Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 April 2018 07:20
Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku

Sabtu, 21 April 2018 07:17
Dunia Pendidikan Riau Tambah Maju, Warga Perumahan Sidomulyo Pilih Nomor 4

Sabtu, 21 April 2018 04:57
Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau

Jum’at, 20 April 2018 23:10
Rasionalisasi APBD Rp1,35 T, Berikut Penjelasan Bupati Bengkalis

Jum’at, 20 April 2018 23:04
Ketua PDIP Kuansing H Halim Bantu Korban Banjir di Gunung Toar

Jum’at, 20 April 2018 22:39
Dumai Gelar Kalender Iven Pariwisata Riau, Lomba Mancing di Laut

Jum’at, 20 April 2018 21:40
Awal Mei 2018, AREBI Riau Gelar Musda dan Pelantikan Pengurus

Jum’at, 20 April 2018 21:36
Cawagubri Hardianto Terangkan Program "1 Rumah 1 Sarjana" Pada Warga Kandis

Jum’at, 20 April 2018 21:32
RSUD Petala Bumi Berkomitmen Bangun Budaya Integritas

Jum’at, 20 April 2018 21:29
Pemerintah Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah ke Masyarakat Siak


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Maret 2018 17:12
Pasca Ditembak Bius,
Tim Terpadu Masih Buru Harimau Pembunuh Warga


Tim khusus terus mencari Bonita, harimau yang telah membunuh dua manusia. Pasca ditembak bius, harimau sumtera itu ternyata masih sanggup lari.

Riauterkini-PELANGIRAN-Tim Terpadu Penanganan Konflik dan Evakuasi Harimau Sumatera masih terus bergerak melakukan penyisiran mencari keberadaan Bonita, pasca penembakan bius, Sabtu (17/3/18).

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK MH melalui Kapolsek Pelangiran IPTU. Muhammad Rafi bahwa mereka masih berada di lapangan.

"Kami masih berada di lapangan, melakukan penyisiran," terang IPTU Rafi.

Dalam foto yang dikirimkan, tampak Kapolsek IPTU M Rafi dan tim terpadu bersama Manejer CSR - SSL PT THIP Syahri Abdullah menyusuri lokasi hewan buas itu tertembak peluru bius.

Jumat malam (16/3/18) di Areal Kebun Tembusu PT THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, tim terpadu berhasil melakukan penembakan bius terhadap Bonita yang diduga adalah harimau yang menewaskan 2 orang warga.

Tapi karena setelah penembakan, harimau betina itu masih terlihat bergerak, tim tidak bisa langsung mendekati Bonita. Tak dinyana setelah itu, dibalut kegelapan malam, Bonita lesap dari pandangan mata. Hingga saat berita ini dirilis, Bonita belum berhasil ditemukan.

Saat ini, Tim Terpadu masih terus menyusuri di areal yang diduga menjadi tempat Bonita, nama yang diberikan kepada harimau ganas tersebut bersembunyi.***(mar).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
NANAS128
Gabung dengan yang Terpercaya Saja. Hanya S128Agen.org Menang Berapapun Langsung Di BAYAR!! Segera Daftar dan Dapatkan Bonus nya Hanya dengan Modal 50rb Rupiah dan Rasakan Permainan Sabung Ayam / CASINO / SPORTBOOK / TANGKASNET Support Semua Bank Indonesia Info Lebih Lanjut Hubungi Contact Kami


loading...

Berita lainnya..........
- Ditembak Bius Dua Kali, Akhirnya Harimau Pemangsa Dua Warga Inhil Tertangkap
- Jelang MTQ Mandau, UPT Persampahan Bersihkan Lingkungan
- PT Nagamas Palmoil Lestari Tanam Mangrove di Sungai Dumai
- Material Longsor Selesai Dibersihkan,
Arus Lalulintas Riau-Sumbar di Desa Merangin Kembali Normal

- Pasca Longsor, Jalan lintas Riau-Sumbar di Kuok Sudah Bisa Dilewati
- Tebing Longsor di Kampar, Jalur Riau- Sumbar Dialihkan Sementara
- Program DMPA PT Arara Abadi,
Keltan Desa Terbangiang Pelalawan Lakukan Panen Raya Cabe Kriting



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.108.58
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com