Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 September 2018 23:17
Setelah Peroleh Penghadangan di Bengkalis, GP Ansor "Balik Kanan" ke Pekanbaru

Ahad, 23 September 2018 22:05
PKS Riau Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye

Ahad, 23 September 2018 22:01
Mobil Ketua Komisi B DPRD Kuansing dirusak OTK di Bandara SSQ II

Ahad, 23 September 2018 21:54
Tolak Acara di Bengkalis, Ratusan Warga Hadang dan Rusak Mobil GP Ansor

Ahad, 23 September 2018 18:44
Seorang Remaja di Tembilahan Hulu, Inhil Tewas Ditikam

Ahad, 23 September 2018 18:40
Habib Salim Segaf Al Jufri Resmikan Tagar #AyoLebihBaik

Ahad, 23 September 2018 16:07
Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil


Ahad, 23 September 2018 16:04
..Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan

Ahad, 23 September 2018 15:16
Usai Terima SK, Tim Prabowo-Sandi Siapkan 5 Langkah Pemenangan di Riau

Ahad, 23 September 2018 14:13
Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 26 Mei 2018 13:04
Pasca Bocor, Lokasi Pipa Chevron Terbuka Tanpa Garis Pembatas

Kebocoran pipa minyak PT CPI terjadi di Duri tadi malam. Kini lokasinya terbuka tanpa garis penghalang.

Riauterkini - DURI - Beberapa jam setelah kebocoran minyak mentah milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) pada Jum'at (25/5/18) malam sekira pukul 21.30 WIB di GS Pematang, Jalan Rangau, Kilometer 15, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Lokasi tampak kembali normal. Sejumlah anak anak tampak bebas bermain di lokasi bekas kebocoran.

Namun sayang, di lokasi kebocoran tak tampak pengamanan khusus, bahkan dibiarkan terbuka tanpa ada garis larangan masuk. Padahal genangan minyak mentah pun masih terlihat, meski jumlahnya tidak sebanyak saat kejadian awal. Dikhawatirkan, minimnya penjagaan dan belum sempurnanya sterilisasi pembersihan tumpahan minyak dapat menimbulkan masalah bagi masyarakat yang mendatangi lokasi.

"Aroma minyak mentah itu cukup lumayan membuat kepala pusing. Belum seutuhnya bersih, masih ada beberapa titik genangan minyak yang belum bersih sama sekali,"ujar salah seorang warga sekitar lokasi.

  Dari pantauan di lapangan, sejumlah titik galian tampak sengaja dibuat guna mengalirkan minyak yang tak tersedot oleh mobil khusus dan penjagaan dari pihak terkait sama sekali tidak terlihat dilokasi kebocoranan. Manager Komunikasi PT CPI melalui Communication Specialist Yulia Rintawati saat dikirimi Link berita meledaknya pipa minyak tersebut mengatakan segera mencari info kejadian itu."Thanks infonya, kami masih cari info ya,"ujarnya singkat melalui pesan singkat WhatsApp telepon genggamnya.***(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com