Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Desember 2018 21:42
Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan

Kamis, 13 Desember 2018 21:38
Sambut Kehadiran Presiden di Riau, PWNU Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Ketentraman

Kamis, 13 Desember 2018 20:43
Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Ditabrak Truk

Kamis, 13 Desember 2018 20:32
Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel

Kamis, 13 Desember 2018 18:46
BI Akui Baru 14 Juta UMKM Dapatkan Pembiayaan Perbankan

Kamis, 13 Desember 2018 18:40
BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD

Kamis, 13 Desember 2018 17:35
Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis

Kamis, 13 Desember 2018 17:19
Lagi Pengedar Sabu diamankan di Kuansing

Kamis, 13 Desember 2018 17:16
SBY dan Jokowi Sama-sama ke Riau, Diklaim Hanya Kebetulan

Kamis, 13 Desember 2018 16:52
Bupati Rohul Resmikan Gerai Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Rambah Hilir


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Maret 2018 10:45
Memangsa Manusia, Muncul Kabar Harimau di Inhil Marah Anaknya Digulai Warga

Harimau Bonita di Pelangiran, Inhil sudah memasang dua manusia. Kini ramai di Medsos kabar dulu ada sekelompok warga menggulai dan memakan anak harimau tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU- Masyarakat Pelangiran, Indragiri Hilir, khususnya berdomisili di sekitar perkebunan PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP) masih mencemaskan keselamatan jiwanya, menyusul serangan Harimau Sumatera yang diberi nama Bonita sudah menewaskan dua nyawa. Sementara sejauh ini belum ada langkah kongkrit untuk menangkap Raja Hutan tersebut.

Cerita keganasan Harimau Bonita terus bergulir menjadi topic obrolan di berbagai tempat, tidak terkecuali di media sosial. Bahkan sejak kemarin, menjadi viral info yang menyebutkan Harimau Bonita memangsa manusia karena dendam, sebab kabarnya seekor anaknya ditangkap warga, lalu digulai dan di makan.

Kabar serem tersebut pertama kali diposting pemilik akun Facebook ‘Sahabat Kelapa Indonesia’ pada Selasa (13/3/18) malam, sekitar pukul 21.14 WIB. Dalam tulisan berjudul “BONITA, PERKEBUNAN SAWIT DAN PETANI KELAPA DITENGAH KONFLIK LAHAN”.

Di alinia penutup, ditulis bahwa Harimau Bonita adalah korban, binatang predator puncak tersebut telah kehilangan habitat. Apalagi berhembus kabar gila, Bonita sang harimau punya anak. Anaknya kemudian ditangkap dan disantap sekelompok orang di kawasan ini.

Tulisan tersebut ramai mendapat tanggapan. Sampai pagi ini, Rabu (14/3/18) sudah 302 yang memberikan tanggapan. Pada umumnya menyalahkan kegiataan pembabatan hutan secara serampangan, sehingga memicu konflik manusia dan binatang.

Terkait dengan kabar horror tersebut, Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Dian Indriati mengaku belum tau adanya isu seperti itu.

“Saya malah belum tau ada info seperti itu. Selama ini juga tidak pernah terdengar adanya kabar anak harimau ditangkap lalu dimakan,” tuturnya menjawab riauterkini.***(mad)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Sejumlah Ruas Jalan Aspal Mulai Terendam, Limpahan Air PLTA Koto Panjang Tiba di Pelalawan
- Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan
- Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam
- Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau
- ‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan
- Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu

- Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com