Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 18 Juli 2018 07:34
Hendri Munief Sangat Siap Dampingi Alfedri Pimpin Kabupaten Siak

Rabu, 18 Juli 2018 05:47
Targetkan 2 Kursi di Setiap Dapil, DPC PDI-P Rohul Daftarkan 45 Bacaleg

Selasa, 17 Juli 2018 22:25
Daftarkan 45 Bacaleg, Partai Golkar Targetkan Kursi Terbanyak di DPRD Rohul

Selasa, 17 Juli 2018 22:23
Ingin Sama dengan Nomor Urut Partai, PPP Incar 10 Kursi di DPRD Riau

Selasa, 17 Juli 2018 21:48
Daftarkan Bacaleg DPRD Riau, PDI Perjuangan Targetkan 13 Kursi

Selasa, 17 Juli 2018 21:45
BMKG Deteksi 61 Hotspot di Riau

Selasa, 17 Juli 2018 20:06
Targetkan Pemenang Pileg 2019, Partai Gerindra Pelalawan Daftar ke KPU Diiringi Becak

Selasa, 17 Juli 2018 19:45
‎Target 6 Kursi di Pemilu 2019, DPC PPP Rohul Turunkan Kekuatan Penuh

Selasa, 17 Juli 2018 19:43
Hanura Incar Posisi Pimpinan DPRD Kampar pada Pileg 2019

Selasa, 17 Juli 2018 19:38
Daftarkan Bacaleg ke KPU Pekanbaru, Agung Optimis Demokrat Menangkan Pemilu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 28 April 2018 13:42
Ibu dan Anak Tewas dalam Kanal di Tempuling, Inhil

Peristiwa tragis menimpa Mistawati (32) dan anaknya Akbar Maulana (15 bulan). Jasad warga Parit 6 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling ditemukan mengapung sudah dalam keadaan meninggal dunia terpanggang.

Riauterkini-TEMPULING-Peristiwa tragis menimpa Mistawati (32) dan anaknya Akbar Maulana (15 bulan). Jasad warga Parit 6 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling ditemukan mengapung sudah dalam keadaan meninggal dunia di Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa, Sabtu (28/4/18) sekira pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang, Jumat (27/4/18).

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK M.H., melalui Kapolsek Tempuling AKP Suwernedi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kapolsek lalu menceritakan kronologis kejadian.

"Biasanya, korban selalu mengantarkan makan siang suaminya, Selamat (42),". jelas AKP Suwernedi.

Namun hari itu, sampai pukul 11.00 WIB korban tidak kunjung datang. Selamat lalu mencari istrinya ke rumah, namun disana Selamat juga tidak menemukan istri dan anaknya.

Bersama warga sekitar, Selamat mencari keberadaan istri dan anaknya, sampai ke areal perkebunan milik masyarakat. Pencarian dilakukan hingga larut malam, namun Mistawati dan Akbar Maulana, tetap raib tanpa jejak.

Pada hari Sabtu (28/4/18) sekira pukul 04.00 WIB, Jamian (37), warga Parit 5 Kolektor Dusun Cabang Galah Desa Mumpa yang hendak buang hajat di Kanal Parit 5 di samping rumahnya melihat ada sosok seperti mayat yang mengapung, di WC dekat rumahnya itu.

Saat diperhatikan dengan lebih seksama, ternyata sosok tersebut, adalah 2 mayat manusia dalam kondisi mengapung, di dalam kanal. Jamian lalu berteriak meminta tolong kepada warga sekitar yang segera mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut.

Warga selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas setempat untuk memberitahukan adanya penemuan mayat seorang perempuan dewasa dan anak - anak. Kedua mayat korban, dievakuasi dari dalam kanal dan dibawa menuju rumah keluarganya di Blok M, Desa Bagan Jaya, Kecamatan Enok.

Dari hasil pemeriksaan oleh Tim Medis, di tubuh kedua jasad tidak ditemukan bekas tanda - tanda kekerasan. Diduga korban terjatuh ke dalam kanal dan karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam bersama anaknya. Keluarga tidak bersedia jasad kedua korban diautopsi dan membuat surat pernyataan tidak bersedia diautopsi.

Saat ini, jasad kedua korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.***(mar).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
S128AGEN.COM - AGEN PIALA DUNIA RESMI
Buat kamu para pecinta sepakbola dimanapun kamu berada. Piala Dunia 2018 Rusia Sudah Semakin Dekat.!! Siapa Jagoan Tim Kalian Di Piala Dunia 2018 Rusia Nanti?? kamu bisa main Game Bola Online Piala Dunia dan juga banyak Game Online menarik lainya, link


loading...

Berita lainnya..........
- BMKG Deteksi 61 Hotspot di Riau
- Terparah di Meranti dan Bengkalis,
Luasan Karhutla di Riau Capai 2.006,91 Hektar

- Pagi Ini 29 Hotspot Terpantau di Riau
- BKSDA Pasang Kamera Trap Cari Keberadaan Harimau di Kampar
- Riau Turunkan Tiga Helikopter Padamkan Karhutla
- Sampah Menggunung, Warga Jalan Cendana Marpoyan Damai Ini Resah
- Di Dua Lokasi Berbeda, Terjadi Karlahut 23 Hektar di Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com