Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur

Senin, 10 Desember 2018 10:25
Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan

Senin, 10 Desember 2018 10:18
Vakum Beberapa Tahun, IMUB se- Sumbar Kembali Eksis

Senin, 10 Desember 2018 09:55
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine

Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 21:09
Hujan 1 Jam Lebih, Kota Telukkuantan Jadi Lautan

Tingginya curah hujan di Telukkuantan, Kuansing sempat membuat aktifitas masyarakat lumpuh. Genangan air merata di seluruh kota.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Lebih kurang 1 setengah jam hujan lebat mengguyur Kuansing dan sekitarnya Kamis (11/10/2018) sore. Hujan yang cukup deras ini membuat Kota Telukkuantan sempat mati total karna genangan air seperti lautan.

Ketinggianya hampir 1 meter, mobil Cold Diesel yang terparkir di bahu jalan depan bangk Riaukepri terlihat terjebak, kondisi bannya tampak tenggelam oleh genangan air hujan.

Tidak hanya itu, bahkan air hujan, juga masuk ke dalam Tokoh yang berjejer di Jalan Imam Munandar ini.

Fines, warga Telukkuantan, sempat mengabadikan melalui ponsel androit miliknya, kondisi air yang menggenangi Pasar Taluk tersebut.

"Ya, sudah seperti laut saja, bisa untuk arena pacu jalur juga saking dalamnya," ujar Fines kepada Riauterkini.com, Kamis malam.

Kondisi ini, juga sempat membuat arus lalu laintas lumpuh total, karena tak bisa dilalui. Pasalnya genangan air cukup tinggi dan deras.

Genangan air yang cukup dalam ini, juga dimanfaatkan oleh anak-anak menjadi tempat bermian, dengan menerjang derasnya genangan air.

Sementara, dari pantauan Riauterkini.com, saat ini genangan air sudah mulai surut, aktifitas kembali normal setelah hujan reda.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur
- Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang
- Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai
- Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan
- Waspada Banjir, PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Pintu Pelimpah
- Tiga Kecamatan di Kampar Diterjang Banjir
- Buaya Sepanjang Tiga Meter Berkeliaran Saat Banjir di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com