Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 14:20
2 Atlet Kuansing Harumkan Riau di Kancah Nasional

Jum’at, 21 September 2018 13:46
Basarnas Pekanbaru Utus Tim Bertuah dalam Ajang Jambore Potensi SAR 2018

Jum’at, 21 September 2018 13:25
Dua Masih Diburu, Seorang Pembunuh Dua Pengunjung Karaoke Rita Ditangkap

Jum’at, 21 September 2018 12:18
Massa FPPRB Gelar Aksi Demo di KPU Riau

Jum’at, 21 September 2018 12:15
Berikut Jumlah Caleg Perdapil yang Diumumkan KPU Kuansing

Jum’at, 21 September 2018 07:49
Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H

Jum’at, 21 September 2018 01:06
RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK

Jum’at, 21 September 2018 00:58
KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT

Kamis, 20 September 2018 22:18
BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha

Kamis, 20 September 2018 22:10
Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 28 April 2018 13:42
Ibu dan Anak Tewas dalam Kanal di Tempuling, Inhil

Peristiwa tragis menimpa Mistawati (32) dan anaknya Akbar Maulana (15 bulan). Jasad warga Parit 6 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling ditemukan mengapung sudah dalam keadaan meninggal dunia terpanggang.

Riauterkini-TEMPULING-Peristiwa tragis menimpa Mistawati (32) dan anaknya Akbar Maulana (15 bulan). Jasad warga Parit 6 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling ditemukan mengapung sudah dalam keadaan meninggal dunia di Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa, Sabtu (28/4/18) sekira pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang, Jumat (27/4/18).

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK M.H., melalui Kapolsek Tempuling AKP Suwernedi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kapolsek lalu menceritakan kronologis kejadian.

"Biasanya, korban selalu mengantarkan makan siang suaminya, Selamat (42),". jelas AKP Suwernedi.

Namun hari itu, sampai pukul 11.00 WIB korban tidak kunjung datang. Selamat lalu mencari istrinya ke rumah, namun disana Selamat juga tidak menemukan istri dan anaknya.

Bersama warga sekitar, Selamat mencari keberadaan istri dan anaknya, sampai ke areal perkebunan milik masyarakat. Pencarian dilakukan hingga larut malam, namun Mistawati dan Akbar Maulana, tetap raib tanpa jejak.

Pada hari Sabtu (28/4/18) sekira pukul 04.00 WIB, Jamian (37), warga Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa yang hendak buang hajat di Kanal Parit 5 di samping rumahnya melihat ada sosok seperti mayat yang mengapung, di WC dekat rumahnya itu.

Saat diperhatikan dengan lebih seksama, ternyata sosok tersebut, adalah 2 mayat manusia dalam kondisi mengapung, di dalam kanal. Jamian lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar yang segera mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut.

Warga selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas setempat untuk memberitahukan adanya penemuan mayat seorang perempuan dewasa dan anak - anak. Kedua mayat korban, dievakuasi dari dalam kanal dan dibawa menuju rumah keluarganya di Blok M, Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok.

Dari hasil pemeriksaan oleh Tim Medis, di tubuh kedua jasad tidak ditemukan bekas tanda - tanda kekerasan. Diduga korban terjatuh ke dalam kanal dan karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam bersama anaknya. Keluarga tidak bersedia jasad kedua korban diautopsi dan membuat surat pernyataan tidak bersedia diautopsi.

Saat ini, jasad kedua korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.***(mar).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
S128AGEN.COM - AGEN PIALA DUNIA RESMI
Buat kamu para pecinta sepakbola dimanapun kamu berada. Piala Dunia 2018 Rusia Sudah Semakin Dekat.!! Siapa Jagoan Tim Kalian Di Piala Dunia 2018 Rusia Nanti?? kamu bisa main Game Bola Online Piala Dunia dan juga banyak Game Online menarik lainya, link


loading...

Berita lainnya..........
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal
- Ini dia Penyebab Banjir di Sungai Sail:
Bangunan di Tengah Sungai, Sampah dan Ketidak Pedulian Masyarakat



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com