Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Juni 2018 19:35
Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako

Jum’at, 22 Juni 2018 19:32
Ultah ke- 61, Cawagub Suyatno Kaget Dapat Suprise dari Anak dan Menantu

Jum’at, 22 Juni 2018 19:28
Ribuan Warga Sunda Riau Hadiri Halal Bihalal Bersama Kapolda Riau

Jum’at, 22 Juni 2018 19:26
Selama Libur Idul Fitri 2018,
Objek Wisata di Rohul Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan


Jum’at, 22 Juni 2018 19:20
Eko Suharjo: Asal Jangan Ada yang Buat Tsunami, Firdaus Masih Unggul di Dumai

Jum’at, 22 Juni 2018 17:31
DPRD Pelalawan Gelar Paripurna Penyampain Pertanggung Jawaban APBD 2017

Jum’at, 22 Juni 2018 17:27
Jatuh Tempo Liburan Idul Fitri, Samsat Bengkalis Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Jum’at, 22 Juni 2018 14:34
Siakkecil, Bengkalis Wakili Riau Program IVA Tes Kanker Serviks

Jum’at, 22 Juni 2018 14:13
Paslon Nomor 4 Pede Hadapi Debat, Andi: Pembangunan yang Sudah ada Tinggal Melanjutkan

Jum’at, 22 Juni 2018 13:11
Amankan Pilgubri 2018, Polres Kuantan Singingi Kerahkan 1.332 Personil


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 10:45
Memangsa Manusia, Muncul Kabar Harimau di Inhil Marah Anaknya Digulai Warga

Harimau Bonita di Pelangiran, Inhil sudah memasang dua manusia. Kini ramai di Medsos kabar dulu ada sekelompok warga menggulai dan memakan anak harimau tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU- Masyarakat Pelangiran, Indragiri Hilir, khususnya berdomisili di sekitar perkebunan PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP) masih mencemaskan keselamatan jiwanya, menyusul serangan Harimau Sumatera yang diberi nama Bonita sudah menewaskan dua nyawa. Sementara sejauh ini belum ada langkah kongkrit untuk menangkap Raja Hutan tersebut.

Cerita keganasan Harimau Bonita terus bergulir menjadi topic obrolan di berbagai tempat, tidak terkecuali di media sosial. Bahkan sejak kemarin, menjadi viral info yang menyebutkan Harimau Bonita memangsa manusia karena dendam, sebab kabarnya seekor anaknya ditangkap warga, lalu digulai dan di makan.

Kabar serem tersebut pertama kali diposting pemilik akun Facebook ‘Sahabat Kelapa Indonesia’ pada Selasa (13/3/18) malam, sekitar pukul 21.14 WIB. Dalam tulisan berjudul “BONITA, PERKEBUNAN SAWIT DAN PETANI KELAPA DITENGAH KONFLIK LAHAN”.

Di alinia penutup, ditulis bahwa Harimau Bonita adalah korban, binatang predator puncak tersebut telah kehilangan habitat. Apalagi berhembus kabar gila, Bonita sang harimau punya anak. Anaknya kemudian ditangkap dan disantap sekelompok orang di kawasan ini.

Tulisan tersebut ramai mendapat tanggapan. Sampai pagi ini, Rabu (14/3/18) sudah 302 yang memberikan tanggapan. Pada umumnya menyalahkan kegiataan pembabatan hutan secara serampangan, sehingga memicu konflik manusia dan binatang.

Terkait dengan kabar horror tersebut, Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Dian Indriati mengaku belum tau adanya isu seperti itu.

“Saya malah belum tau ada info seperti itu. Selama ini juga tidak pernah terdengar adanya kabar anak harimau ditangkap lalu dimakan,” tuturnya menjawab riauterkini.***(mad)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- 4 Warga Riau Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Belum Ditemukan
- BPBD Inhil Ingatkan Warga Waspada Longsor Susulan
- Longsor Ancam Jalan Nasional di Inhill, Dinas PUPR Riau Langsung Berkoordinasi Dengan PJN
- Diprediksi, Gerimis Menguyur Sebagian Besar Wilayah Riau Nant Malam
- Dibantu Bankeu, 6 Jembatan Besar Dibangun di Kabupaten Rohul Mulai 2018
- 1 Rumah dan 2 Gudang Rusak Akibat Longsor di Tembilahan Hulu, Inhil
- Dugaan Penjarahan Pasir Ilegal Rupat, Kemana Penegak Hukum di Laut?


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com