Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 September 2018 23:17
Setelah Peroleh Penghadangan di Bengkalis, GP Ansor "Balik Kanan" ke Pekanbaru

Ahad, 23 September 2018 22:05
PKS Riau Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye

Ahad, 23 September 2018 22:01
Mobil Ketua Komisi B DPRD Kuansing dirusak OTK di Bandara SSQ II

Ahad, 23 September 2018 21:54
Tolak Acara di Bengkalis, Ratusan Warga Hadang dan Rusak Mobil GP Ansor

Ahad, 23 September 2018 18:44
Seorang Remaja di Tembilahan Hulu, Inhil Tewas Ditikam

Ahad, 23 September 2018 18:40
Habib Salim Segaf Al Jufri Resmikan Tagar #AyoLebihBaik

Ahad, 23 September 2018 16:07
Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil


Ahad, 23 September 2018 16:04
..Rusak Parah, Pelajar di Bengkalis Ini Berinisiatif Goro Perbaiki Jalan

Ahad, 23 September 2018 15:16
Usai Terima SK, Tim Prabowo-Sandi Siapkan 5 Langkah Pemenangan di Riau

Ahad, 23 September 2018 14:13
Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Agustus 2018 21:17
Lokasi Sulit Dijangkau dan Sumber Air Jauh, 20 Hektar Lahan di Bukit Suligi Rohul Terbakar

Puluhan hektar lahan dan kebun sawit di kawasan Bukit Suligi, Rohul ludes terbakar. Petugas kesulitan lakukan pemadaman karena lokasi sulit dijangkau dan sumber air jauh.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekira 20 hektar lahan hutan dan kebun kelapa sawit masyarakat di kawasan Bukit Suligi areal Kulim Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ludes terbakar.

Informasi dirangkum, kebakaran di kawasan‎ dilindungi negara di titik koordinat 029'30", 100 37'38", 317,0m. Asap mulai terlihat pada Ahad pagi (19/8/2018) sekira pukul 08.00 WIB.‎

Proses penangan atau pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di kawasan Bukit Suligi areal Kulim Desa Kumain‎ ditinjau langsung oleh Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Beny Setiyanto dan Kapolsek Tandun AKP Nurman.

Pemadaman Karlahut di kawasan Bukit Suligi areal Kulim yang belum diketahui siapa pemiliknya ini melibatkan 34 personel, terdiri 18 anggota TNI,‎ 10 personel Polsek Tandun, 3 orang dari Masyarakat Peduli Api (MPA).‎

Informasi masyarakat, kondisi lahan di Bukit Suligi areal Kulim yang terbakar seperti‎ bekas imas tumbang, dan semak telah mengering.

Proses pemadaman terkendala karena sulitnya lokasi yang berbukit‎. Selain cuaca panas, tiupan angin yang cukup kencang menyulitkan petugas melakukan pemadaman.

‎Karena sulitnya lokasi Karlahut dijangkau, petugas berkoordinasi dengan BNPB Provinsi Riau, meminta bantuan pemadaman dilakukan melalui udara, yakni water bombing menggunakan helikopter, sebab lokasi sulit dijangkau, dan sumber air sulit.

Informasi terakhir, petugas gabungan masih berjibaku‎ memadamkan Karlahut di kawasan Bukit Suligi areal Kulim Desa Kumain, Kecamatan Tandun hingga Ahad malam.

Petugas masih kesulitan dengan kondisi lokasi. Selain itu, sulitnya mendapatkan sumber air menyulitkan petugas gabungan melakukan pemadaman, hingga api‎ meludeskan tanaman kelapa sawit masyarakat.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com