Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 21:23
Hadapi Persaingan Global, Peradi Pekanbaru Siapkan Advokat Menguasi Bahasa Inggris

Sabtu, 25 Mei 2019 20:20
Tim PKM Edu-PHOTSIC Universitas Riau Show di SMAN 2 Siak Hulu

Sabtu, 25 Mei 2019 16:14
Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019

Sabtu, 25 Mei 2019 16:09
Wisuda UIR Periode II Tahun 2019, Hermanto Duduki Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 25 Mei 2019 14:54
Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa

Sabtu, 25 Mei 2019 14:02
Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa

Sabtu, 25 Mei 2019 13:11
Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing

Sabtu, 25 Mei 2019 13:08
Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 21:09
Hujan 1 Jam Lebih, Kota Telukkuantan Jadi Lautan

Tingginya curah hujan di Telukkuantan, Kuansing sempat membuat aktifitas masyarakat lumpuh. Genangan air merata di seluruh kota.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Lebih kurang 1 setengah jam hujan lebat mengguyur Kuansing dan sekitarnya Kamis (11/10/2018) sore. Hujan yang cukup deras ini membuat Kota Telukkuantan sempat mati total karna genangan air seperti lautan.

Ketinggianya hampir 1 meter, mobil Cold Diesel yang terparkir di bahu jalan depan bangk Riaukepri terlihat terjebak, kondisi bannya tampak tenggelam oleh genangan air hujan.

Tidak hanya itu, bahkan air hujan, juga masuk ke dalam Tokoh yang berjejer di Jalan Imam Munandar ini.

Fines, warga Telukkuantan, sempat mengabadikan melalui ponsel androit miliknya, kondisi air yang menggenangi Pasar Taluk tersebut.

"Ya, sudah seperti laut saja, bisa untuk arena pacu jalur juga saking dalamnya," ujar Fines kepada Riauterkini.com, Kamis malam.

Kondisi ini, juga sempat membuat arus lalu laintas lumpuh total, karena tak bisa dilalui. Pasalnya genangan air cukup tinggi dan deras.

Genangan air yang cukup dalam ini, juga dimanfaatkan oleh anak-anak menjadi tempat bermian, dengan menerjang derasnya genangan air.

Sementara, dari pantauan Riauterkini.com, saat ini genangan air sudah mulai surut, aktifitas kembali normal setelah hujan reda.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Akan Dibawa ke Malaysia, 77,4 Ribu Bibit Baby Lobster Diamankan Polairud Polda Riau
- Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau
- Tim BBKSDA Riau Musnahkan Sawit di GSK
- Madu Asli Masih Bisa Ditemukan di Kuansing
- Tim Verifikasi KLA Sambangi Pekanbaru, Walikota Expos Visi dan Misi Smart City Madani
- Restorasi Ekosistem Riau Sukses jaga Habitat Satwa Dilindungi
- RAPP Paparkan Kesuksesan RER, Lestarikan Kawasan Gambut dan Cegah Karlahut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com