Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 16:35
Terkait Jalan Berlubang, PUPR Pekanbaru Sudah Koordinasi dengan PUPR Riau

Senin, 10 Desember 2018 16:29
Empat Pelamar CPNS Gugur,
Sekda Rohul Motivasi Pelamar CPNS 2018 Saat Tes SKB di Hotel Labersa


Senin, 10 Desember 2018 16:23
‎Hasil Mediasi, Suku Caniago Kota Lama Ancam Stop PT SJI Coy‎ Bila Ini tak Dipenuhi

Senin, 10 Desember 2018 16:19
Terseret Arus Banjir di Kampar, Putri Caleg PKS Ditemukan Meninggal

Senin, 10 Desember 2018 16:16
Sambut RI 1, Dishub Pekanbaru Kerahkan 100 Personel

Senin, 10 Desember 2018 16:14
Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional

Senin, 10 Desember 2018 15:41
Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun

Senin, 10 Desember 2018 14:19
Si-BiRU Resmi Diluncurkan di Riau

Senin, 10 Desember 2018 14:15
Jelang Pelantikan, Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Tampak Bahagia

Senin, 10 Desember 2018 14:09
Legislator Noviwaldy Jusman Sayangkan Pelapornya tak Penuhi Panggilan Bawaslu Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Mei 2018 17:27
BRG Beri Dai 3 Provinsi Pelatihan Restorasi Gambut

Agar lebih langsung ke sasaran, Badan Restorasi Gambut beri pelatihan restorasi gambut kepada dai se Riau, Jambi dan Sumsel.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebagai upaya sosialisasi mengenai program restorasi gambut di Riau, Badan Restorasi Gambut melakukan edukasi dan pelatihan untuk dai dari 3 provinsi. Yaitu Riau, Jambi dan Sumsel.

Tujuannya, jika para dai memiliki pemahaman mengenai restorasi gambut, maka pemahaman itu akan langsung disampaikan kepada masyarakat dalam setiap ceramah ceramahnya.

Hal itu disampaikanKasubpokja Edukasi BRG, Deasy Efnida Westy di sela kegiatan pelatihan Dai se-Riau di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru Jum'at (11/5/18).

Kegiatan edukasi dan pelatihan restorasi gambut bagi Dai se-Riau yang dibuka Sekda Riau, Ahmad Hijazi ini dihadiri Komisi Fatwa MUI Pusat Marifat Iman dan KH. Arwani Faisal, Sekum MUI Riau: KH. Zulhusni Domo dan PPI Universitas Nasional Jakarta Fachruddin Mangunjaya.

"Pelatihan dai ini adalah salah satu pendekatan BRG dalam mengedukasi masyarakat terkait pencegahan kebakaran gambut melalui perspektif keimanan. Dai-dai dari desa peduli gambut di regional sumatera (Riau, Jambi, Sumsel) mulai 11-14 Mei akan ada di Pekanbaru mengikuti lokalatih dai restorasi gambut," terangnya.

Menurut Deasy, Restorasi gambut yang dijalankan Badan Restorasi Gambut (BRG) menggunakan pendekatan 3R: rewetting (pembasahan kembali), revegetasi dan revitalisasi sumber mata pencaharian masyarakat. Dalam kaitan dengan pelaksanaannya di tingkat tapak bersama masyarakat , BRG menyelenggarakan Program Desa Peduli Gambut (DPG).

Pendekatan yang digunakan dalam program DPG ini adalah pembangunan desa berbasis lanskap ekosistem gambut. DPG dijalankan pada desa/kelurahan di dalam Kesatuan Hidrologis Gambut yang menjadi prioritas lokasi restorasi gambut.

BRG menargetkan 1.000 desa dan kelurahan yang berada di dalam dan sekitar areal restorasi gambut dapat didampingi di bawah naungan program DPG. Sejauh ini telah diidentifikasi ada 1.205 desa dan kelurahan di areal seluas 2,49 juta hektar yang menjadi target restorasi gambut.

Program Desa Peduli Gambut meliputi kegiatan fasilitas pembentukan kawasan perdesaan, perencanaan tata ruang desa dan kawasan perdesaan, resolusi konflik, pengakuan dan legalisasi hak dan akses, kelembagaan, penguatan pengetahuan lokal dan kesiapsiagaan masyarakat desa dalam menghadapi bencana kebakaran gambut.

Pada tahun 2017 program ini dilakukan di luar areal konsesi. Pada tahun tersebut difasilitasi pendampingan pada 75 desa dan kelurahan di 7 provinsi, yaitu Riau (11 desa), Jambi (10), Sumatera Selatan (15), Kalimantan Barat (16), Kalimantan Tengah (10), Kalimantan Selatan (10), Papua (3). Total luas wilayah desa dan kelurahan itu 1.180.441 hektar dengan areal lahan gambut yang dikelola masyarakat sekitar 878.326 hektar. Dari luas itu , 267.111 hektar menjadi target restorasi gambut.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Terseret Arus Banjir di Kampar, Putri Caleg PKS Ditemukan Meninggal
- PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur
- Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang
- Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai
- Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan
- Waspada Banjir, PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Pintu Pelimpah
- Tiga Kecamatan di Kampar Diterjang Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com