Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juni 2019 21:09
Status 133 Honorer Pemkab Bengkalis Lulus Seleksi P3K Pusat Belum Jelas

Rabu, 26 Juni 2019 21:05
Aksi Penyelundupan Satwa Senilai Rp.1,4 Miliar Digagalkan

Rabu, 26 Juni 2019 21:03
Sehari, Polres Bengkalis Gulung 5 Pengedar Narkoba di 4 TKP

Rabu, 26 Juni 2019 19:28
Ketua Umum FKIJK Riau Diserahterimakan dari DR. Irvandi Gustari ke Wahyu Sulistiyono

Rabu, 26 Juni 2019 19:23
Produksi Minyak Block Rokan Menurun Sejak 2016

Rabu, 26 Juni 2019 19:00
Peringati HANI, Kampar Ingin Bebas dari Narkoba dan Miliki Rumah Sakit Rehabilitasi

Rabu, 26 Juni 2019 18:56
2019, Pengajuan Cerai di Pekanbaru Meningkat

Rabu, 26 Juni 2019 18:27
Enam Kendaraan Tabrakan Beruntun di Depan Stadion Utama Riau

Rabu, 26 Juni 2019 18:23
Mega Proyek 'Technopark' Pelalawan Dapat Kunjungan 17 Anggota DPR-RI

Rabu, 26 Juni 2019 17:31
Lepas 436 Peserta Kukerta Universitas Riau,‎ Sekda Rohul Pesankan ini ke Mahasiswa


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 12 Oktober 2018 14:10
Hampir Setiap Hari Diguyur Hujan Lebat,
Pemukiman Warga Dua Kecamatan di Bengkalis Terendam Banjir


Hampir setiap hari diguyur hujan lebat, sejumlah kawasan pemukiman warga di dua wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis kebanjiran.

Riauterkini-BENGKALIS- Hampir setiap hari diguyur hujan lebat, dan Kamis (11/10/18) hingga Jum'at (12/10/18) dinihari, sejumlah kawasan pemukiman warga di dua wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis mulai digenangi air atau banjir.

Banjir disebabkan, air yang dialirkan ke sungai dan berdekatan dengan pemukiman warga meluap akibat hujan lebat tersebut. Genangan terparah dilaporkan terjadi di Dusun Simpang Baru, Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis. Ketinggian air disebutkan dari setinggi lutut orang desa hingga setinggi lebih dari satu meter dan merendam ratusan rumah di wilayah itu. Dan disebutkan warga setempat banjir terparah yang pernah terjadi.

Pantauan dan informasi di lapangan, selain di Desa Teluk Latak, air hujan intensitas tinggi juga menggenangi sejumlah pemukiman warga di Desa Jangkang, Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan. Kemudian pemukiman warga di Desa Wonosari, Desa Senggoro, Kelurahan Damon menuju Desa Wonosari, Desa Pedekik, Kecamatan Bengkalis.

"Banjir ini paling parah, kami hanya bisa pasrah banyak barang yang sudah terendam air dan hanyut," ungkap Aris (33), salah seorang warga Desa Teluk Layak, Jum'at (12/10/18).

Banjir juga memaksa menghentikan aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah yang ada. Seperti di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Desa Teluk Latak, kemudian 'melumpuhkan' aktivitas usaha perabotan di Jalan Poros Bantan dan merendam beberapa areal perkantoran di Jalan Pertanian.

"Iya hujannya memang sangat deras dari semalam hingga dini hari. Sejumlah kawasan rumah sudah terendam banjir," ungkap Zulkarnain warga Desa Wonosari Barat.

Warga berharap bagi terdampak banjir parah mendapatkan bantuan dari pemerintah, untuk meringankan beban mereka. Selain itu juga melakukan menormalisasi sungai yang ada untuk meminimalisir banjir ketika hujan dengan curah yang tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Yuhelmi ketika dikonfirmasi mengaku langsung melakukan pemantauan ke sejumlah titik banjir. Puluhan petugas dan sarana seperti perahu karet sudah dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak banjir.

"Kita sudah kerahkan petugas untuk membantu warga. Untuk terparah baru terdata di Desa Teluk Latak Dusun Simpang Baru dan pemukiman di Jalan SD4 Kelurahan Damon menuju Wonosari Barat," katanya seraya mengimbau agar para orang tua selalu selalu mengawasi anak-anaknya ketika bermain genangan air.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Aksi Penyelundupan Satwa Senilai Rp.1,4 Miliar Digagalkan
- ‎Kembali Gulirkan Program Desa Bebas Api, PT RAPP Bertekad 'Zonk-kan' Karhutla
- Warga Cerenti, Kuansing Resah, Kawanan Gajah Berkeliaran di Ladang
- Kawanan Gajah Rusak Tanaman Warga Cerenti, Kuansing
- Warga Cerenti, Kuansing Diserang Buaya Saat Wudhu di Sungai
- Pengembalian Lahan 2.800 Hektar dari PTPN V ke Masyarakat Senamanenek Hampir Final
- Cegah Debu, Dinas PUPR Kuansing Kerahkan Mobil Tangki Siram Jalan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com