Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 01:06
RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK

Jum’at, 21 September 2018 00:58
KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT

Kamis, 20 September 2018 22:18
BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha

Kamis, 20 September 2018 22:10
Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung

Kamis, 20 September 2018 20:18
Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman

Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

Kamis, 20 September 2018 19:59
Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi

Kamis, 20 September 2018 19:55
KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019

Kamis, 20 September 2018 19:19
KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019

Kamis, 20 September 2018 18:58
Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 21:50
Dua Desa di Kuansing Terendam Banjir

Sungai di Kecamatan Hulu Kuantan tidak sanggup menampung tingginya curah hujan. Dua desa dilaporkan banjir hingga ketinggian satu meter.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Banjir kembali merendam dua desa di Kecamatan Hulu Kuantan. Desa Mudik Ulo dan Desa Inuman. Kedua desa ini terendam banjir mulai sejak pukul 08.00 Wib tadi pagi hingga petang tadi, Senin (16/4/18).

Banjir terjadi akibat luapan dua buah sungai yang ada diwilayah itu. Sungai Ulo dan sungai Inuman. Sungai ini meluap akibat hujan turun semalaman. Sehingga kedua sungai ini menyatu dan merendam kedua desa tersebut.

Menurut Kepala Desa Mudik Ulo, Samhudi kepada riauterkinicom menyebutkan, lokasi yang parah tersendam banjir dialami oleh Desa Inuman. Didesa ini debit air cukup tinggi. Samhudi memperkirakan ketinggian air mencapai satu meter.

Sedangkan di Desa Mudik Ulo banjir tidak terlalu parah. Namun ada beberapa tempat di desa itu rumah penduduk yang terendam banjir. Terutama rumah penduduk yang berada didataran rendah.

Banjir tadi pagi merupakan banjir yang kesekian kalinya terjadi. Padahal desa ini berada didataran yang cukup tingggi. Namun sejak perambahan hutan dikawasan tersebut marak terjadi beberapa tahun belakangan ini, sehingga kedua desa itu menjadi langganan banjir.***(dri)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER.com
ANAPOKER game online yang lagi hitz dan banyak dimainin anak-anak muda sekarang lho, Kamu Jangan takut, game Online yang satu ini Aman dan Mudah dimainin Kok. Caranya mainnya juga gampang, langsung ke webnya aja link


loading...

Berita lainnya..........
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal
- Ini dia Penyebab Banjir di Sungai Sail:
Bangunan di Tengah Sungai, Sampah dan Ketidak Pedulian Masyarakat



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com