Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Juli 2018 12:51
Dua Komunitas Pamer Hewan Kesayangan di RTH Putri Kaca Mayang

Ahad, 22 Juli 2018 11:53
Polsek Tambusai Utara, Rohul Tangkap 3 Remaja Doduga Bobol Rumah Warga

Ahad, 22 Juli 2018 11:48
Purna Diklatpim III Angkatan I Pemprov Riau Tanam Pohon di Kampus BPSDM

Ahad, 22 Juli 2018 09:40
BEM UR Gelar Aksi Malam Horor untuk Pertamina

Sabtu, 21 Juli 2018 21:32
Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten, Kafilah Kuantan Tengah Berhak Bonus dari Wabup Kuansing

Sabtu, 21 Juli 2018 21:25
Meriahkan HBA Ke-58, Bupati Sukiman Ramaikan Gerak Jalan Santai Kejari Rohul

Sabtu, 21 Juli 2018 18:27
IWARA Taja Program Jumat Berbagi

Sabtu, 21 Juli 2018 14:45
Pemkab Inhil Gandeng APMI Hadirkan Prof Wisnu Gardjito

Sabtu, 21 Juli 2018 14:01
Mahal, Warga Talukkuantan Tak Sanggup Beli Ayam

Sabtu, 21 Juli 2018 10:39
Cuaca Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Juli 2018 16:34
Alasan Rasionalisasi, BPBD Riau Coret Pembangunan Embung Senilai Rp1 Miliar

BPBD Provinsi Riau terpaksa coret rencana pembangunan embung di Kampar. Sejumlah kegiatan lainnya kemungkinan bakal menyusul karena alasan rasionalisasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau terpaksa coret rencana pembangunan embung di Kampar. Sejumlah kegiatan lainnya kemungkinan bakal menyusul karena alasan rasionalisasi.

"Pembuatan embung, kalau nggak salah lokasinya di Kampar itu terpaksa kita coret. Karena rasionalisasi," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, Selasa (10/7/18).

Pembangunan embung ini sendiri rencanakan sebelumnya dianggarkan sebesar Rp1 miliar. Ada pun sejumlah kegiatan lainnya masih diinventarisir, mana yang dianggap bukan prioritas.

"Kita belum pastikan mana lagi. Kita masih evaluasi, yang bukan prioritas mau tidak mau kita tunda dulu," ungkap Sanger.

BPBD Riau sendiri memiliki anggaran sebesar Rp9 miliar, baik belanja langsung mau pun tidak langsung. Ada pun konsekuensi dari rasionalisasi kegiatan tersebut, Sanger memastikan tidak akan menangganggu agenda pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di provinsi ini.

Apalagi sebagian besar dari kegiatan penanganan Karhutla itu sebagian besar ditopang dari pusat seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK). Diantaranya mendatangkan lima helikopter jenis bolcow, kamov serta sikorsky.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Cuaca Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Riau
- Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut
- Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Medang Kampai, Dumai
- Hasil Labor Pastikan 122 Warga Kampar Keracunan Bakteri Echoli di Makanan Pesta Nikah
- Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang
- Petani di Kuansing Berhasil Budidayakan Cabe Lebih Tinggi dari Orang Dewasa
- Maksimalkan Padamkan Karhutla, BNPB Kirim Heli MI-171 ke Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com