Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Agustus 2018 21:17
Lokasi Sulit Dijangkau dan Sumber Air Jauh, 20 Hektar Lahan di Bukit Suligi Rohul Terbakar

Ahad, 19 Agustus 2018 21:08
Semakin Irit dan Bertenaga, Capella Honda Hadirkan All New Honda PCX Hybrid di Riau

Ahad, 19 Agustus 2018 21:04
Meriahkan HUT RI Ke - 73, Bupati Inhil Apresiasi Berbagai Lomba yang Digelar DWP

Ahad, 19 Agustus 2018 21:01
Dikendalikan dari Lapas Tangerang, Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai

Ahad, 19 Agustus 2018 17:11
Ratusan Warga Selat Panjang Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Ahad, 19 Agustus 2018 16:51
Peringati Hari ke-57,
Bupati Kuansing: Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Perekat NKRI


Ahad, 19 Agustus 2018 16:48
‎Tiga JCH Kloter 18 Batam Sakit, 2 JCH Kehilangan Uang di Hotel

Ahad, 19 Agustus 2018 16:37
Peduli Kemanusiaan,
DDI Bathin Solapan, Bengkalis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Lombok


Ahad, 19 Agustus 2018 15:34
Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI

Ahad, 19 Agustus 2018 14:55
Geledah Mobil Agya,
Polsek Tambusai‎ Utara Tangkap Pengedar dan Sita 7 Paket Sabu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 30 Mei 2018 11:30
Selama Ramadhan, Produksi Sampah di Bengkalis Naik Sekitar 50 Persen

Kebersihan Pulau Bengkalis terancam sampah. Pasalnya, selama Ramadhan terjadi lonjakan produksi sampah rumah tangga hingga 50 persen.

Riauterkini-BENGKALIS- Selama Ramadhan 1439 H/2018 M, produksi sampah di beberapa kecamatan di Kabupaten Bengkalis mengalami peningkatan yang cukup drastis dibandingkan pada hari-hari biasanya.

Berdasarkan dari data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, kenaikan cukup tinggi seperti produksi sampah di Kecamatan Bengkalis sebelumnya hanya sekitar 27 ton, memasuki Ramadhan ini setidaknya menjadi 41 ton pehari. Paling banyak di Kecamatan Mandau biasanya hanya 230 ton menjadi 322 ton perhari. Sedangkan untuk beberapa kecamatan lainnya produksi sampah juga mengalami kenaikan, berkisar 0,5 ton sampai 2 ton perhari dari biasanya, seperti Kecamatan Bantan dari sekitar 10 ton mencapai 10,5 ton perhari.

Menurut Kepala DLH Kabupaten Bengkalis H. Arman AA, peningkatan produksi sampah di sejumlah kecamatan itu merupakan dampak dari munculnya pedagang-pedagang dadakan dan tingginya transaksi jual beli masyarakat.

"Bukan sampah rumah tangga, sampah itu berasal dari sisa makanan, dan munculnya pedagang dadakan selama Ramadhan seperti di tepi-tepi jalan. Tidak hanya di Pulau Bengkalis tapi hampir merata di seluruh kecamatan," ungkap Arman kepada sejumlah wartawan, Rabu (30/5/18).

Meningkatnya produksi sampah ini, petugas dan angkutan yang dikerahkan untuk melakukan pembersihan juga masih seperti biasanya. Namun, ada penambahan pembilasan apabila diperlukan.

Kesempatan ini, Arman juga mengakui bahwa peran aktif masyarakat dalam pemilahan sampah organik, anorganik, basah atau kering belum memenuhi harapan.

"Kita terus mengimbau sampah dapat dipilah dan bagaimana sampah bisa menjadi uang. Saat ini belum memenuhi harapan, atau belum maksimal. Dapat saja masyarakat memilah mana sampah kering dan basah sudah cukup luar biasa," katanya lagi.***(dik)

Foto : Kepala DLH Kabupaten Bengkalis H. Arman AA (baju putih) menjelaskan data sampah.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Lokasi Sulit Dijangkau dan Sumber Air Jauh, 20 Hektar Lahan di Bukit Suligi Rohul Terbakar
- Kembali Membara, BPBD Curiga Kebakaran Lahan di Lubuk Gaung Disengaja
- Satelit Terra Aqua Pantau 68 Titik Api di Riau
- 70 Hotspot di Sumatera 50 Diantaranya Ada di Riau
- Dansatgas Karhutla Terima Bantuan 10 Motor Trail Bantuan Arara Abadi
- Antisipasi Kabut Asap,
Diskes Riau Mulai Siapkan 350 Ribu Masker

- Kreatifnya Warga Perumahan YLZ Bangkinang, Olah Limbah jadi Hiasan HUT ke-73 RI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com