Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Agustus 2018 11:07
Jelang Wukuf, JCH Pelalawan Gelar Doa Bersama

Ahad, 19 Agustus 2018 11:02
Tanding Persahabatan, Gapul FC Pelalawan Atasi Tuan Rumah Bengkalis 'Old Star' 

Ahad, 19 Agustus 2018 10:32
Satelit Terra Aqua Pantau 68 Titik Api di Riau

Ahad, 19 Agustus 2018 10:21
Ikatan Keluarga Besar SMPN 5 Pekanbaru Galang Bantuan Gempa Lombok

Senin, 11 Juni 2018 10:14
Bupati Sukiman Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Masyarakat Rohul di Pekanbaru

Sabtu, 18 Agustus 2018 22:29
Tampil Lebih Macho, Capella Honda Luncurkan New Honda CB150R Streetfire di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 18:54
70 Hotspot di Sumatera 50 Diantaranya Ada di Riau

Sabtu, 18 Agustus 2018 16:48
KPU Riau Tetapkan 28 Bakal Calon Anggota DPD

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:00
Merdeka, Kemeriahan HUT ke-73 RI di SMAN 8 Mandau, Bengkalis

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:24
Bupati Wardan Pimpin Peringatan ke-57 Hari Pramuka di Kwarcab Kwarcab Pramuka Inhil


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 Juli 2018 19:42
Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang

BPBD Riau kerahkan enam heli untuk lakukan pemadaman Karlahut. Hari ini jumlah hotspot jauh berkurang dari hari sebelumnya.

Riauterkini - PEKANBARU - Fokus pemadaman pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih di kawasan Lubuk Gaung dan Medang Kampai, Dumai. Jumlah hotspot di Riau yang sebelumnya sempat mencapai 80 titik, hari ini jauh berkurang, tinggal 18 titik saja.

"Hari ini sudah jauh turun hotspotnya, tinggal 18 titik saja," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Riau Edwar Sanger, Kamis (19/7/18).

Berkurangnya titik hotspot yang dalam berapa hari terakhir menjadi fokus pemadaman Karhutla, menyebabkan kumparan asap terlihat menebal di titik kawasan terbakar, juga mulai menipis.

Ada pun 18 hotspot berhasil terdeteksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru yakni, di Bengkalis 9 titik, Dumai 7 titik, Rohil 2 titik.

Menurut Sanger, berkurangnya hotspot ini tak terlepas dari upaya kerja keras yang tak henti-henti melakukan pemadaman. Baik dari tim Satuan Tugas (Satgas) udara mau pun darat.

Khusus tim satgas udara, hari ini telah dikerahkan lima unit helikopter. Yakni bell 430 bell, Bell 412, sikorsky serta dua unit helikopter jenis kamov.

Selai itu, Sinarmas Forestry juga turut terlibat upaya pemadaman melalui udara menggunakan heli Super Puma. Sementara dari jalur darat, tim inti RPK darat Sinarmas Forestry juga turut berpartisipasi mengirim 97 orang yang dibagi dalam 10 regu untuk melakukan pemadaman bersama, TNI, Polri, manggala agni di titik-titik Karhutla di Dumai.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Satelit Terra Aqua Pantau 68 Titik Api di Riau
- 70 Hotspot di Sumatera 50 Diantaranya Ada di Riau
- Dansatgas Karhutla Terima Bantuan 10 Motor Trail Bantuan Arara Abadi
- Antisipasi Kabut Asap,
Diskes Riau Mulai Siapkan 350 Ribu Masker

- Kreatifnya Warga Perumahan YLZ Bangkinang, Olah Limbah jadi Hiasan HUT ke-73 RI
- Muncul 121 Titik Api, Kebakaran Lahan Kian Meluas di Riau
- Sore Ini Hotspot di Riau Turun Drastis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com