Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 Mei 2019 23:22
Bus Medan Jaya Vs Truck Tronton, Puluhan Penumpang Terluka

Ahad, 26 Mei 2019 17:27
BOB Laporkan Pencurian Minyak ke Polisi

Ahad, 26 Mei 2019 17:22
Rektor UIR Ajak Mahasiswa Bangun Kemitraan dengan Berbagai Pihak

Ahad, 26 Mei 2019 16:11
Lebaran, Bengkalis Siapkan 7 Posko Pelayanan Arus Mudik Balik

Ahad, 26 Mei 2019 15:10
Jelang Lebaran,
Kalangan di Bengkalis Desak Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Poros


Ahad, 26 Mei 2019 14:06
Ketua DPRD Kuansing Buka MTQ Desa Ujung Tanjung Siberakun Benai

Ahad, 26 Mei 2019 14:00
Disebut Mantan Napi, Dirut BUMD Pelalawan 'Digoyang'

Ahad, 26 Mei 2019 13:50
Kecelakaan Maut Tewaskan Seorang Pelajar di Pelalawan

Ahad, 26 Mei 2019 12:46
Kembali, Satlantas Polres Bengkalis Tertibkan Balapan Liar di Duri

Ahad, 26 Mei 2019 06:58
PLN Bikin Gubri Geram, Perayaan Waisak Nasional Tanpa Listrik


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 September 2018 16:57
Iming-imingi Uang Rp2 Ribu, Kakek Pedofil di Pekanbaru Ini Cabuli 8 Bocah Perempuan

Kakek pedofil berusia 63 tahun ini, dikabarkan telah mencabuli delapan bocah perempuan anak tetangganya sendiri.

Riauterkini-PEKANBARU-Bukannya menjadi contoh yang baik, Darwin alias Win (63) justru menjadi sosok yang menakutkan bagi anak-anak dibawah umur di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Diponegoro III, RT 002/RW 008, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sail. Bagaimana tidak, pria 'bau tanah' yang bahkan telah memiliki cucu tersebut tega mencabuli 8 bocah perempuan yang merupakan anak-anak dari tetangganya sendiri.

Parahnya, perbuatan bejat itu sudah dilakukan tersangka sejak 2016 silam. Menurut Kapolsek Lima Puluh, Kompol Angga F Herlambang, dalam melakukan aksi asusila tersebut, tersangka juga mengiming-ngimingi para korbannya dengan uang Rp2 ribu.

Perbuatan tersangka sendiri, sambungnya, baru terbongkar setelah salah satu korbannya berani menceritakan pada orang tuanya pada 30 Agustus 2018 lalu. Orang tua korban yang tak terima atas perbuatan tersangka pun langsung melapor ke Polsek Lima Puluh dan saat itupula polisi bergerak cepat mengamankan si kakek predator anak tersebut.

"Korban pencabulan tersangka ada 8 orang. Rata-rata berusia 2-8 tahun. Saat kejadian, korban sedang bermain dengan cucu tersangka di rumahnya. Kemudian diimingi uang Rp2 ribu. Setelah itu tersangka pun melakukannya (mencabuli korban)," ujarnya kepada riauterkini.com, Rabu (26/09/18).

Masih kata Angga, dari pengakuan tersangka, pencabulan itu dilakukan tersangka karena terbawa nafsu sesaat. Meski tidak sampai mengarah ke hubungan layaknya suami istri, namun karena sudah terdorong oleh nafsu, tanpa pikir panjang tersangka tega menjamah kemaluan korbannya.

Sementara itu selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berbagai helai pakaian beserta pakaian dalam anak-anak.

"Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 82 Ayat 4 UU No 17 tentang Perlindungan Anak," singkatnya.*(gas)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Akan Dibawa ke Malaysia, 77,4 Ribu Bibit Baby Lobster Diamankan Polairud Polda Riau
- Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau
- Tim BBKSDA Riau Musnahkan Sawit di GSK
- Madu Asli Masih Bisa Ditemukan di Kuansing
- Tim Verifikasi KLA Sambangi Pekanbaru, Walikota Expos Visi dan Misi Smart City Madani
- Restorasi Ekosistem Riau Sukses jaga Habitat Satwa Dilindungi
- RAPP Paparkan Kesuksesan RER, Lestarikan Kawasan Gambut dan Cegah Karlahut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com