Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur

Senin, 10 Desember 2018 10:25
Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan

Senin, 10 Desember 2018 10:18
Vakum Beberapa Tahun, IMUB se- Sumbar Kembali Eksis

Senin, 10 Desember 2018 09:55
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine

Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 September 2018 16:57
Iming-imingi Uang Rp2 Ribu, Kakek Pedofil di Pekanbaru Ini Cabuli 8 Bocah Perempuan

Kakek pedofil berusia 63 tahun ini, dikabarkan telah mencabuli delapan bocah perempuan anak tetangganya sendiri.

Riauterkini-PEKANBARU-Bukannya menjadi contoh yang baik, Darwin alias Win (63) justru menjadi sosok yang menakutkan bagi anak-anak dibawah umur di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Diponegoro III, RT 002/RW 008, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sail. Bagaimana tidak, pria 'bau tanah' yang bahkan telah memiliki cucu tersebut tega mencabuli 8 bocah perempuan yang merupakan anak-anak dari tetangganya sendiri.

Parahnya, perbuatan bejat itu sudah dilakukan tersangka sejak 2016 silam. Menurut Kapolsek Lima Puluh, Kompol Angga F Herlambang, dalam melakukan aksi asusila tersebut, tersangka juga mengiming-ngimingi para korbannya dengan uang Rp2 ribu.

Perbuatan tersangka sendiri, sambungnya, baru terbongkar setelah salah satu korbannya berani menceritakan pada orang tuanya pada 30 Agustus 2018 lalu. Orang tua korban yang tak terima atas perbuatan tersangka pun langsung melapor ke Polsek Lima Puluh dan saat itupula polisi bergerak cepat mengamankan si kakek predator anak tersebut.

"Korban pencabulan tersangka ada 8 orang. Rata-rata berusia 2-8 tahun. Saat kejadian, korban sedang bermain dengan cucu tersangka di rumahnya. Kemudian diimingi uang Rp2 ribu. Setelah itu tersangka pun melakukannya (mencabuli korban)," ujarnya kepada riauterkini.com, Rabu (26/09/18).

Masih kata Angga, dari pengakuan tersangka, pencabulan itu dilakukan tersangka karena terbawa nafsu sesaat. Meski tidak sampai mengarah ke hubungan layaknya suami istri, namun karena sudah terdorong oleh nafsu, tanpa pikir panjang tersangka tega menjamah kemaluan korbannya.

Sementara itu selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berbagai helai pakaian beserta pakaian dalam anak-anak.

"Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 82 Ayat 4 UU No 17 tentang Perlindungan Anak," singkatnya.*(gas)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur
- Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang
- Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai
- Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan
- Waspada Banjir, PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Pintu Pelimpah
- Tiga Kecamatan di Kampar Diterjang Banjir
- Buaya Sepanjang Tiga Meter Berkeliaran Saat Banjir di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com