Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 12:18
Vendor RS Pertamina Rekrutmen Naker Tak Lapor Disnakertrans Dumai

Senin, 18 Pebruari 2019 12:13
Wan Thamrin Mulai Berangsur Bawa Pakaian dari Rumah Dinas

Senin, 18 Pebruari 2019 10:35
Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau

Senin, 18 Pebruari 2019 10:21
Sehari Jelang Lengser, Gubri Ingatkan Kerja Optimal dan Jangan Ada Lagi Mogok

Senin, 18 Pebruari 2019 07:39
Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah

Senin, 18 Pebruari 2019 07:20
Musda 3 Pajero Sport Family Riau Chapter Pilih Gusri jadi Ketua

Senin, 18 Pebruari 2019 04:12
13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil

Ahad, 17 Pebruari 2019 22:12
Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar

Ahad, 17 Pebruari 2019 20:37
PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang

Ahad, 17 Pebruari 2019 17:13
Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 Oktober 2018 14:10
Hampir Setiap Hari Diguyur Hujan Lebat,
Pemukiman Warga Dua Kecamatan di Bengkalis Terendam Banjir


Hampir setiap hari diguyur hujan lebat, sejumlah kawasan pemukiman warga di dua wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis kebanjiran.

Riauterkini-BENGKALIS- Hampir setiap hari diguyur hujan lebat, dan Kamis (11/10/18) hingga Jum'at (12/10/18) dinihari, sejumlah kawasan pemukiman warga di dua wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis mulai digenangi air atau banjir.

Banjir disebabkan, air yang dialirkan ke sungai dan berdekatan dengan pemukiman warga meluap akibat hujan lebat tersebut. Genangan terparah dilaporkan terjadi di Dusun Simpang Baru, Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis. Ketinggian air disebutkan dari setinggi lutut orang desa hingga setinggi lebih dari satu meter dan merendam ratusan rumah di wilayah itu. Dan disebutkan warga setempat banjir terparah yang pernah terjadi.

Pantauan dan informasi di lapangan, selain di Desa Teluk Latak, air hujan intensitas tinggi juga menggenangi sejumlah pemukiman warga di Desa Jangkang, Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan. Kemudian pemukiman warga di Desa Wonosari, Desa Senggoro, Kelurahan Damon menuju Desa Wonosari, Desa Pedekik, Kecamatan Bengkalis.

"Banjir ini paling parah, kami hanya bisa pasrah banyak barang yang sudah terendam air dan hanyut," ungkap Aris (33), salah seorang warga Desa Teluk Layak, Jum'at (12/10/18).

Banjir juga memaksa menghentikan aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah yang ada. Seperti di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Desa Teluk Latak, kemudian 'melumpuhkan' aktivitas usaha perabotan di Jalan Poros Bantan dan merendam beberapa areal perkantoran di Jalan Pertanian.

"Iya hujannya memang sangat deras dari semalam hingga dini hari. Sejumlah kawasan rumah sudah terendam banjir," ungkap Zulkarnain warga Desa Wonosari Barat.

Warga berharap bagi terdampak banjir parah mendapatkan bantuan dari pemerintah, untuk meringankan beban mereka. Selain itu juga melakukan menormalisasi sungai yang ada untuk meminimalisir banjir ketika hujan dengan curah yang tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Yuhelmi ketika dikonfirmasi mengaku langsung melakukan pemantauan ke sejumlah titik banjir. Puluhan petugas dan sarana seperti perahu karet sudah dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak banjir.

"Kita sudah kerahkan petugas untuk membantu warga. Untuk terparah baru terdata di Desa Teluk Latak Dusun Simpang Baru dan pemukiman di Jalan SD4 Kelurahan Damon menuju Wonosari Barat," katanya seraya mengimbau agar para orang tua selalu selalu mengawasi anak-anaknya ketika bermain genangan air.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau
- Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah
- Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan

- Karhutla Meluas, Bengkalis Tetapkan Status Darurat
- Suami Tewas dan Istri Kritis, Pasutri di Duri Tertabrak Truk
- Bengkalis Tetapkan Status Darurat Kabut Asap dan Karhutla
- Kabut Asap, Warga Dumai Mulai Gunakan Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com