Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 14 Desember 2018 10:33
Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

Jum’at, 14 Desember 2018 08:51
Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.

Jum’at, 14 Desember 2018 07:40
Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari

Kamis, 13 Desember 2018 21:42
Kominfotik Bengkalis Serahkan e-Mail Sanapati 11 Kecamatan

Kamis, 13 Desember 2018 21:38
Sambut Kehadiran Presiden di Riau, PWNU Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas dan Ketentraman

Kamis, 13 Desember 2018 20:43
Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk

Kamis, 13 Desember 2018 20:32
Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel

Kamis, 13 Desember 2018 18:46
BI Akui Baru 14 Juta UMKM Dapatkan Pembiayaan Perbankan

Kamis, 13 Desember 2018 18:40
BAZNas Rohul Gelontorkan Rp 50 Juta untuk Bantu 100 Pasien Kategori Miskin di RSUD

Kamis, 13 Desember 2018 17:35
Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 Oktober 2018 14:10
Hampir Setiap Hari Diguyur Hujan Lebat,
Pemukiman Warga Dua Kecamatan di Bengkalis Terendam Banjir


Hampir setiap hari diguyur hujan lebat, sejumlah kawasan pemukiman warga di dua wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis kebanjiran.

Riauterkini-BENGKALIS- Hampir setiap hari diguyur hujan lebat, dan Kamis (11/10/18) hingga Jum'at (12/10/18) dinihari, sejumlah kawasan pemukiman warga di dua wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis mulai digenangi air atau banjir.

Banjir disebabkan, air yang dialirkan ke sungai dan berdekatan dengan pemukiman warga meluap akibat hujan lebat tersebut. Genangan terparah dilaporkan terjadi di Dusun Simpang Baru, Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis. Ketinggian air disebutkan dari setinggi lutut orang desa hingga setinggi lebih dari satu meter dan merendam ratusan rumah di wilayah itu. Dan disebutkan warga setempat banjir terparah yang pernah terjadi.

Pantauan dan informasi di lapangan, selain di Desa Teluk Latak, air hujan intensitas tinggi juga menggenangi sejumlah pemukiman warga di Desa Jangkang, Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan. Kemudian pemukiman warga di Desa Wonosari, Desa Senggoro, Kelurahan Damon menuju Desa Wonosari, Desa Pedekik, Kecamatan Bengkalis.

"Banjir ini paling parah, kami hanya bisa pasrah banyak barang yang sudah terendam air dan hanyut," ungkap Aris (33), salah seorang warga Desa Teluk Layak, Jum'at (12/10/18).

Banjir juga memaksa menghentikan aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah yang ada. Seperti di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Desa Teluk Latak, kemudian 'melumpuhkan' aktivitas usaha perabotan di Jalan Poros Bantan dan merendam beberapa areal perkantoran di Jalan Pertanian.

"Iya hujannya memang sangat deras dari semalam hingga dini hari. Sejumlah kawasan rumah sudah terendam banjir," ungkap Zulkarnain warga Desa Wonosari Barat.

Warga berharap bagi terdampak banjir parah mendapatkan bantuan dari pemerintah, untuk meringankan beban mereka. Selain itu juga melakukan menormalisasi sungai yang ada untuk meminimalisir banjir ketika hujan dengan curah yang tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Yuhelmi ketika dikonfirmasi mengaku langsung melakukan pemantauan ke sejumlah titik banjir. Puluhan petugas dan sarana seperti perahu karet sudah dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak banjir.

"Kita sudah kerahkan petugas untuk membantu warga. Untuk terparah baru terdata di Desa Teluk Latak Dusun Simpang Baru dan pemukiman di Jalan SD4 Kelurahan Damon menuju Wonosari Barat," katanya seraya mengimbau agar para orang tua selalu selalu mengawasi anak-anaknya ketika bermain genangan air.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Sejumlah Ruas Jalan Aspal Mulai Terendam, Limpahan Air PLTA Koto Panjang Tiba di Pelalawan
- Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan
- Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam
- Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau
- ‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan
- Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu

- Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com