Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 25 April 2018 21:28
Diduga Curi Uang Infaq Masjid, 2 Remaja di Rohul Ditangkap Warga

Rabu, 25 April 2018 21:10
Pilgubri Juni 2018, Anggota DPRD Siak Minta ASN Jaga Netralitas

Rabu, 25 April 2018 21:06
Wako Firdaus Mangkir, Sidang Gugatan Pedagang Plaza Sukaramai Pekanbaru Ditunda

Rabu, 25 April 2018 20:53
Bupati Rohul Dukung Tradisi Adat Mandai Ulu Taon Jadi Agenda Tahunan

Rabu, 25 April 2018 19:35
Wardan Silaturrahmi Dengan Pimpinan Ponpes Tebu Ireng 3 di Petalongan, Inhil

Rabu, 25 April 2018 19:31
Agar Selalu GCG, Bank Riau Kepri Berkoordinasi dengan KPK

Rabu, 25 April 2018 19:20
Puluhan Personel Polres Bengkalis Jadi Sasaran Razia Pra Operasi Patuh Muara Takus

Rabu, 25 April 2018 19:13
Jalan Provinsi Masih Putus, Bupati Kuansing Tinjau Banjir di Pucuk Rantau

Rabu, 25 April 2018 18:55
Asisten I Inhil Buka Tatap Muka Tim Pengawasan Evaluasi TMMD ke-101

Rabu, 25 April 2018 18:52
Dugaan Politik Uang di Pilgubri,
Sentra Gakkumdu Bengkalis Tuntaskan Pemeriksaan 16 Saksi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 21:50
Dua Desa di Kuansing Terendam Banjir

Sungai di Kecamatan Hulu Kuantan tidak sanggup menampung tingginya curah hujan. Dua desa dilaporkan banjir hingga ketinggian satu meter.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Banjir kembali merendam dua desa di Kecamatan Hulu Kuantan. Desa Mudik Ulo dan Desa Inuman. Kedua desa ini terendam banjir mulai sejak pukul 08.00 Wib tadi pagi hingga petang tadi, Senin (16/4/18).

Banjir terjadi akibat luapan dua buah sungai yang ada diwilayah itu. Sungai Ulo dan sungai Inuman. Sungai ini meluap akibat hujan turun semalaman. Sehingga kedua sungai ini menyatu dan merendam kedua desa tersebut.

Menurut Kepala Desa Mudik Ulo, Samhudi kepada riauterkinicom menyebutkan, lokasi yang parah tersendam banjir dialami oleh Desa Inuman. Didesa ini debit air cukup tinggi. Samhudi memperkirakan ketinggian air mencapai satu meter.

Sedangkan di Desa Mudik Ulo banjir tidak terlalu parah. Namun ada beberapa tempat di desa itu rumah penduduk yang terendam banjir. Terutama rumah penduduk yang berada didataran rendah.

Banjir tadi pagi merupakan banjir yang kesekian kalinya terjadi. Padahal desa ini berada didataran yang cukup tingggi. Namun sejak perambahan hutan dikawasan tersebut marak terjadi beberapa tahun belakangan ini, sehingga kedua desa itu menjadi langganan banjir.***(dri)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER.com
ANAPOKER game online yang lagi hitz dan banyak dimainin anak-anak muda sekarang lho, Kamu Jangan takut, game Online yang satu ini Aman dan Mudah dimainin Kok. Caranya mainnya juga gampang, langsung ke webnya aja link


loading...

Berita lainnya..........
- Terkait Patok Kawasan Hutan Lindung di Kuala Kampar,
Anggota Dewan Nazzarudin Arnazh Geram dan Marah

- Program Desa Bebas Api Membuat Masyarakat Sadar Jaga Lahan
- Warga Kuansing Adukan Pencemaran Sungai oleh Empat Perusahaan ke DPRD Riau
- Toko Grosir di Rohil Terbakar, Empat Orang Meninggal Dunia
- Patut Dicontoh, PT. Perum Perumnas Regional I Serahkan 30 Persen Aset ke Pemko Pekanbaru
- Ini Penjelasan Camat dan Kemn LHK Terkait Patok Misterius di Kuala Kampar
- Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.44.168
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com