Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Pebruari 2019 10:39
PT Ramajaya Pramukti Gandeng Tiga Lembaga Wujudkan Peremajaan Kelapa.Sawit di Kampar

Kamis, 21 Pebruari 2019 09:19
Ketika Legislator Bagus Santoso Takjub Sekaligus Prihatin Melihat Obyek Wisata Air Sikabau Jaya

Kamis, 21 Pebruari 2019 08:17
237 Honorer Lulus Administrasi P3K  Pemkab Bengkalis

Rabu, 20 Pebruari 2019 23:00
Edarkan Shabu, Pasangan Suami Istri Warga Karya Indah ini diciduk Polsek Tapung

Rabu, 20 Pebruari 2019 20:51
Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Kredit Kelompok Tani Dengan BNI

Rabu, 20 Pebruari 2019 18:07
Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Juli 2018 13:03
2018, Pemkab Pelalawan Realisasikan Rp 17 Miliar Dana Reboisasi

Pada 2018 ini Pemkab Pelalawan mulai mencairkan anggaran Rp17 miliar. Merupakan Dana Reboisasi yang sempat mengendap bertahun-tahun di kas daerah.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Sempat mengendap di Kas Daerah (Kasda) bertahun-tahun lamanya, hingga menyentuh angka Rp 113 miliar. Akhirnya, pemda Pelalawan tahun ini mulai merealisasikan Dana Alokasi Khusus Dana Reboisasi (DAK-DR).

Dasar realisasi dana DAK-DR atau yang lebih dikenal dengan dana reboisasi (DR) tersebut merujuk kepada aturan terbaru dari pemerintah pusat.

"Memang dana DR tersebut selama ini tidak bisa di utak-atik lantaran tidak ada payung hukumnya yang kuat mengikat. Akan tetapi berdasarkan regulasi baru dana ini kembali bisa digunakan," terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Ir. Syahrul Syarif kepada riauterkini.com, Senin (2/7/18).

Namun demikian kata dia, peruntukan dana DR ini tidak boleh menyimpang dari peruntukan yang sesungguhnya. Seperti peruntukan tentang keberlangsungan hutan dan kehutanan di daerah.

Ditambahkannya, dari 17 miliar dana DR yang bakal direalisasikan tahun ini ada empat kegiatan. Kegiatan pertama adalah pengadaan peralatan pemadaman kebakaran. Kemudian penanaman hutan diluar kawasan seperti pembangunan kebun raya dan sejenisnya dan sosialisasi pencegahan Karlahut.

"Untuk pon terakhir yakni pembangunan tebing sungai. Untuk poin ini sulit kita lakukan. Jadi barangkali tiga poin saja," tandasnya.***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing
- Sambut Hari Peduli Sampah 2019, Polair, FKPM dan Netral 'Bungkus' Sampah Pantai di Bengkalis
- Lahan Gambut di Pulau Bengkalis Terbakar
- Gajah Masuk Rumbai, BBKSDA Turunkan Tim
- Dukung Status Siaga Karhutla di Riau,
BPBD Ajukan Pengadaan Helikopter Water Boombing ke Pusat

- Gubri Tetapkan Status Siaga Karhutla Hingga Oktober Mendatang
- Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com