa (13/3/18).

Menurut Alwizar, oleh karena itu pihaknya berkesimpulan peran serta seluruh komponen masyarakat sadar akan bahaya DBD ini sudah cukup tinggi. Dirinya berharap terus ada peningkatan dan semakin lebih baik kedepannya.

“Paling utama dalam pencegahan kasus DBD adalah dengan cara 3M Plus, diantaranya menutup bak penampungan air agar tidak menjadi tempat sarang dan berkembang biaknya nyamuk Aedes Aigepty, menguras bak-bak, mengubur dan plus seperti minyak anti nyamuk dan sebagainya, menjaga kebersihan rumah,” katanya lagi.

Perkembangan kasus DBD sepanjang dua tahun terakhir, pada tahun 2017 lalu dibandingkan dengan tahun 2016 menurun cukup signifikan. Pada tahun 2016 909 kasus, meninggal dunia (MD) 12 orang, pada 2017 kejadian hanya 102 kasus. Kasus tertinggi masih didominasi wilayah Kecamatan Mandau dan penyebabnya cenderung pada prilaku penampungan air hujan (PAH) tidak tertutup.

Dengan penurunan ini, Dinkes tetap berupaya terus meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat untuk mencegah DBD, dengan harapan target akhir tahun 2018 mendatang, hanya ditemukan tidak lebih dari 20 kasus.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- 2018, 22 Ribu Ha Kebun Sawit di Riau Direplanting
- Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com