Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 13:27
TMMD Bangun 6 Rumah Warga Kurang Mampu di Seberang Gunung

Senin, 18 Pebruari 2019 13:22
Disaksikan Caleg DPR RI, PBB Lantik Pengurus Ranting di Duri

Senin, 18 Pebruari 2019 13:17
Adi Sukemi Ketuai Taekwondo Indonesia Pengcab Pelalawan 2019-2023

Senin, 18 Pebruari 2019 12:18
Vendor RS Pertamina Rekrutmen Naker Tak Lapor Disnakertrans Dumai

Senin, 18 Pebruari 2019 12:13
Wan Thamrin Mulai Berangsur Bawa Pakaian dari Rumah Dinas

Senin, 18 Pebruari 2019 10:35
Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau

Senin, 18 Pebruari 2019 10:21
Sehari Jelang Lengser, Gubri Ingatkan Kerja Optimal dan Jangan Ada Lagi Mogok

Senin, 18 Pebruari 2019 07:39
Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah

Senin, 18 Pebruari 2019 07:20
Musda 3 Pajero Sport Family Riau Chapter Pilih Gusri jadi Ketua

Senin, 18 Pebruari 2019 04:12
13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 21:09
Hujan 1 Jam Lebih, Kota Telukkuantan Jadi Lautan

Tingginya curah hujan di Telukkuantan, Kuansing sempat membuat aktifitas masyarakat lumpuh. Genangan air merata di seluruh kota.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Lebih kurang 1 setengah jam hujan lebat mengguyur Kuansing dan sekitarnya Kamis (11/10/2018) sore. Hujan yang cukup deras ini membuat Kota Telukkuantan sempat mati total karna genangan air seperti lautan.

Ketinggianya hampir 1 meter, mobil Cold Diesel yang terparkir di bahu jalan depan bangk Riaukepri terlihat terjebak, kondisi bannya tampak tenggelam oleh genangan air hujan.

Tidak hanya itu, bahkan air hujan, juga masuk ke dalam Tokoh yang berjejer di Jalan Imam Munandar ini.

Fines, warga Telukkuantan, sempat mengabadikan melalui ponsel androit miliknya, kondisi air yang menggenangi Pasar Taluk tersebut.

"Ya, sudah seperti laut saja, bisa untuk arena pacu jalur juga saking dalamnya," ujar Fines kepada Riauterkini.com, Kamis malam.

Kondisi ini, juga sempat membuat arus lalu laintas lumpuh total, karena tak bisa dilalui. Pasalnya genangan air cukup tinggi dan deras.

Genangan air yang cukup dalam ini, juga dimanfaatkan oleh anak-anak menjadi tempat bermian, dengan menerjang derasnya genangan air.

Sementara, dari pantauan Riauterkini.com, saat ini genangan air sudah mulai surut, aktifitas kembali normal setelah hujan reda.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau
- Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah
- Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan

- Karhutla Meluas, Bengkalis Tetapkan Status Darurat
- Suami Tewas dan Istri Kritis, Pasutri di Duri Tertabrak Truk
- Bengkalis Tetapkan Status Darurat Kabut Asap dan Karhutla
- Kabut Asap, Warga Dumai Mulai Gunakan Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com