Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 15 Nopember 2018 21:50
2019, UMK Bengkalis Diusulkan Naik 2,95% Dari Tahun Ini

Kamis, 15 Nopember 2018 20:51
Besok, Cawapres Maaruf Amin Kunjungi Riau

Kamis, 15 Nopember 2018 20:17
Dihadapan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional

Kamis, 15 Nopember 2018 18:55
Pasca Banjir Dandim 0302 Inhu Tinjau Areal Perswahan di Kuansing

Kamis, 15 Nopember 2018 17:07
EMP MSSA Gelar Sosialisasi Publik Kegiatan Pemboran MSTB-02

Kamis, 15 Nopember 2018 17:04
Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang

Kamis, 15 Nopember 2018 16:27
Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga


Kamis, 15 Nopember 2018 16:23
Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan


Kamis, 15 Nopember 2018 16:14
Aksi Kirab Kota, Taruna AAL Angkatan 64 Pukau Masyarakat Dumai

Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 September 2018 19:56
Warga Riau Kompleks Dukung Gerakan Kurangi Sampah Plastik

Mengurangi sampah plastik di Riau Kompleks, manajemen PT RAPP membuat kegiatan pembagian kantong belanja berbahan non-plastik. Ribuan kantong tersebut dibagikan ke warga Riau Kompleks di Food Court

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI-Mengurangi sampah plastik di Riau Kompleks, manajemen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) membuat kegiatan pembagian kantong belanja berbahan non-plastik. Ribuan kantong tersebut dibagikan ke warga Riau Kompleks di Food Court, Senin (10/9).

Gerakan ini disambut positif oleh masyarakat Riau Kompleks. Salah satunya, Reni Yuliati, istri karyawan. “Saya rasa gerakan ini bagus untuk mengurangi sampah plastik. Karena selama ini tanpa sadar kita kan selalu belanja dengan menggunakan plastik,” kata Reni.

Menurut Reni, sampah plastik tersebut sulit terurai dalam tanah,membutuhkan waktu bertahun- dan ini akan menimbulkan permasalahan tersendiri dalam penanganannya.

"Jadi kami sebagai warga Riau Kompleks mendukung adanya gerakan ini. Sekalian menyelamatkan bumi," tutur Reni.

CI Champion BG Bussiness Continiuos Improvement Department (BCID) RAPP, Ratna Bunga mengatakan gerakan ini sebagai bentuk dukungan perusahaan dan karyawan beserta keluarga terhadap lingkungan.

"Melihat permasalahan sampah plastik yang ada di Indonesia, Manajemen RAPP ingin ikut berkontribusi mengurangi penggunaannya. Manajemen ingin mulai dari hal kecil. Gerakan diet kantong plastik ini harapannya bisa mengubah mindset masyarakat Riau Kompleks,” ujar Ratna.

Kedepan, pihaknya akan mengembangkan gerakan mengurangi penggunaan plastik ini ke kantin maupun siswa-siswi di Sekolah Global Andalan dan Mutiara Harapan, kemudian ke Komunitas yang ada di Riau Kompleks. Gerakan ini sebagai wujud kontribusi kami untuk lingkungan dan harapannya bisa berkelanjutan. ***(rls)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darussalam Ditemukan Meninggal dan Penuh Luka
- Ratusan Rumah di Dua Desa Kecamatan Rambah Samo Terendam Banjir
- Hilang Saat Mandi,
Bocah Berusia 7 Tahun di Bonai Darussalam Diduga Diterkam Buaya

- Jalan Lintas Duri - Dumai Kembali Alami Macet Horor
- Dikepung Banjir, Banyak Drainase di Pekanbaru Tersumbat
- Banjir di Inhu Kembali Telan Korban Jiwa
- Banjir di Riau, Komisi V Minta BPBD Tingkatkan Penanganan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com