Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Pebruari 2019 08:17
237 Honorer Lulus Administrasi P3K  Pemkab Bengkalis

Kamis, 21 Pebruari 2019 08:12
Ketika Ketua Komisi.C DPRD Kuansing Bantu dan Ajak Marsono Pelesiran ke Teluk Kuantan

Rabu, 20 Pebruari 2019 23:00
Edarkan Shabu, Pasangan Suami Istri Warga Karya Indah ini diciduk Polsek Tapung

Rabu, 20 Pebruari 2019 20:51
Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Kredit Kelompok Tani Dengan BNI

Rabu, 20 Pebruari 2019 18:07
Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:25
Miris, Gedung Parkir Senilai Rp 4,7 Miliar di Duri, Bengkalis Mulai Beralih Fungsi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Oktober 2018 15:24
Diamuk Beruang, Pasutri di Kuansing Ini Luka-luka

Pasangan suami istri di Kuansing ini, mengalami luka cakar di sejumlah bagian tubuhnya setelah diamuk seekor beruang saat menyadap karet di kebun mereka.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Abu Hanifah dan istrinya Sulai mengalami nasib naas setelah diamuk beruang di kebun miliknya, Rabu (10/10/2018) siang.

Kejadian ini, berlangsung sekira pukul 09.00 WIB saat keduanya sedang menyadap karet di desa Teratak Baru, Kecamatan Kuantan Hilir.

Dari kejadian ini, keduanya mengalami luka robek akibat cakaran beruang. Abu Hanifah, mendapat luka di bagian muka dan kepala, sementara istrinya mendapat luka robek dibagian paha.

Oleh warga, tak lama usai kejadian mereka dilarikan ke Puskesmas, Abu Hanifah yang mengalami luka cukup parah dirujuk ke RSUD Telukkuantan.

Sedangkan Sulai, Istrinya Abu Hanifah, dirawat di Puskesmas setempat, karena tidak terlalu mengalami luka yang cukup parah.

Dari keterangan warga setempat, Epi (47) awal kejadian ini diketahui, ketika keponakan korban yang juga menyadap karet tak jauh dari lokasi mendengar orang minta tolong.

Lalu kata Epi, keponakannya ini menghampiri suara minta tolong tersebut, saat dijumpai korban sudah tergelatak bersimbah darah dan langsung ditolong masyarakat untuk dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Sementara, atas kejadian ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian hingga berita ini dilayangkan.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing
- Sambut Hari Peduli Sampah 2019, Polair, FKPM dan Netral 'Bungkus' Sampah Pantai di Bengkalis
- Lahan Gambut di Pulau Bengkalis Terbakar
- Gajah Masuk Rumbai, BBKSDA Turunkan Tim
- Dukung Status Siaga Karhutla di Riau,
BPBD Ajukan Pengadaan Helikopter Water Boombing ke Pusat

- Gubri Tetapkan Status Siaga Karhutla Hingga Oktober Mendatang
- Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com