Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Agustus 2018 13:59
Rangkaian Peringatan HUT ke-73 RI Pemkab Pelalawan

Ahad, 19 Agustus 2018 12:58
Kembali Membara, BPBD Curiga Kebakaran Lahan di Lubuk Gaung Disengaja

Ahad, 19 Agustus 2018 11:07
Jelang Wukuf, JCH Pelalawan Gelar Doa Bersama

Ahad, 19 Agustus 2018 11:02
Tanding Persahabatan, Gapul FC Pelalawan Atasi Tuan Rumah Bengkalis 'Old Star' 

Ahad, 19 Agustus 2018 10:32
Satelit Terra Aqua Pantau 68 Titik Api di Riau

Ahad, 19 Agustus 2018 10:21
Ikatan Keluarga Besar SMPN 5 Pekanbaru Galang Bantuan Gempa Lombok

Senin, 11 Juni 2018 10:14
Bupati Sukiman Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Masyarakat Rohul di Pekanbaru

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:29
Tampil Lebih Macho, Capella Honda Luncurkan New Honda CB150R Streetfire di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 18:54
70 Hotspot di Sumatera 50 Diantaranya Ada di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:48
KPU Riau Tetapkan 28 Bakal Calon Anggota DPD


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 06:51
Kayu Disambar Petir Nyaris Celakai 9 Warga di Pasar Kaget Pekanbaru

Sembilan warga di Pasar Kaget Sungai Sibam Pekanbaru nyaris celaka. Mereka lolos dari maut saat sebatang kayu di lokasi tersebut disambar petir.

Riauterkini-PEKANBARU-Sembilan warga yang sedang berbelanja di Pasar Kaget Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Payung Sekaki nyaris saja celaka saat petir tiba-tiba saja menyambar sebuah pohon yang berada di tengah pasar kaget tersebut, Ahad (15/04/18) pukul 17.30 WIB kemarin. Beruntung, dalam peristiwa yang dibarengi dengan hujan lebat tersebut, ke 9 warga itu lolos dari maut tanpa mengalami luka bakar sedikitpun.

Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Payung Sekaki, Ipda M Bahari Abdi, seluruh warga yang selamat hanya mengalami trauma pendengaran, mual dan muntah yang diduga disebabkan karena efek dari suara sambaran petir.

"9 warga yang mendengar dan melihat sambaran petir itu hanya mengalami trauma pendengaran, mual dan muntah. Hal itu diduga karena jarak objek yang tersambar (petir) sangat dekat sehingga ikut memberikan efek kepada orang yang berada di dekatnya. Tapi alhamdulillah semuanya selamat, tidak ada korban jiwa atau luka bakar," ujarnya kepada riauterkini.com.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Lima Puluh ini menjelaskan, sesaat setelah terkena dampak suara sambaran petir, ke 9 warga tersebut juga sempat dilarikan ke sejumlah klinik dan rumah sakit. Namun menjelang tengah malam mereka telah diperbolehkan pulang karena tak ada yang mengalami luka serius.

Kesembilan warga itu, sambung Abdi, masing-masingnya yakni Rian, Erlena, Iwit, Wanda dan Rosmarni. Mereka berlima sempat dibawa ke Klinik Veronica tapi sudah dibolehkan pulang. Kemudian Melda Irawati Siregar yang sempat pula dibawa ke Klinik Lampas Malam, tapi juga telah diperbolehkan pulang. Lalu tiga orang lagi, Riko, Yuli Purwanti dan Citra Aroma Simanjuntak.

Ketiganya sempat dilarikan ke RS Prima. Namun karena tak ada luka serius seperti 6 warga lainnya, mereka bertiga juga sudah diperbolehkan pulang oleh pihak medis.***(gas)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER.com
ANAPOKER game online yang lagi hitz dan banyak dimainin anak-anak muda sekarang lho, Kamu Jangan takut, game Online yang satu ini Aman dan Mudah dimainin Kok. Caranya mainnya juga gampang, langsung ke webnya aja link


loading...

Berita lainnya..........
- Kembali Membara, BPBD Curiga Kebakaran Lahan di Lubuk Gaung Disengaja
- Satelit Terra Aqua Pantau 68 Titik Api di Riau
- 70 Hotspot di Sumatera 50 Diantaranya Ada di Riau
- Dansatgas Karhutla Terima Bantuan 10 Motor Trail Bantuan Arara Abadi
- Antisipasi Kabut Asap,
Diskes Riau Mulai Siapkan 350 Ribu Masker

- Kreatifnya Warga Perumahan YLZ Bangkinang, Olah Limbah jadi Hiasan HUT ke-73 RI
- Muncul 121 Titik Api, Kebakaran Lahan Kian Meluas di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com