Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 20:40
Pawai Ta'aruf MTQ ke 37 Riau, Kuansing Tampilkan Tema "Mengantar Anak Pancar oleh Induak Bako"

Rabu, 12 Desember 2018 19:58
Jalan Lintas Mumpa-Pekan Heran di Rengat, Inhu Putus

Rabu, 12 Desember 2018 19:30
Lusa, SBY Dijadwalkan Empat Hari di Riau

Rabu, 12 Desember 2018 19:24
Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata

Rabu, 12 Desember 2018 18:36
Timsel II Diduga Tidak Profesional, Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Menuai Protes

Rabu, 12 Desember 2018 18:09
‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah

Rabu, 12 Desember 2018 17:18
Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN

Rabu, 12 Desember 2018 17:06
Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI


Rabu, 12 Desember 2018 16:55
Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 16:51
Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 8 Agustus 2018 13:11
Perkuat Sinergisitas dan Tingkatkan Kemampuan, Basarnas Gelar Pelatihan Bersama

Setelah sebelumnya membuka Rakor SAR 2018 di Pengeran Hotel, Selasa (07/08/18) Basarnas kembali lanjutkan dengan gelaran pembekalan kemampuan penanganan bencana di Danau Buatan Rumbai Pesisir

Riauterkini - PEKANBARU - Badan Pencarian dan Pertolongan atau yang akrab disebut Basarnas gelar program pelatihan penanganan bencana. Terdapat sekitar 44 peserta ikut dalam pelatihan yang dijadwalkan hingga Jum'at (10/08/18) mendatang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru, Gede Darmada menjelaskan pelatihan ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para peserta yang terdiri dari berbagai instansi dan juga praktisi serta relawan yang berpotensi Search And Rescue (SAR).

"Kita juga ingin membangun kekompakan dalam usaha pencarian dan pertolongan kepada semua pihak agar jika terjadi bencana kita siap dan maksimal dalam penanganannya," katanya.

Menurutnya, dengan kemampuan yang bukan hanya dalam managemen namun juga kemampuan yang cukup dilapangan, akan sangat membantu jika terjadi bencana. Baik itu bencana alam atau pun kecelakaan. Sehingga seluruh instansi dan relawan dapat menempatkan diri dengan tepat dalam membantu penanganan tersebut.

Dalam tiga hari pelatihan, 44 peserta ini dibekali dengan berbagai pengetahuan. Baik itu materi tatacara penangan yang baik hingga praktik di lapangan. Diantaranya yakni pembekalan cara menangani pendarahan dan syok, cidera alat gerak, dan pemindahan korban.

Ada juga pelatihan Run Swim Run yang langsung dilakukan di Danau Buatan. Pelatihan ini meliputi metode pertolongan dalam air, akses dan pertolongan, bahkan juga di dalamkan lagi dengan gekaran simulasi.

"Sektor perairan memang menjadi fokus kita. Dimana memang disektor air kita sedikit kesulitan dengan kondisi air sungai di wilayah Riau. Dimana airnya lebih keruh dengan penglihatan hanya beberapa meter saja. Namun, tetap kita upayakan semaksimal mungkin dalam melakukan penanganan jika terjadi bencana atau pun kecelakaan di perairan Riau," tambahnya.

Sementara terkait kesiapan, Gede juga menjelaskan saat ini sarana dan prasarana Basarnas di Riau dinilai cukup. Dimana pihaknya memiliki 4 prahu karet, 2 rigit dengan kapasitas yg lebih besar. Ada juga 4 kapal terdiri di 1 panjang 36 meter dan 1 kapal 12 meter.

"Untuk 4 kapal ini kita tempatkan dibeberapa wilayah di Riau. Seperti di Dumai, Siak, dan Tembilahan. Ini kita maksudkan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat," singkatnya.***(rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan
- Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam
- Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau
- ‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan
- Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu

- Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut
- Elevasi Menurun, Bukaan Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dipertahankan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com