Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Oktober 2018 12:42
Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan,
Wakil Rakyat di DPRD Kuansing Imbau Pemerintah Tak Persulit Masyarakat


Jum’at, 19 Oktober 2018 12:12
Sukiman Mengaku Tak Datang dan Tak Tandatangani Dokumen Dukungan

Jum’at, 19 Oktober 2018 11:49
Penuhi Panggilan Bawaslu Riau, Bupati Rohul Dicecar 33 pertanyaan

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:56
BKD Pekanbaru Akan Konsultasi ke KSN untuk Pengisian Pejabat Eselon II

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:48
Kadishub Keluhkan Tumpukan Sampah Di Depan Halte TMP

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:40
Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 

Kamis, 18 Oktober 2018 22:34
Aneh, APMS di Bengkalis Ini Tidak Jual Bensin ke Masyarakat Tapi ke Drum

Kamis, 18 Oktober 2018 21:49
Tiga Penyakit Bahaya Ini Harus Diwaspadai Pemilik Hewan di Bengkalis

Kamis, 18 Oktober 2018 20:59
Bupati Kampar Ingatkan Pelaksana Program Pamsimas yang Memahami Sistem Sanitasi

Kamis, 18 Oktober 2018 19:50
Lagi, Kada Tak Hadir Penuhi Panggilan Bawaslu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 06:51
Kayu Disambar Petir Nyaris Celakai 9 Warga di Pasar Kaget Pekanbaru

Sembilan warga di Pasar Kaget Sungai Sibam Pekanbaru nyaris celaka. Mereka lolos dari maut saat sebatang kayu di lokasi tersebut disambar petir.

Riauterkini-PEKANBARU-Sembilan warga yang sedang berbelanja di Pasar Kaget Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Payung Sekaki nyaris saja celaka saat petir tiba-tiba saja menyambar sebuah pohon yang berada di tengah pasar kaget tersebut, Ahad (15/04/18) pukul 17.30 WIB kemarin. Beruntung, dalam peristiwa yang dibarengi dengan hujan lebat tersebut, ke 9 warga itu lolos dari maut tanpa mengalami luka bakar sedikitpun.

Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Payung Sekaki, Ipda M Bahari Abdi, seluruh warga yang selamat hanya mengalami trauma pendengaran, mual dan muntah yang diduga disebabkan karena efek dari suara sambaran petir.

"9 warga yang mendengar dan melihat sambaran petir itu hanya mengalami trauma pendengaran, mual dan muntah. Hal itu diduga karena jarak objek yang tersambar (petir) sangat dekat sehingga ikut memberikan efek kepada orang yang berada di dekatnya. Tapi alhamdulillah semuanya selamat, tidak ada korban jiwa atau luka bakar," ujarnya kepada riauterkini.com.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Lima Puluh ini menjelaskan, sesaat setelah terkena dampak suara sambaran petir, ke 9 warga tersebut juga sempat dilarikan ke sejumlah klinik dan rumah sakit. Namun menjelang tengah malam mereka telah diperbolehkan pulang karena tak ada yang mengalami luka serius.

Kesembilan warga itu, sambung Abdi, masing-masingnya yakni Rian, Erlena, Iwit, Wanda dan Rosmarni. Mereka berlima sempat dibawa ke Klinik Veronica tapi sudah dibolehkan pulang. Kemudian Melda Irawati Siregar yang sempat pula dibawa ke Klinik Lampas Malam, tapi juga telah diperbolehkan pulang. Lalu tiga orang lagi, Riko, Yuli Purwanti dan Citra Aroma Simanjuntak.

Ketiganya sempat dilarikan ke RS Prima. Namun karena tak ada luka serius seperti 6 warga lainnya, mereka bertiga juga sudah diperbolehkan pulang oleh pihak medis.***(gas)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER.com
ANAPOKER game online yang lagi hitz dan banyak dimainin anak-anak muda sekarang lho, Kamu Jangan takut, game Online yang satu ini Aman dan Mudah dimainin Kok. Caranya mainnya juga gampang, langsung ke webnya aja link


loading...

Berita lainnya..........
- Kadishub Keluhkan Tumpukan Sampah Di Depan Halte TMP
- Tiga Penyakit Bahaya Ini Harus Diwaspadai Pemilik Hewan di Bengkalis
- Buaya Muncul di Sungai Siak, Warga Sekitar Diimbau Tak Berenang
- Ribuan Rumah di Bonai Darussalam Terendam Banjir, Jalan Lintas Rohul-Duri Terganggu
- Usulan Aspal Jalan Akses Dua Sekokah di Bhatin Solapan Seolah Diabaikan
- Banjir Melanda Dua Kelurahan di Kecamatan Dumai Selatan
- Ribuan Rumah di Bengkalis Digenangi Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com