Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 01:06
RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK

Jum’at, 21 September 2018 00:58
KPU Inhu Tetapkan 2 Mantan Napi Korupsi Dalam DCT

Kamis, 20 September 2018 22:18
BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha

Kamis, 20 September 2018 22:10
Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung

Kamis, 20 September 2018 20:18
Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman

Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

Kamis, 20 September 2018 19:59
Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi

Kamis, 20 September 2018 19:55
KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019

Kamis, 20 September 2018 19:19
KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019

Kamis, 20 September 2018 18:58
Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Mei 2018 07:29
Besok, IKA Faperika-IKA PPS IL UNRI Tanam Pohon di PLTA Koto Panjang

IKA Faperika-IKA PPS IL Unri memerpsiapkan kegiatan lingkungan. Besok Kamis, akan melakukan penanaman ratusan bibit pohon di sekitar PLTA Koto Panjang.

Riauterkini-PEKANBARU- Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Perikanan dan Kelautan (IKA Faperika) bersama Ikatan Keluarga Alumni Program Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan (IKA PPS IL) Unri, akan melakukan “Aksi Penanaman Pohon dan Restoking” pada Kamis (10/5).

Sasaran lokasi aksi, seperti disampaikan Ketua Umum IKA Faperika Baikal MSi, adalah di kawasan Waduk PLTA Koto Panjang. Ini adalah salah satu program kerja dari IKA Faperika. Dijelaskan Baikal, proses pematangan kegiatan ini sudah dimulai sejak satu bulan lalu.

"Kegiatan ini melibatkan seluruh pengurus IKA Faperika dan masyarakat Desa Koto Gadang," katanya.

Dan, rencananya akan dihadiri Ketua Ikatan Alumni Universitas Riau yang saat ini juga menjabat sebagai Sekda Provinsi Riau, Rektor Universitas Riau, Kadis Perikanan dan Kelautan Riau, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau dan juga beberapa undangan yang konsen dalam pelestarian lingkungan.

Sedang Ketua panitia Robby Kurniawan menjelaskan, teknis kegiatan dimulai dari keberangkatan peserta dan panitia di kediaman Sekdaprpv Riau Jalan Gajahmada pukul 07.00 WIB (pagi). Perjalanan kurang lebih 2,5 jam langsung menuju spot lokasi penanaman di Tepian Mahligai Kawasan Waduk PLTA Koto Panjang.

Lanjut Obet, sapaan Robby, seremonial acara penanaman akan dibuka oleh Ketua IKA Faperika yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari UPT KPH Kawasan Bukit Suligi Batu Gajah, Kepala Desa, dan perwakilan masyarakat desa.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolik bibit tanaman buah kepada masyarakat. Dan, akan dilakukan penanaman bibit tanaman oleh seluruh peserta kegiatan bersama masyarakat.

"Bibit tanaman merupakan bantuan dari UPT Pembenihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau sebanyak 5.000 batang. Setelah dilakukan penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan menebaran benih ikan ke waduk PLTA Koto Panjang. Benih ikan berasal dari bantuan Dinas Perikanan Kelautan Provinsi Riau sebanyak 5.000 ekor benih ikan endemik," jelas Obet.

Setelah selesai kegiatan Penanaman Pohon dan Penebaran benih ikan (Restoking) yang diperkirakan selesai pukul 12.00 WIB, seluruh peserta bergerak menuju Kampung Patin Desa Kota Mesjid untuk melihat aktivitas perikanan yang dipimpin oleh pengusaha perikanan Suheimi, sekaligus salat Zuhur berjamaah dan makan siang bersama dengan mencicipi hidangan ikan patin olahan khas Kampung Patin.

Barulah diakhir acara, selanjutnya dibuka diskusi kecil dengan sedikit pemaparan oleh Suheimi tentang potensi Perikanan Budidaya Provinsi Riau. Acara diperkirakan selesai pukul 14.00 WIB dan seluruh peserta kembali pulang ke Pekanbaru. ***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal
- Ini dia Penyebab Banjir di Sungai Sail:
Bangunan di Tengah Sungai, Sampah dan Ketidak Pedulian Masyarakat



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com