Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK RI Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor


Jum’at, 21 September 2018 17:03
KPU Sosialisasikan PKPU dan Dana Kampanye ke Pengurus dan Caleg Partai Golkar Rohul

Jum’at, 21 September 2018 17:00
Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 September 2018 09:38
Riau Mulai Bebas Karlahut, Dua Helikopter Digeser ke Sumsel dan Kalbar

Kebakaran lahan di Riau berhasil diatasi. Sudah seminggu bebas asap. Karena itu, BNPP menggeser dua helikopter ke provinsi lain.

Riauterkini - PEKANBARU - Sudah seminggu Riau bebas hotspot termasuk pagi ini. Kondisi ini diharapkan akan terus bertahan dan dipertahankan.

Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Senin (10/9/18). Mantan Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru ini juga menyebutkan, prestasi ini tidak terlepas berkas kerja keras seluruh pihak yang tergabung dalam Satgas Karhutla Riau dan elemen masyarakat lainnya termasuk kabupaten kota.

"Sudah seminggu kita tak ada lagi hotspot. Mudah-mudahan terus bertahan dan bertahan kondisi seperti ini," kata Sanger.

Bahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah memindahkan dua unit helikopter MI 171 dan Bell 214 masing-masing ke Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat.

Meski begitu, Sanger mengaku tak ingin jumawa. Karena antisipasi terus dilakukan oleh tim Satgas baik udara dan darat. Koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus dilakukan.

"Dua dari enam heli yang ditempatkan di Riau, digeser ke Palembang dan Kalbar sudah hampir sebulan. Di Palembang kita tahukan ada Asian Games di Kalbar memang Karhutla di sana sudah parah. Jadi sekarang heli di Riau tinggal empat lagi. Kita terus berupaya kalau ada Karhutla kita langsung padamkan," papar Sanger.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud
- Bikin Jera Pembuang Sampah Sembarangan, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Maksimal
- Ini dia Penyebab Banjir di Sungai Sail:
Bangunan di Tengah Sungai, Sampah dan Ketidak Pedulian Masyarakat



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com