Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Mei 2019 22:46
Wabup Inhil: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an

Selasa, 21 Mei 2019 22:10
Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 21:06
Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper

Selasa, 21 Mei 2019 20:51
Prime Park Hotel Pekanbaru Undang Ratusan Anak Yatin Berbuka Puasa Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 20:49
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 19:29
Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda

Selasa, 21 Mei 2019 19:26
Kejari Kuansing Gelar Bukber Bersama Dengan Awak Media

Selasa, 21 Mei 2019 18:14
Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan

Selasa, 21 Mei 2019 18:06
Santuni Anak Yatim, APHI Komda Riau Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 17:31
Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Oktober 2018 15:24
Diamuk Beruang, Pasutri di Kuansing Ini Luka-luka

Pasangan suami istri di Kuansing ini, mengalami luka cakar di sejumlah bagian tubuhnya setelah diamuk seekor beruang saat menyadap karet di kebun mereka.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Abu Hanifah dan istrinya Sulai mengalami nasib naas setelah diamuk beruang di kebun miliknya, Rabu (10/10/2018) siang.

Kejadian ini, berlangsung sekira pukul 09.00 WIB saat keduanya sedang menyadap karet di desa Teratak Baru, Kecamatan Kuantan Hilir.

Dari kejadian ini, keduanya mengalami luka robek akibat cakaran beruang. Abu Hanifah, mendapat luka di bagian muka dan kepala, sementara istrinya mendapat luka robek dibagian paha.

Oleh warga, tak lama usai kejadian mereka dilarikan ke Puskesmas, Abu Hanifah yang mengalami luka cukup parah dirujuk ke RSUD Telukkuantan.

Sedangkan Sulai, Istrinya Abu Hanifah, dirawat di Puskesmas setempat, karena tidak terlalu mengalami luka yang cukup parah.

Dari keterangan warga setempat, Epi (47) awal kejadian ini diketahui, ketika keponakan korban yang juga menyadap karet tak jauh dari lokasi mendengar orang minta tolong.

Lalu kata Epi, keponakannya ini menghampiri suara minta tolong tersebut, saat dijumpai korban sudah tergelatak bersimbah darah dan langsung ditolong masyarakat untuk dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Sementara, atas kejadian ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian hingga berita ini dilayangkan.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tim BBKSDA Riau Musnahkan Sawit di GSK
- Madu Asli Masih Bisa Ditemukan di Kuansing
- Tim Verifikasi KLA Sambangi Pekanbaru, Walikota Expos Visi dan Misi Smart City Madani
- Restorasi Ekosistem Riau Sukses jaga Habitat Satwa Dilindungi
- RAPP Paparkan Kesuksesan RER, Lestarikan Kawasan Gambut dan Cegah Karlahut
- Basarnas Kerahkan Penyelam, Cari Pelajar Rohul Hilang di Sungai
- Ngopi PWI Riau-KLHK Soroti Populasi Harimau dan Gajah di Sumatera


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com