Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 April 2019 19:14
Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Sabtu, 20 April 2019 18:17
Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri

Sabtu, 20 April 2019 16:43
Gebyar Undian Service ke AHASS, Service Honda, Dapet Honda

Sabtu, 20 April 2019 16:42
PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen

Sabtu, 20 April 2019 14:21
DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif

Sabtu, 20 April 2019 08:50
Bupati Inhil : RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan

Sabtu, 20 April 2019 07:10
Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL

Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Agustus 2018 21:17
Lokasi Sulit Dijangkau dan Sumber Air Jauh, 20 Hektar Lahan di Bukit Suligi Rohul Terbakar

Puluhan hektar lahan dan kebun sawit di kawasan Bukit Suligi, Rohul ludes terbakar. Petugas kesulitan lakukan pemadaman karena lokasi sulit dijangkau dan sumber air jauh.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekira 20 hektar lahan hutan dan kebun kelapa sawit masyarakat di kawasan Bukit Suligi areal Kulim Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ludes terbakar.

Informasi dirangkum, kebakaran di kawasan‎ dilindungi negara di titik koordinat 029'30", 100 37'38", 317,0m. Asap mulai terlihat pada Ahad pagi (19/8/2018) sekira pukul 08.00 WIB.‎

Proses penangan atau pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di kawasan Bukit Suligi areal Kulim Desa Kumain‎ ditinjau langsung oleh Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Beny Setiyanto dan Kapolsek Tandun AKP Nurman.

Pemadaman Karlahut di kawasan Bukit Suligi areal Kulim yang belum diketahui siapa pemiliknya ini melibatkan 34 personel, terdiri 18 anggota TNI,‎ 10 personel Polsek Tandun, 3 orang dari Masyarakat Peduli Api (MPA).‎

Informasi masyarakat, kondisi lahan di Bukit Suligi areal Kulim yang terbakar seperti‎ bekas imas tumbang, dan semak telah mengering.

Proses pemadaman terkendala karena sulitnya lokasi yang berbukit‎. Selain cuaca panas, tiupan angin yang cukup kencang menyulitkan petugas melakukan pemadaman.

‎Karena sulitnya lokasi Karlahut dijangkau, petugas berkoordinasi dengan BNPB Provinsi Riau, meminta bantuan pemadaman dilakukan melalui udara, yakni water bombing menggunakan helikopter, sebab lokasi sulit dijangkau, dan sumber air sulit.

Informasi terakhir, petugas gabungan masih berjibaku‎ memadamkan Karlahut di kawasan Bukit Suligi areal Kulim Desa Kumain, Kecamatan Tandun hingga Ahad malam.

Petugas masih kesulitan dengan kondisi lokasi. Selain itu, sulitnya mendapatkan sumber air menyulitkan petugas gabungan melakukan pemadaman, hingga api‎ meludeskan tanaman kelapa sawit masyarakat.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau

- Cegah Banjir, Dinas PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Bersihkan Drainase
- Bocah 5 Tahun di Morong Inhu Diterkam Buaya
- Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya
- Buaya Tangkapan Warga Dititip di Kasang Kulim
- Manfaatkan Lahan Marginal, Warga Kualu Nenas Panen Raya Semangka 30 Ton
- Tanggulangi Karhutla, Riau Ajukan Tambahan Helikopter


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com