Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Desember 2018 15:44
Bupati dan Sekda Ramaikan Hari Kesehatan Nasional ke-54 di Kantor Dinkes Rohul

Kamis, 13 Desember 2018 15:34
Sejumlah Ruas Jalan Aspal Mulai Terendam, Limpahan Air PLTA Koto Panjang Tiba di Pelalawan

Kamis, 13 Desember 2018 15:25
Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 13 Desember 2018 15:06
Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan

Kamis, 13 Desember 2018 14:59
Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili

Kamis, 13 Desember 2018 14:31
Pangdam Pimpin Apel Siaga Sambut Kedatangan Jokowi

Kamis, 13 Desember 2018 14:11
Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati

Kamis, 13 Desember 2018 13:36
Ramaikan Kedatangan Presiden,
Undangan Terbuka Bupati Pelalawan Beredar di Masyarakat


Kamis, 13 Desember 2018 13:31
Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018


Kamis, 13 Desember 2018 11:35
Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 28 April 2018 13:42
Ibu dan Anak Tewas dalam Kanal di Tempuling, Inhil

Peristiwa tragis menimpa Mistawati (32) dan anaknya Akbar Maulana (15 bulan). Jasad warga Parit 6 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling ditemukan mengapung sudah dalam keadaan meninggal dunia terpanggang.

Riauterkini-TEMPULING-Peristiwa tragis menimpa Mistawati (32) dan anaknya Akbar Maulana (15 bulan). Jasad warga Parit 6 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling ditemukan mengapung sudah dalam keadaan meninggal dunia di Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa, Sabtu (28/4/18) sekira pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang, Jumat (27/4/18).

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK M.H., melalui Kapolsek Tempuling AKP Suwernedi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kapolsek lalu menceritakan kronologis kejadian.

"Biasanya, korban selalu mengantarkan makan siang suaminya, Selamat (42),". jelas AKP Suwernedi.

Namun hari itu, sampai pukul 11.00 WIB korban tidak kunjung datang. Selamat lalu mencari istrinya ke rumah, namun disana Selamat juga tidak menemukan istri dan anaknya.

Bersama warga sekitar, Selamat mencari keberadaan istri dan anaknya, sampai ke areal perkebunan milik masyarakat. Pencarian dilakukan hingga larut malam, namun Mistawati dan Akbar Maulana, tetap raib tanpa jejak.

Pada hari Sabtu (28/4/18) sekira pukul 04.00 WIB, Jamian (37), warga Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa yang hendak buang hajat di Kanal Parit 5 di samping rumahnya melihat ada sosok seperti mayat yang mengapung, di WC dekat rumahnya itu.

Saat diperhatikan dengan lebih seksama, ternyata sosok tersebut, adalah 2 mayat manusia dalam kondisi mengapung, di dalam kanal. Jamian lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar yang segera mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut.

Warga selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas setempat untuk memberitahukan adanya penemuan mayat seorang perempuan dewasa dan anak - anak. Kedua mayat korban, dievakuasi dari dalam kanal dan dibawa menuju rumah keluarganya di Blok M, Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok.

Dari hasil pemeriksaan oleh Tim Medis, di tubuh kedua jasad tidak ditemukan bekas tanda - tanda kekerasan. Diduga korban terjatuh ke dalam kanal dan karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam bersama anaknya. Keluarga tidak bersedia jasad kedua korban diautopsi dan membuat surat pernyataan tidak bersedia diautopsi.

Saat ini, jasad kedua korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.***(mar).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
S128AGEN.COM - AGEN PIALA DUNIA RESMI
Buat kamu para pecinta sepakbola dimanapun kamu berada. Piala Dunia 2018 Rusia Sudah Semakin Dekat.!! Siapa Jagoan Tim Kalian Di Piala Dunia 2018 Rusia Nanti?? kamu bisa main Game Bola Online Piala Dunia dan juga banyak Game Online menarik lainya, link


loading...

Berita lainnya..........
- Sejumlah Ruas Jalan Aspal Mulai Terendam, Limpahan Air PLTA Koto Panjang Tiba di Pelalawan
- Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan
- Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam
- Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau
- ‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan
- Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu

- Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com