Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 09:31
Dipimpin Eddy Tanjung, Banyak Tokoh Masuk Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Riau

Sabtu, 22 September 2018 09:25
Besok, Ratusan Pembalapl Ramaikan Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 di Duri

Sabtu, 22 September 2018 07:19
Kedatangan H Salim Segaf Al-Jufri Disambut Antusias Masyarakat Kampar

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 10:45
Memangsa Manusia, Muncul Kabar Harimau di Inhil Marah Anaknya Digulai Warga

Harimau Bonita di Pelangiran, Inhil sudah memasang dua manusia. Kini ramai di Medsos kabar dulu ada sekelompok warga menggulai dan memakan anak harimau tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU- Masyarakat Pelangiran, Indragiri Hilir, khususnya berdomisili di sekitar perkebunan PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP) masih mencemaskan keselamatan jiwanya, menyusul serangan Harimau Sumatera yang diberi nama Bonita sudah menewaskan dua nyawa. Sementara sejauh ini belum ada langkah kongkrit untuk menangkap Raja Hutan tersebut.

Cerita keganasan Harimau Bonita terus bergulir menjadi topic obrolan di berbagai tempat, tidak terkecuali di media sosial. Bahkan sejak kemarin, menjadi viral info yang menyebutkan Harimau Bonita memangsa manusia karena dendam, sebab kabarnya seekor anaknya ditangkap warga, lalu digulai dan di makan.

Kabar serem tersebut pertama kali diposting pemilik akun Facebook ‘Sahabat Kelapa Indonesia’ pada Selasa (13/3/18) malam, sekitar pukul 21.14 WIB. Dalam tulisan berjudul “BONITA, PERKEBUNAN SAWIT DAN PETANI KELAPA DITENGAH KONFLIK LAHAN”.

Di alinia penutup, ditulis bahwa Harimau Bonita adalah korban, binatang predator puncak tersebut telah kehilangan habitat. Apalagi berhembus kabar gila, Bonita sang harimau punya anak. Anaknya kemudian ditangkap dan disantap sekelompok orang di kawasan ini.

Tulisan tersebut ramai mendapat tanggapan. Sampai pagi ini, Rabu (14/3/18) sudah 302 yang memberikan tanggapan. Pada umumnya menyalahkan kegiataan pembabatan hutan secara serampangan, sehingga memicu konflik manusia dan binatang.

Terkait dengan kabar horror tersebut, Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Dian Indriati mengaku belum tau adanya isu seperti itu.

“Saya malah belum tau ada info seperti itu. Selama ini juga tidak pernah terdengar adanya kabar anak harimau ditangkap lalu dimakan,” tuturnya menjawab riauterkini.***(mad)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal
- Ini dia Penyebab Banjir di Sungai Sail:
Bangunan di Tengah Sungai, Sampah dan Ketidak Pedulian Masyarakat



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com