Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Desember 2018 15:44
Bupati dan Sekda Ramaikan Hari Kesehatan Nasional ke-54 di Kantor Dinkes Rohul

Kamis, 13 Desember 2018 15:34
Sejumlah Ruas Jalan Aspal Mulai Terendam, Limpahan Air PLTA Koto Panjang Tiba di Pelalawan

Kamis, 13 Desember 2018 15:25
Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 13 Desember 2018 15:06
Hanya di Duri, Bengkalis, Proyek Siluman Bertebaran Tanpa Keterangan

Kamis, 13 Desember 2018 14:59
Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili

Kamis, 13 Desember 2018 14:31
Pangdam Pimpin Apel Siaga Sambut Kedatangan Jokowi

Kamis, 13 Desember 2018 14:11
Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati

Kamis, 13 Desember 2018 13:36
Ramaikan Kedatangan Presiden,
Undangan Terbuka Bupati Pelalawan Beredar di Masyarakat


Kamis, 13 Desember 2018 13:31
Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018


Kamis, 13 Desember 2018 11:35
Dibalut Seni dan Budaya, Ayo Hadiri CFN Selatbaru, Bengkalis 


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 26 Mei 2018 13:04
Pasca Bocor, Lokasi Pipa Chevron Terbuka Tanpa Garis Pembatas

Kebocoran pipa minyak PT CPI terjadi di Duri tadi malam. Kini lokasinya terbuka tanpa garis penghalang.

Riauterkini - DURI - Beberapa jam setelah kebocoran minyak mentah milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) pada Jum'at (25/5/18) malam sekira pukul 21.30 WIB di GS Pematang, Jalan Rangau, Kilometer 15, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Lokasi tampak kembali normal. Sejumlah anak anak tampak bebas bermain di lokasi bekas kebocoran.

Namun sayang, di lokasi kebocoran tak tampak pengamanan khusus, bahkan dibiarkan terbuka tanpa ada garis larangan masuk. Padahal genangan minyak mentah pun masih terlihat, meski jumlahnya tidak sebanyak saat kejadian awal. Dikhawatirkan, minimnya penjagaan dan belum sempurnanya sterilisasi pembersihan tumpahan minyak dapat menimbulkan masalah bagi masyarakat yang mendatangi lokasi.

"Aroma minyak mentah itu cukup lumayan membuat kepala pusing. Belum seutuhnya bersih, masih ada beberapa titik genangan minyak yang belum bersih sama sekali,"ujar salah seorang warga sekitar lokasi.

  Dari pantauan di lapangan, sejumlah titik galian tampak sengaja dibuat guna mengalirkan minyak yang tak tersedot oleh mobil khusus dan penjagaan dari pihak terkait sama sekali tidak terlihat dilokasi kebocoranan. Manager Komunikasi PT CPI melalui Communication Specialist Yulia Rintawati saat dikirimi Link berita meledaknya pipa minyak tersebut mengatakan segera mencari info kejadian itu."Thanks infonya, kami masih cari info ya,"ujarnya singkat melalui pesan singkat WhatsApp telepon genggamnya.***(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Sejumlah Ruas Jalan Aspal Mulai Terendam, Limpahan Air PLTA Koto Panjang Tiba di Pelalawan
- Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan
- Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam
- Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau
- ‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan
- Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu

- Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com