Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:29
Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:26
Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:34
TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:13
Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur

Sabtu, 16 Pebruari 2019 10:54
Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih

Sabtu, 16 Pebruari 2019 08:53
Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing

Sabtu, 16 Pebruari 2019 07:30
Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 22:43
Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:14
Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:08
Jadwal Pelantikan Gubri Terpilih Tak Pasti, Komisi A DPRD Riau Sayangkan Sikap Pemerintah Pusat


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 06:51
Kayu Disambar Petir Nyaris Celakai 9 Warga di Pasar Kaget Pekanbaru

Sembilan warga di Pasar Kaget Sungai Sibam Pekanbaru nyaris celaka. Mereka lolos dari maut saat sebatang kayu di lokasi tersebut disambar petir.

Riauterkini-PEKANBARU-Sembilan warga yang sedang berbelanja di Pasar Kaget Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Payung Sekaki nyaris saja celaka saat petir tiba-tiba saja menyambar sebuah pohon yang berada di tengah pasar kaget tersebut, Ahad (15/04/18) pukul 17.30 WIB kemarin. Beruntung, dalam peristiwa yang dibarengi dengan hujan lebat tersebut, ke 9 warga itu lolos dari maut tanpa mengalami luka bakar sedikitpun.

Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Payung Sekaki, Ipda M Bahari Abdi, seluruh warga yang selamat hanya mengalami trauma pendengaran, mual dan muntah yang diduga disebabkan karena efek dari suara sambaran petir.

"9 warga yang mendengar dan melihat sambaran petir itu hanya mengalami trauma pendengaran, mual dan muntah. Hal itu diduga karena jarak objek yang tersambar (petir) sangat dekat sehingga ikut memberikan efek kepada orang yang berada di dekatnya. Tapi alhamdulillah semuanya selamat, tidak ada korban jiwa atau luka bakar," ujarnya kepada riauterkini.com.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Lima Puluh ini menjelaskan, sesaat setelah terkena dampak suara sambaran petir, ke 9 warga tersebut juga sempat dilarikan ke sejumlah klinik dan rumah sakit. Namun menjelang tengah malam mereka telah diperbolehkan pulang karena tak ada yang mengalami luka serius.

Kesembilan warga itu, sambung Abdi, masing-masingnya yakni Rian, Erlena, Iwit, Wanda dan Rosmarni. Mereka berlima sempat dibawa ke Klinik Veronica tapi sudah dibolehkan pulang. Kemudian Melda Irawati Siregar yang sempat pula dibawa ke Klinik Lampas Malam, tapi juga telah diperbolehkan pulang. Lalu tiga orang lagi, Riko, Yuli Purwanti dan Citra Aroma Simanjuntak.

Ketiganya sempat dilarikan ke RS Prima. Namun karena tak ada luka serius seperti 6 warga lainnya, mereka bertiga juga sudah diperbolehkan pulang oleh pihak medis.***(gas)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER.com
ANAPOKER game online yang lagi hitz dan banyak dimainin anak-anak muda sekarang lho, Kamu Jangan takut, game Online yang satu ini Aman dan Mudah dimainin Kok. Caranya mainnya juga gampang, langsung ke webnya aja link


loading...

Berita lainnya..........
- Karhutla Meluas, Bengkalis Tetapkan Status Darurat
- Suami Tewas dan Istri Kritis, Pasutri di Duri Tertabrak Truk
- Bengkalis Tetapkan Status Darurat Kabut Asap dan Karhutla
- Kabut Asap, Warga Dumai Mulai Gunakan Masker
- Dapat Laporan Jejak Harimau, Tim BBKSDA Riau Cek Lokasi
- 7 Perusahaan Tandatangani BMP
- Perkenalkan Bahaya Karhutla Sejak Dini,
PT SSL Estate Pasir Pangaraian Sosialisasi di Sekolah



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com