Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 September 2018 18:58
Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif

Kamis, 20 September 2018 18:55
Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai

Kamis, 20 September 2018 17:21
Tingkatkan Kualitas,
30 Petugas RSUD Bengkalis Digembleng Pelatihan Komunikasi Efektif


Kamis, 20 September 2018 17:06
Terisak, Andi Rachman Sampai Salam Perpisahan pada ASN Pemprov Riau

Kamis, 20 September 2018 16:59
Kuansing Kembali Raih Penghargaan WTP dari Kemenkau

Kamis, 20 September 2018 16:42
Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng


Kamis, 20 September 2018 15:26
Bahas Ranperda Aset, Pansus DPRD Kuansing Sambangi Depdagri

Kamis, 20 September 2018 15:19
Turlap, Bapenda Pekanbaru Temukan Banyak Tunggakan Pajak Restoran

Kamis, 20 September 2018 14:38
Sempena Hari ke-63 Polantas,
Ratusan Peserta Meriahkan Berbagai Kegiatan di Polres Bengkalis


Kamis, 20 September 2018 14:01
Tata Tapal Batas, PMD Bengkalis Gandeng BIG 


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Maret 2018 17:12
Pasca Ditembak Bius,
Tim Terpadu Masih Buru Harimau Pembunuh Warga


Tim khusus terus mencari Bonita, harimau yang telah membunuh dua manusia. Pasca ditembak bius, harimau sumtera itu ternyata masih sanggup lari.

Riauterkini-PELANGIRAN-Tim Terpadu Penanganan Konflik dan Evakuasi Harimau Sumatera masih terus bergerak melakukan penyisiran mencari keberadaan Bonita, pasca penembakan bius, Sabtu (17/3/18).

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK MH melalui Kapolsek Pelangiran IPTU. Muhammad Rafi bahwa mereka masih berada di lapangan.

"Kami masih berada di lapangan, melakukan penyisiran," terang IPTU Rafi.

Dalam foto yang dikirimkan, tampak Kapolsek IPTU M Rafi dan tim terpadu bersama Manejer CSR - SSL PT THIP Syahri Abdullah menyusuri lokasi hewan buas itu tertembak peluru bius.

Jumat malam (16/3/18) di Areal Kebun Tembusu PT THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, tim terpadu berhasil melakukan penembakan bius terhadap Bonita yang diduga adalah harimau yang menewaskan 2 orang warga.

Tapi karena setelah penembakan, harimau betina itu masih terlihat bergerak, tim tidak bisa langsung mendekati Bonita. Tak dinyana setelah itu, dibalut kegelapan malam, Bonita lesap dari pandangan mata. Hingga saat berita ini dirilis, Bonita belum berhasil ditemukan.

Saat ini, Tim Terpadu masih terus menyusuri di areal yang diduga menjadi tempat Bonita, nama yang diberikan kepada harimau ganas tersebut bersembunyi.***(mar).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
NANAS128
Gabung dengan yang Terpercaya Saja. Hanya S128Agen.org Menang Berapapun Langsung Di BAYAR!! Segera Daftar dan Dapatkan Bonus nya Hanya dengan Modal 50rb Rupiah dan Rasakan Permainan Sabung Ayam / CASINO / SPORTBOOK / TANGKASNET Support Semua Bank Indonesia Info Lebih Lanjut Hubungi Contact Kami


loading...

Berita lainnya..........
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal
- Ini dia Penyebab Banjir di Sungai Sail:
Bangunan di Tengah Sungai, Sampah dan Ketidak Pedulian Masyarakat



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com