Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 14:19
Si-BiRU Resmi Diluncurkan di Riau

Senin, 10 Desember 2018 14:15
Jelang Pelantikan, Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Tampak Bahagia

Senin, 10 Desember 2018 14:09
Legislator Noviwaldy Jusman Sayangkan Pelapornya tak Penuhi Panggilan Bawaslu Pekanbaru

Senin, 10 Desember 2018 14:03
Januari, MPP di Pekanbaru Segera Hadir dengan 18 Tenant

Senin, 10 Desember 2018 13:59
Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018

Senin, 10 Desember 2018 13:55
Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018

Senin, 10 Desember 2018 12:52
Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat

Senin, 10 Desember 2018 12:46
Penggunaan Kampus Baru Diyakini Dongkrak Akreditasi Uniks Teluk Kuantan

Senin, 10 Desember 2018 12:41
Provinsi Ketiga Penerapan Tekhnologi Penyelengaraan Infrastuktur, Riau Dapat Bonus Rp20 Miliar

Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 24 Juni 2018 21:18
Sekubik Pasir Pulau Rupat Dijual Rp250 Ribu di Pulau Bengkalis

Suplai material bangunan khusus pasir dari Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis masih terjadi. Pasir yang diperjualbelikan di Pulau Bengkalis untuk kebutuhan pembangunan itu dibandrol dengan harga Rp250 perkubik.

Riauterkini-BENGKALIS- Suplai material bangunan khusus pasir dari Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis masih terjadi. Pasir yang diperjualbelikan di Pulau Bengkalis untuk kebutuhan pembangunan itu dibandrol dengan harga Rp250 perkubik.

Di beberapa lokasi usaha material bangunan di Pulau Bengkalis meliputi Jalan Kelapapati Laut, Desa Kelapapati, Parit Bangkong Kelurahan Damon hingga Rimba Sekampung pasir asal Pulau Rupat masih tersedia.

Tidak diketahui bagaimana cara para pengusaha ini mendatangkan pasir dari Pulau Rupat tersebut hingga sampai ke Pulau Bengkalis. Apakah ilegal atau mengantongi izin resmi.

Menelusuri lokasi usaha material yang menjual pasir asal Rupat, Ahad (24/6/18) dari empat lokasi usaha, tiga tempat diantaranya masih menjual pasir itu.

"Pasir Rupat ada, harganya Rp250 perkubik," ucap salah seorang pelaku usaha material Jalan Kelapapati Laut.

Menurut pria yang menjaga pasir itu, bahwa stok pasir dari Rupat hanya sedikit di tempat usahanya. Stok yang ada merupakan stok pasir masuk pada bulan puasa kemarin.

"Ini yang bulan puasa. Entah kapan masuk lagi. Pasir Balai ada itu harga Rp295 ribu perkubik, sama dengan pasir tawar Selat Moro," imbuhnya.

Berbeda halnya dengan lokasi usaha material lainnya. Berlokasi di Parit Bangkong Kelurahan Damon, di sana tampak banyak tumpukan pasir asal Rupat. Harga penjualan sama dengan lokasi usaha material lainnya.

"Ya itu pasir Sungai Injab Rupat. Itu sekejap habislah, soal tak buka lagi, tutup (penambangan pasir). Bulan puasa tulah masuknya," ucap seorang wanita pengelola pasir wanita paruh baya.

Seperti direlease sebelumnya, Direktur Polair Polda Riau Kombes Pol Hery Wiyanto menegaskan, akan menindak tegas pelaku kegiatan ilegal yang terjadi di Perairan Sungai Injab dan Pulau Ketam, Rupat, Kabupaten Bengkalis dan melakukan penegakan hukum terhadap aksi penambangan pasir secara ilegal atau tanpa izin.

"Silahkan masyarakat melengkapi perizinan yang dibutuhkan pada saat melakukan kegiatan. Anggota Polair sudah membentuk tim untuk melakukan pengecekan di lokasi yang terdiri dari tim lidik dan Gakkum. Kapal-kapal Patroli Polair juga sudah saya siapkan kalau memang masih ada kegiatan, akan kita laksanakan Gakkum," tegasnya.

Lanjut Dir Polair, pihaknya berharap agar masyarakat dapat membantu memberikan informasi seputaran kegiatan ilegal penambangan pasir di Pulau Rupat.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur
- Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang
- Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai
- Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan
- Waspada Banjir, PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Pintu Pelimpah
- Tiga Kecamatan di Kampar Diterjang Banjir
- Buaya Sepanjang Tiga Meter Berkeliaran Saat Banjir di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com