Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 26 April 2018 10:46
Aparat Gabungan di Bengkalis Mulai Gelar Operasi Patuh

Kamis, 26 April 2018 10:39
Tuntas Diregiatwr Kemendagri, Rabu RTRP Riau Disrahkan ke DPRD

Kamis, 26 April 2018 08:57
BPTP Riau dan UNRI Pererat Jalinan Kerjasama Bidang Pertanian

Kamis, 26 April 2018 07:40
Pejabat Peserta Diklat Pim III Paparkan Rencana Proyek Perubahan pada Bupati dan Wabup Kuansing

Kamis, 26 April 2018 07:35
Demokrat Bengkalis Punya Strategi Khusus Raih 8 Kursi di Parlemen

Kamis, 26 April 2018 07:33
Jual Sie Jie, Dua Warga Tembilahan Ditangkap Polisi

Kamis, 26 April 2018 07:31
Tengku Azmun Titip Sama Andi Rachman Bangunkan Jembatan di Pelalawan

Kamis, 26 April 2018 07:28
Masyarakat Bengkalis Diminta Laporkan Warga Gangguan Jiwa ke Puskesmas

Rabu, 25 April 2018 21:28
Diduga Curi Uang Infaq Masjid, 2 Remaja di Rohul Ditangkap Warga

Rabu, 25 April 2018 21:10
Pilgubri Juni 2018, Anggota DPRD Siak Minta ASN Jaga Netralitas


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 April 2018 17:14
RAPP Ikut Partisipasi FFVP Dalam Meningkatkan Kepedulian Pemuda

PT RAPP terus soisalisasikan FFVP ke kalangan muda. Sebagai langkah untuk meningkatkan kepedulian pemuda terhadap isu Karlahut.

PEKANBARU - Meningkatkan kepedulian pemuda terhadap isu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ikut berpartispasi mensosialisai Fire Free Vilage Program (FFVP).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Pekanbaru diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan, Herman Monat menyampaikan sebagai pemuda ikut berkontribusi kepada masayarakat salah satunya dengan kegiatan sukarelawan.

“Untuk menjadi relawan tidaklah mudah bukan hanya sekedar buku bacan saja namun kalian juga harus belajar membentuk pribadi yang bisa bersosialisasi dengan orang lain. Namanya juga relawan, relawan artinya bekerja secara suka rela tanpa mengharapkan imbalan dari kegiataan yang dikerjakan tapi ilmu yang terpenting yang diperoleh dari apa yang dikerjakan,” ujar Herman.

Koordinator Fire Aware Community (FAC) PT RAPP, Riana Ekawati mengatakan pencegahan kebakaran hutan harus dimulai sejak dini. Hal ini dilakukan agar di masa depan tidak akan terjadi karhutla di Indonesia. Sosialisasi ini sendiri bertujuan untuk mengajarkan siswa didik untuk mencintai lingkungan dan mengajak orang tua mereka untuk membuka lahan tanpa bakar.

“Cara mengkomunikasikan ke pada para siswa kami bukan hanya sekedar menginformasikan saja tetapi kami juga mengajak para siswa ikut dalam kegiatan yang kami buat salah satunya dengan bermain game yang berkaitan dengan karhutla,” tutur Riana.***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER.com
ANAPOKER game online yang lagi hitz dan banyak dimainin anak-anak muda sekarang lho, Kamu Jangan takut, game Online yang satu ini Aman dan Mudah dimainin Kok. Caranya mainnya juga gampang, langsung ke webnya aja link


loading...

Berita lainnya..........
- Terkait Patok Kawasan Hutan Lindung di Kuala Kampar,
Anggota Dewan Nazzarudin Arnazh Geram dan Marah

- Program Desa Bebas Api Membuat Masyarakat Sadar Jaga Lahan
- Warga Kuansing Adukan Pencemaran Sungai oleh Empat Perusahaan ke DPRD Riau
- Toko Grosir di Rohil Terbakar, Empat Orang Meninggal Dunia
- Patut Dicontoh, PT. Perum Perumnas Regional I Serahkan 30 Persen Aset ke Pemko Pekanbaru
- Ini Penjelasan Camat dan Kemn LHK Terkait Patok Misterius di Kuala Kampar
- Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.123.20
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com