Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 September 2018 22:18
BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha

Kamis, 20 September 2018 22:10
Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung

Kamis, 20 September 2018 20:18
Wagubri Sempat Menangis Ceritakan Pertama Kenal Andi Rachman

Kamis, 20 September 2018 20:03
KPU Kampar Umumkan DCT Pileg DPRD Kampar 2019

Kamis, 20 September 2018 19:59
Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi

Kamis, 20 September 2018 19:55
KPU Kuansing Tetapkan 431 DCT Pileg 2019

Kamis, 20 September 2018 19:19
KPU Bengkalis Tetapkan 638 DCT Caleg 2019

Kamis, 20 September 2018 18:58
Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif

Kamis, 20 September 2018 18:55
Tabrakan Truck Tangki Vs Fuso Macetkan Jalan Lintas Duri - Dumai

Kamis, 20 September 2018 17:21
Tingkatkan Kualitas,
30 Petugas RSUD Bengkalis Digembleng Pelatihan Komunikasi Efektif



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Juli 2018 13:03
2018, Pemkab Pelalawan Realisasikan Rp 17 Miliar Dana Reboisasi

Pada 2018 ini Pemkab Pelalawan mulai mencairkan anggaran Rp17 miliar. Merupakan Dana Reboisasi yang sempat mengendap bertahun-tahun di kas daerah.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Sempat mengendap di Kas Daerah (Kasda) bertahun-tahun lamanya, hingga menyentuh angka Rp 113 miliar. Akhirnya, pemda Pelalawan tahun ini mulai merealisasikan Dana Alokasi Khusus Dana Reboisasi (DAK-DR).

Dasar realisasi dana DAK-DR atau yang lebih dikenal dengan dana reboisasi (DR) tersebut merujuk kepada aturan terbaru dari pemerintah pusat.

"Memang dana DR tersebut selama ini tidak bisa di utak-atik lantaran tidak ada payung hukumnya yang kuat mengikat. Akan tetapi berdasarkan regulasi baru dana ini kembali bisa digunakan," terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Ir. Syahrul Syarif kepada riauterkini.com, Senin (2/7/18).

Namun demikian kata dia, peruntukan dana DR ini tidak boleh menyimpang dari peruntukan yang sesungguhnya. Seperti peruntukan tentang keberlangsungan hutan dan kehutanan di daerah.

Ditambahkannya, dari 17 miliar dana DR yang bakal direalisasikan tahun ini ada empat kegiatan. Kegiatan pertama adalah pengadaan peralatan pemadaman kebakaran. Kemudian penanaman hutan diluar kawasan seperti pembangunan kebun raya dan sejenisnya dan sosialisasi pencegahan Karlahut.

"Untuk pon terakhir yakni pembangunan tebing sungai. Untuk poin ini sulit kita lakukan. Jadi barangkali tiga poin saja," tandasnya.***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal
- Ini dia Penyebab Banjir di Sungai Sail:
Bangunan di Tengah Sungai, Sampah dan Ketidak Pedulian Masyarakat



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com