Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Januari 2019 11:43
Meskipun Tuai Pro dan Kotra, Gubri Tetap Bangun Kolam Khusus Wanita di Kali Juang

Kamis, 24 Januari 2019 10:11
Menjabat Sampai 19 Februari, Gubri Mulai Bicara Perpisahan

Kamis, 24 Januari 2019 09:37
Terlibat Pembunuhan Sadis, Kades dan Sekdes di Pelalawan Mulai Disidang

Kamis, 24 Januari 2019 09:30
Tanam 202 Pohon, Gubri Berharap Banyak Burung Berumah di Gedung Daerah

Rabu, 23 Januari 2019 22:29
113 Tim Ikutu Turnamen Bola Voli Pakai Kain Sarung HUT Kabupaten Kampar ke-69

Rabu, 23 Januari 2019 22:22
Empat Unit Bus Sekolah Gratis Siap Layani Pelajar di Bangkinang Sekitarnya

Rabu, 23 Januari 2019 22:16
Daya Listrik Berkurang, PLN Bengkalis Terus Gesa Perbaikan Mesin Rusak

Rabu, 23 Januari 2019 21:50
Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi, Bupati Inhil Ungkap Telah Siapkan Berbagai Terobosan

Rabu, 23 Januari 2019 21:07
Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan


Rabu, 23 Januari 2019 20:58
Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Juli 2018 16:29
FERT RAPP Bantu Pemadaman Karhutla TNTN

Tim damkar PT RAPP ikut turun ke TNTN untuk membantu memadamkan karhutla yang terjadi di kawasan hutan lindung itu. Selain itu, drone juga diterbangkan untuk memantau lahan dari udara.

Riauterkini-PELALAWAN - Tim Pemadam Fire Emergency Response Team (FERT) Fire Fighter PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan.

Fire and Aviation Manager RAPP, Yuneldi mengatakan terdapat 16 orang tim FERT beserta 10 orang tim Fire Estate Ukui yang bekerjasama memadamkan api. Mereka turut memantau lahan yang terbakar melalui drone untuk memastikan.

"Perusahaan akan terus bekerja maksimal agar api bisa dipadamkan. Kami juga terus mendukung pemerintah, TNI/POLRI dan masyarakat untuk mencegah dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan,'' tambah Yuneldi.

Dikatakan Yuneldi, bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait Karhutla, dapat menghungi nomor telepon (hotline) 08117072121.

Dalam upaya pemadaman tersebut, tim RAPP mengerahkan mesin pompa air jenis Mark III dan Ministriker lengkap dengan 30 roll selang dan Drone.

Kepala TNTN, Supartono mengatakan, total luas lahan yang terbakar mencapai 4 hektar. Kebakaran terjadi pada hari Selasa (9/7), beruntung api cepat dipadamkan sehingga tidak menyebar terlalu luas.

"Lokasi kebakaran terjadi di Desa Air Hitam. Tak hanya sampai satu hari, kebakaran bisa langsung dipadamkan berkat kerjasama berbagai pihak. Dalam proses pemadaman, kami dibantu oleh perusahaan RAPP, TNI/ Polri, tim Manggala Agni, dan tim kecamatan. Karena kesigapan tim pemadam, maka lokasi kebakaran dapat cepat dipadamkan," pungkasnya.***(rls0

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Tanam 202 Pohon, Gubri Berharap Banyak Burung Berumah di Gedung Daerah
- BC Bengkalis Amankan Pompong Bermuatan Ribuan Kayu Teki
- Jalan Rusak Bikin Truk Angkut Sawit Terguling di Jalan Lintas Bono Pelalawan
- ESDM Sebut 10 Perusahaan Migas Hasilkan Tiga Jenis Limbah B3
- Sepanjang 2019, BRG Targetkan Restorasi 143.000 Hektare Gambut Konsesi Perusahaan Riau
- Petani Muara Bungkal Sambut Program DMPA PT AA-SMF
- Buntut Pembunuhan Burung Enggang oleh Warga,
Pemuka Adat Minta BKSDA Sosialisasikan UU Hewan Dilindungi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com