Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Juni 2018 17:56
Di Depan Ribuan Massa dan SBY, Firdaus-Rusli Berikrar Ingin Perangi Tiga Hal Ini

Kamis, 21 Juni 2018 17:52
SBY Yakin Dibawah Kepemimpinan Firdaus-Rusli Riau Lebih Maju

Kamis, 21 Juni 2018 17:45
Lusa, KPU Gelar Debat Kandidat Gubri Tahap II

Kamis, 21 Juni 2018 17:42
14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan

Kamis, 21 Juni 2018 17:41
Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen

Kamis, 21 Juni 2018 17:31
Warga Rumbai, Pekanbaru Temukan Mayat Tersangkut di Kayu

Kamis, 21 Juni 2018 17:28
Kampanye Terbuka di Batang Cenaku, Ribuan Masyarakat Siap Mengantarkan Andi Rachman Dua Periode

Kamis, 21 Juni 2018 16:26
Paripurna Milad Inhil Ke-53, Ketua DPRD Harapkan Warga Gunakan Hak Pilih Pada Tanggal 27 Juni Mendatang

Kamis, 21 Juni 2018 16:21
Sidak Hari Pertama Ngantor, Harris: Absensi Menjadi Bahan Evaluasi Promosi

Kamis, 21 Juni 2018 16:16
Kampanye Akbar, Syamsuar-Edy Nasution Siap Jadikan Anak Riau Sebagai Tuan di Negeri Sendiri


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 30 Mei 2018 11:30
Selama Ramadhan, Produksi Sampah di Bengkalis Naik Sekitar 50 Persen

Kebersihan Pulau Bengkalis terancam sampah. Pasalnya, selama Ramadhan terjadi lonjakan produksi sampah rumah tangga hingga 50 persen.

Riauterkini-BENGKALIS- Selama Ramadhan 1439 H/2018 M, produksi sampah di beberapa kecamatan di Kabupaten Bengkalis mengalami peningkatan yang cukup drastis dibandingkan pada hari-hari biasanya.

Berdasarkan dari data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, kenaikan cukup tinggi seperti produksi sampah di Kecamatan Bengkalis sebelumnya hanya sekitar 27 ton, memasuki Ramadhan ini setidaknya menjadi 41 ton pehari. Paling banyak di Kecamatan Mandau biasanya hanya 230 ton menjadi 322 ton perhari. Sedangkan untuk beberapa kecamatan lainnya produksi sampah juga mengalami kenaikan, berkisar 0,5 ton sampai 2 ton perhari dari biasanya, seperti Kecamatan Bantan dari sekitar 10 ton mencapai 10,5 ton perhari.

Menurut Kepala DLH Kabupaten Bengkalis H. Arman AA, peningkatan produksi sampah di sejumlah kecamatan itu merupakan dampak dari munculnya pedagang-pedagang dadakan dan tingginya transaksi jual beli masyarakat.

"Bukan sampah rumah tangga, sampah itu berasal dari sisa makanan, dan munculnya pedagang dadakan selama Ramadhan seperti di tepi-tepi jalan. Tidak hanya di Pulau Bengkalis tapi hampir merata di seluruh kecamatan," ungkap Arman kepada sejumlah wartawan, Rabu (30/5/18).

Meningkatnya produksi sampah ini, petugas dan angkutan yang dikerahkan untuk melakukan pembersihan juga masih seperti biasanya. Namun, ada penambahan pembilasan apabila diperlukan.

Kesempatan ini, Arman juga mengakui bahwa peran aktif masyarakat dalam pemilahan sampah organik, anorganik, basah atau kering belum memenuhi harapan.

"Kita terus mengimbau sampah dapat dipilah dan bagaimana sampah bisa menjadi uang. Saat ini belum memenuhi harapan, atau belum maksimal. Dapat saja masyarakat memilah mana sampah kering dan basah sudah cukup luar biasa," katanya lagi.***(dik)

Foto : Kepala DLH Kabupaten Bengkalis H. Arman AA (baju putih) menjelaskan data sampah.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- 4 Warga Riau Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Belum Ditemukan
- BPBD Inhil Ingatkan Warga Waspada Longsor Susulan
- Longsor Ancam Jalan Nasional di Inhill, Dinas PUPR Riau Langsung Berkoordinasi Dengan PJN
- Diprediksi, Gerimis Menguyur Sebagian Besar Wilayah Riau Nant Malam
- Dibantu Bankeu, 6 Jembatan Besar Dibangun di Kabupaten Rohul Mulai 2018
- 1 Rumah dan 2 Gudang Rusak Akibat Longsor di Tembilahan Hulu, Inhil
- Dugaan Penjarahan Pasir Ilegal Rupat, Kemana Penegak Hukum di Laut?


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com