Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 14:19
Si-BiRU Resmi Diluncurkan di Riau

Senin, 10 Desember 2018 14:15
Jelang Pelantikan, Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Tampak Bahagia

Senin, 10 Desember 2018 14:09
Legislator Noviwaldy Jusman Sayangkan Pelapornya tak Penuhi Panggilan Bawaslu Pekanbaru

Senin, 10 Desember 2018 14:03
Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant

Senin, 10 Desember 2018 13:59
Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018

Senin, 10 Desember 2018 13:55
Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018

Senin, 10 Desember 2018 12:52
Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat

Senin, 10 Desember 2018 12:46
Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan

Senin, 10 Desember 2018 12:41
Provinsi Ketiga Penerapan Tekhnologi Penyelengaraan Infrastuktur, Riau Dapat Bonus Rp20 Miliar

Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Mei 2018 07:29
Besok, IKA Faperika-IKA PPS IL UNRI Tanam Pohon di PLTA Koto Panjang

IKA Faperika-IKA PPS IL Unri memerpsiapkan kegiatan lingkungan. Besok Kamis, akan melakukan penanaman ratusan bibit pohon di sekitar PLTA Koto Panjang.

Riauterkini-PEKANBARU- Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Perikanan dan Kelautan (IKA Faperika) bersama Ikatan Keluarga Alumni Program Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan (IKA PPS IL) Unri, akan melakukan “Aksi Penanaman Pohon dan Restoking” pada Kamis (10/5).

Sasaran lokasi aksi, seperti disampaikan Ketua Umum IKA Faperika Baikal MSi, adalah di kawasan Waduk PLTA Koto Panjang. Ini adalah salah satu program kerja dari IKA Faperika. Dijelaskan Baikal, proses pematangan kegiatan ini sudah dimulai sejak satu bulan lalu.

"Kegiatan ini melibatkan seluruh pengurus IKA Faperika dan masyarakat Desa Koto Gadang," katanya.

Dan, rencananya akan dihadiri Ketua Ikatan Alumni Universitas Riau yang saat ini juga menjabat sebagai Sekda Provinsi Riau, Rektor Universitas Riau, Kadis Perikanan dan Kelautan Riau, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Riau dan juga beberapa undangan yang konsen dalam pelestarian lingkungan.

Sedang Ketua panitia Robby Kurniawan menjelaskan, teknis kegiatan dimulai dari keberangkatan peserta dan panitia di kediaman Sekdaprpv Riau Jalan Gajahmada pukul 07.00 WIB (pagi). Perjalanan kurang lebih 2,5 jam langsung menuju spot lokasi penanaman di Tepian Mahligai Kawasan Waduk PLTA Koto Panjang.

Lanjut Obet, sapaan Robby, seremonial acara penanaman akan dibuka oleh Ketua IKA Faperika yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari UPT KPH Kawasan Bukit Suligi Batu Gajah, Kepala Desa, dan perwakilan masyarakat desa.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolik bibit tanaman buah kepada masyarakat. Dan, akan dilakukan penanaman bibit tanaman oleh seluruh peserta kegiatan bersama masyarakat.

"Bibit tanaman merupakan bantuan dari UPT Pembenihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau sebanyak 5.000 batang. Setelah dilakukan penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan menebaran benih ikan ke waduk PLTA Koto Panjang. Benih ikan berasal dari bantuan Dinas Perikanan Kelautan Provinsi Riau sebanyak 5.000 ekor benih ikan endemik," jelas Obet.

Setelah selesai kegiatan Penanaman Pohon dan Penebaran benih ikan (Restoking) yang diperkirakan selesai pukul 12.00 WIB, seluruh peserta bergerak menuju Kampung Patin Desa Kota Mesjid untuk melihat aktivitas perikanan yang dipimpin oleh pengusaha perikanan Suheimi, sekaligus salat Zuhur berjamaah dan makan siang bersama dengan mencicipi hidangan ikan patin olahan khas Kampung Patin.

Barulah diakhir acara, selanjutnya dibuka diskusi kecil dengan sedikit pemaparan oleh Suheimi tentang potensi Perikanan Budidaya Provinsi Riau. Acara diperkirakan selesai pukul 14.00 WIB dan seluruh peserta kembali pulang ke Pekanbaru. ***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur
- Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang
- Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai
- Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan
- Waspada Banjir, PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Pintu Pelimpah
- Tiga Kecamatan di Kampar Diterjang Banjir
- Buaya Sepanjang Tiga Meter Berkeliaran Saat Banjir di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com