Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


Sabtu, 22 September 2018 14:07
Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai

Sabtu, 22 September 2018 13:56
Sengketa Informasi Publik,
Majelis KI Perintahkan Sekdako Dumai Berikan Informasi


Sabtu, 22 September 2018 13:51
Bupati Kuansing Akui Anak Buahnya Banyak yang Tak Memahami Tupoksi

Sabtu, 22 September 2018 09:31
Dipimpin Eddy Tanjung, Banyak Tokoh Masuk Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Riau

Sabtu, 22 September 2018 09:25
Besok, Ratusan Pembalapl Ramaikan Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 di Duri


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Juli 2018 09:05
PKL Pasar Arengka Digusur, tapi Parkir Dibiarkan di Badan Jalan dan Bikin Macet

Penetiban Satpol PP di Pasar Arengka tak tuntas. Hanya lapak PKL digusur. Sementara parkir motor dibiarkan di badan jalan. Tetap bikin macet.

Riauterkini-PEKANBARU- Pemko Pekanbaru menertibkan ratusan lapak pedagang kakilima atau PKL di sepanjang tepi jalan, depan Pasar Pagi Arengka. Keberadaan dianggap jadi biang kemacetan, terlebih pasca pelaksanaan proyek jalan layang atau fly over.

Sayangnya penetiban yang dilakukan sejak awal pekan ini tak paripurna. Yang digusur hanya ratusan lapak PKL, sedangkan parkir sepeda motor dibiarkan di badan jalan. Akibatnya, tujuan penertibkan untuk membuka sumbatan kemacetan bisa dibilang gagal.

Pantauan pagi ini, Jumat (13/7/18) kendaraan di depan Pasar Arengka, menuju Simpang Empat Arengka tersendat. Menjelang simpang badan jalan belum bisa dilewati. Tersumbat ratusan sepeda motor yang diparkir di kawasan terlarang.

"Percuma saja kami digusur, kalau parkir masih di situ. Jalan tetap macet," gerutu seorang PKL saat diminta tanggapannya.

Hal serupa juga dikeluhkan pengendara sepeda motor yang terhambat perjalanannya. Ia kecewa dengan ketidak-tegasan Pemko dalam memulihkan fasilitas umum.

"Hebat kalilah tukang parkir ni. PKL digusur, sementara mereka dibiarkan tetap di jalan raya," protesnya.****(mad)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com