Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Maret 2019 17:58
Diguyur Hujan, Karhutla di Bengkalis Nyaris Padam Total

Kamis, 21 Maret 2019 17:55
Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul

Kamis, 21 Maret 2019 17:01
Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi

Kamis, 21 Maret 2019 16:23
Titik Api Kembali Muncul, Dewan Nilai Pemprov Riau Sedang 'Terlena'

Kamis, 21 Maret 2019 16:20
BAZNas Bengkalis Hingga 'Curuk Kampung' Ajak Warga Berzakat

Kamis, 21 Maret 2019 15:46
Usulan Perampingan OPD, BP2D Nilai Tidak Begitu Penting

Kamis, 21 Maret 2019 15:38
Peringati HPSN DLH,
Bupati Kuansing Serta Seluruh OPD Komitmen Gunakan Pemakaian Tombler


Kamis, 21 Maret 2019 15:22
Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel

Kamis, 21 Maret 2019 15:20
Bhakti Kesehatan di Tambang, Wagubri Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan

Kamis, 21 Maret 2019 15:17
Rampingkan OPD, Gubri Minta Dukungan DPRD


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 28 April 2018 13:42
Ibu dan Anak Tewas dalam Kanal di Tempuling, Inhil

Peristiwa tragis menimpa Mistawati (32) dan anaknya Akbar Maulana (15 bulan). Jasad warga Parit 6 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling ditemukan mengapung sudah dalam keadaan meninggal dunia terpanggang.

Riauterkini-TEMPULING-Peristiwa tragis menimpa Mistawati (32) dan anaknya Akbar Maulana (15 bulan). Jasad warga Parit 6 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling ditemukan mengapung sudah dalam keadaan meninggal dunia di Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa, Sabtu (28/4/18) sekira pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang, Jumat (27/4/18).

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK M.H., melalui Kapolsek Tempuling AKP Suwernedi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kapolsek lalu menceritakan kronologis kejadian.

"Biasanya, korban selalu mengantarkan makan siang suaminya, Selamat (42),". jelas AKP Suwernedi.

Namun hari itu, sampai pukul 11.00 WIB korban tidak kunjung datang. Selamat lalu mencari istrinya ke rumah, namun disana Selamat juga tidak menemukan istri dan anaknya.

Bersama warga sekitar, Selamat mencari keberadaan istri dan anaknya, sampai ke areal perkebunan milik masyarakat. Pencarian dilakukan hingga larut malam, namun Mistawati dan Akbar Maulana, tetap raib tanpa jejak.

Pada hari Sabtu (28/4/18) sekira pukul 04.00 WIB, Jamian (37), warga Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa yang hendak buang hajat di Kanal Parit 5 di samping rumahnya melihat ada sosok seperti mayat yang mengapung, di WC dekat rumahnya itu.

Saat diperhatikan dengan lebih seksama, ternyata sosok tersebut, adalah 2 mayat manusia dalam kondisi mengapung, di dalam kanal. Jamian lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar yang segera mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut.

Warga selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas setempat untuk memberitahukan adanya penemuan mayat seorang perempuan dewasa dan anak - anak. Kedua mayat korban, dievakuasi dari dalam kanal dan dibawa menuju rumah keluarganya di Blok M, Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok.

Dari hasil pemeriksaan oleh Tim Medis, di tubuh kedua jasad tidak ditemukan bekas tanda - tanda kekerasan. Diduga korban terjatuh ke dalam kanal dan karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam bersama anaknya. Keluarga tidak bersedia jasad kedua korban diautopsi dan membuat surat pernyataan tidak bersedia diautopsi.

Saat ini, jasad kedua korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.***(mar).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
S128AGEN.COM - AGEN PIALA DUNIA RESMI
Buat kamu para pecinta sepakbola dimanapun kamu berada. Piala Dunia 2018 Rusia Sudah Semakin Dekat.!! Siapa Jagoan Tim Kalian Di Piala Dunia 2018 Rusia Nanti?? kamu bisa main Game Bola Online Piala Dunia dan juga banyak Game Online menarik lainya, link


Berita lainnya..........
- Diguyur Hujan, Karhutla di Bengkalis Nyaris Padam Total
- Titik Api Kembali Muncul, Dewan Nilai Pemprov Riau Sedang 'Terlena'
- Peringati HPSN DLH,
Bupati Kuansing Serta Seluruh OPD Komitmen Gunakan Pemakaian Tombler

- Korban Sampan Terbalik Belum Ditemukan, Tim Sar Gabungan Lakukan Pencarian
- Lahan Gambut di Kawasan 7 Kecamatan Kembali Terbakar
- Kodim 0314/Inhil Gelar Doa Bersama Minta Hujan
- Terpantau 5 Hotspot di Kabupaten Rohul Pekan Ini


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com