Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Juli 2018 21:20
Dermaga Objek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban Segera dibangun

Kamis, 19 Juli 2018 21:15
Memasuki Musim Haji, Telkomsel Hadirkan Layanan Komunikasi Paket Haji 3 in 1

Kamis, 19 Juli 2018 21:13
Launching Program Indonesia Berqurban, ACT Targetkan 65 Ribu Hewan Qurban Disalurkan

Kamis, 19 Juli 2018 19:42
Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang

Kamis, 19 Juli 2018 19:08
Petani di Kuansing Berhasil Budidayakan Cabe Lebih Tinggi dari Orang Dewasa

Kamis, 19 Juli 2018 18:36
Maksimalkan Padamkan Karhutla, BNPB Kirim Heli MI-171 ke Riau

Kamis, 19 Juli 2018 18:32
Ikuti Pekan Pameran LHK 2018, PT RAPP Bertekad Dirikan Bank Sampah

Kamis, 19 Juli 2018 18:28
Bupati Inhil Hadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme Dan Terorisme

Kamis, 19 Juli 2018 18:24
Partai garuda Daftarkan 11 Bacaleg ke KPU Bengkalis

Kamis, 19 Juli 2018 18:20
‎Jelang Latihan TNI AU di Bandara Pasirpangaraian,
Pangkoops AU I dan Ketua PIA Ardhya Garini Daerah Koops Sudah Tiba di Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Maret 2018 17:12
Pasca Ditembak Bius,
Tim Terpadu Masih Buru Harimau Pembunuh Warga


Tim khusus terus mencari Bonita, harimau yang telah membunuh dua manusia. Pasca ditembak bius, harimau sumtera itu ternyata masih sanggup lari.

Riauterkini-PELANGIRAN-Tim Terpadu Penanganan Konflik dan Evakuasi Harimau Sumatera masih terus bergerak melakukan penyisiran mencari keberadaan Bonita, pasca penembakan bius, Sabtu (17/3/18).

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK MH melalui Kapolsek Pelangiran IPTU. Muhammad Rafi bahwa mereka masih berada di lapangan.

"Kami masih berada di lapangan, melakukan penyisiran," terang IPTU Rafi.

Dalam foto yang dikirimkan, tampak Kapolsek IPTU M Rafi dan tim terpadu bersama Manejer CSR - SSL PT THIP Syahri Abdullah menyusuri lokasi hewan buas itu tertembak peluru bius.

Jumat malam (16/3/18) di Areal Kebun Tembusu PT THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, tim terpadu berhasil melakukan penembakan bius terhadap Bonita yang diduga adalah harimau yang menewaskan 2 orang warga.

Tapi karena setelah penembakan, harimau betina itu masih terlihat bergerak, tim tidak bisa langsung mendekati Bonita. Tak dinyana setelah itu, dibalut kegelapan malam, Bonita lesap dari pandangan mata. Hingga saat berita ini dirilis, Bonita belum berhasil ditemukan.

Saat ini, Tim Terpadu masih terus menyusuri di areal yang diduga menjadi tempat Bonita, nama yang diberikan kepada harimau ganas tersebut bersembunyi.***(mar).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
NANAS128
Gabung dengan yang Terpercaya Saja. Hanya S128Agen.org Menang Berapapun Langsung Di BAYAR!! Segera Daftar dan Dapatkan Bonus nya Hanya dengan Modal 50rb Rupiah dan Rasakan Permainan Sabung Ayam / CASINO / SPORTBOOK / TANGKASNET Support Semua Bank Indonesia Info Lebih Lanjut Hubungi Contact Kami


loading...

Berita lainnya..........
- Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang
- Petani di Kuansing Berhasil Budidayakan Cabe Lebih Tinggi dari Orang Dewasa
- Maksimalkan Padamkan Karhutla, BNPB Kirim Heli MI-171 ke Riau
- Dilanda Karlahit, Ulo Kasok Tetap Dibuka untuk Wisata
- Lahan di Sekitar Obyek Wisata Ulok Kasok Kampar Terbakar
- PT RAPP Ikuti Pekan LHK 2018 di JCC
- Sore Ini Hotspot Nihil,
Tim Satgas Karhutla Berjibaku Padamkan Karhutla



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com