Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Oktober 2018 07:17
Peringati HUT ke-54 Golkar di Kuansing Digelar di Desa Terisolir

Ahad, 21 Oktober 2018 22:18
Mahasiswa Kuansing Juara Bulutangkis di Padang

Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 3 Agustus 2018 07:47
Dua Pekan Petugas Berjibaku, Kebakaran Lahan di Inhu tak Kunjung Padam

Kebakaran lahan masih terjadi di Inhu. Padahal sudah dua pekan petugas berjibaku memadamkannya.

Riauterkini-RENGAT-Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tak kunjung padam, 13 hari sudah upaya pemadaman dilakukan Satgas Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, dengan melibatkan satu unit helikopter dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau.

Tak kunjung padamnya kebakaran lahan di Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gansal, Inhu walau sudah dilakukan upaya pemadaman selama 13 hari dengan melibatkan helikopter milik BPBD Riau untuk melakukan water bombing. Disampaikan Kepala KPBD Inhu, Widodo kepada awak media Kamis (2/8/18).

"Kalau dihitung hingga hari Kamis ini sudah 13 hari kita melakukan pemadaman api di Desa Penyaguhan," ujarnya.

Diungkapkanya, pihaknya tidak bisa memperkirakan luasan lahan yang terbakar. Kondisi lahan di Desa Penyaguhan merupakan lahan gambut. Selain itu kedalaman gambut di Desa Penyaguhan tersebut diperkirakan lebih dari satu meter. Sehingga api sulit dipadamkan.

"Kondisi lahan gambut, jadi kita sulit memadamkan. Namun karena hujan pada Rabu (1/8/18) malam cukup membantu pemadaman," ungkapnya.

Selain menurunkan petugasnya, KPBD Inhu juga dibantu satu unit helikopter dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau. Dimana ada tiga orang petugas yang ditempatkan di lokasi untuk memandu helikopter dalam melakukan water bombing. Tambahnya.

Selama bulan Juli 2018 kemarin, KPBD Inhu juga mencatat sejumlah titik api yang muncul di beberapa lokasi, diantaranya Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku dan Kecamatan Batang Peranap, Inhu.

"Di Desa Alim memang sempat terdeteksi ada hotspot, namun petugas langsung sigap dan melakukan pemadaman dan tuntas dilakukan satu hari," tegasnya.

KPBD Inhu juga membuka posko siaga Karlahut yang dipusatkan di Kantor KPBD Inhu, hingga Kamis (2/8/18) kemarin diketahui bahwa di Provinsi Riau, hanya Kabupaten Inhu yang masih terdapat titik api dan masih melakukan pemadaman. Jelasnya. *** (guh)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Ditinggal Pergi ke Pekanbaru, Rumah Warga Pucuk Rantau Kuansing Dilalap Api
- Pretel-pretel, Ornamen Gerbang Main Stadium Bahayakan Pemotor
- Kadishub Keluhkan Tumpukan Sampah Di Depan Halte TMP
- Tiga Penyakit Bahaya Ini Harus Diwaspadai Pemilik Hewan di Bengkalis
- Buaya Muncul di Sungai Siak, Warga Sekitar Diimbau Tak Berenang
- Ribuan Rumah di Bonai Darussalam Terendam Banjir, Jalan Lintas Rohul-Duri Terganggu
- Usulan Aspal Jalan Akses Dua Sekokah di Bhatin Solapan Seolah Diabaikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com