Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Desember 2018 15:06
Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan

Kamis, 13 Desember 2018 14:59
Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili

Kamis, 13 Desember 2018 14:31
Pangdam Pimpin Apel Siaga Sambut Kedatangan Jokowi

Kamis, 13 Desember 2018 14:11
Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati

Kamis, 13 Desember 2018 13:36
Ramaikan Kedatangan Presiden,
Undangan Terbuka Bupati Pelalawan Beredar di Masyarakat


Kamis, 13 Desember 2018 13:31
Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018


Kamis, 13 Desember 2018 11:35
Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 

Kamis, 13 Desember 2018 10:23
Capacity Bulding BI untuk Jurnalis, Bahas Perlunya Pergeseran Rantai Pasok Global

Kamis, 13 Desember 2018 10:16
Seleksi Akhir Calon Komisioner KPU Kuansing Menyisakan 10 Nama

Kamis, 13 Desember 2018 09:26
Bayi Ditemukan Dalam Kantong Plastik di Bengkalis Diserahkan ke Ortu Asuh


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 21:50
Dua Desa di Kuansing Terendam Banjir

Sungai di Kecamatan Hulu Kuantan tidak sanggup menampung tingginya curah hujan. Dua desa dilaporkan banjir hingga ketinggian satu meter.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Banjir kembali merendam dua desa di Kecamatan Hulu Kuantan. Desa Mudik Ulo dan Desa Inuman. Kedua desa ini terendam banjir mulai sejak pukul 08.00 Wib tadi pagi hingga petang tadi, Senin (16/4/18).

Banjir terjadi akibat luapan dua buah sungai yang ada diwilayah itu. Sungai Ulo dan sungai Inuman. Sungai ini meluap akibat hujan turun semalaman. Sehingga kedua sungai ini menyatu dan merendam kedua desa tersebut.

Menurut Kepala Desa Mudik Ulo, Samhudi kepada riauterkinicom menyebutkan, lokasi yang parah tersendam banjir dialami oleh Desa Inuman. Didesa ini debit air cukup tinggi. Samhudi memperkirakan ketinggian air mencapai satu meter.

Sedangkan di Desa Mudik Ulo banjir tidak terlalu parah. Namun ada beberapa tempat di desa itu rumah penduduk yang terendam banjir. Terutama rumah penduduk yang berada didataran rendah.

Banjir tadi pagi merupakan banjir yang kesekian kalinya terjadi. Padahal desa ini berada didataran yang cukup tingggi. Namun sejak perambahan hutan dikawasan tersebut marak terjadi beberapa tahun belakangan ini, sehingga kedua desa itu menjadi langganan banjir.***(dri)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
ANAPOKER.com
ANAPOKER game online yang lagi hitz dan banyak dimainin anak-anak muda sekarang lho, Kamu Jangan takut, game Online yang satu ini Aman dan Mudah dimainin Kok. Caranya mainnya juga gampang, langsung ke webnya aja link


loading...

Berita lainnya..........
- Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan
- Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam
- Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau
- ‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan
- Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu

- Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut
- Elevasi Menurun, Bukaan Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dipertahankan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com