Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:05
Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:02
Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 18 Oktober 2018 21:49
Tiga Penyakit Bahaya Ini Harus Diwaspadai Pemilik Hewan di Bengkalis

Distan Bengkalis temukan enam penyakit hewan berbahaya di daerahnya. Yakni penyakit keguguran pada ternak, antraks, hotkolera pada babi, rabies, jembrana dan flu burung.

Riauterkini-BENGKALIS- Ada enam jenis penyakit berbahaya yang dialami oleh hewan, yakni penyakit keguguran pada ternak, antraks, hotkolera pada babi, rabies, jembrana dan flu burung, ada tiga jenis diantaranya sudah ditemukan di Bengkalis dan 'menghantui' khususnya hewan ternak dan peliharaan di Kabupaten Bengkalis. Yakni, penyakit rabies, jembrana pada sapi dan flu burung.

Dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bengkalis, Sapon melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan (Keswan) H.M.Mardani, bahwa tiga penyakit hewan tersebut sudah ditemukan beberapa kasus di daerah ini dan harus dilakukan kontrol.

Pemberian vaksinasinya seperti rabies untuk hewan kucing dan anjing, jembrana yang sering terjadi pada sapi Bali juga harus dilakukan pemeriksaan rutin terhadap sapinya. Dan umumnya sapi Bali mendominasi di Kabupaten Bengkalis, dan terakhir penyakit flu burung yang pernah ditemui terhadap ayam beberapa waktu lalu.

"Tiga jenis penyakit hewan yang ditemukan di Kabupaten Bengkalis ini rutin kita vaksinasi, sementara tiga penyakit lagi meskipun tidak ditemukan kita terus lakukan monitoring agar apabila ada akan cepat ditindaklanjuti," kata H.M.Mardani Kasi Keswan Dinas Pertanian Bengkalis, Kamis, (18/10/18).

Sambung pria yang akrab disapa Heni ini, Distan selain memberikan vaksinasi terhadap hewan, juga rutin melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui bahaya virus tersebut menyerang ternak mereka.

Seperti jembrana yang sering terjadi pada jenis sapi Bali menyerang kekebalan tubuh sapi dan mengakibatkan kematian.

"Untuk mencegah agar sapi bali ini tidak terserang jembrana minimal harus mendapatkan vaksinasi selama 4 tahun berturut turut, dalam satu tahun harus mendapatkan 2 x vaksin dengan rentang jarak 1 bulan sekali," terangnya. Ditambahkan Heni, di Kabupaten Bengkalis sejak 2016 penyakit jembrana tersebut sudah tidak ditemukan, namun Distan tetap melakukan vaksinasi secara intens terhadap sapi khusus sapi Bali.

"Di Kabupaten Bengkalis hampir 90 persen populasinya sapi Bali. Sampai saat ini sapi yang terserang jembrana masih dibawah angka 5 persen. Tetapi melihat dari dampaknya, harus dilakukan penanganan yang lebih, agar produksi sapi terus meningkat," katanya lagi.***(dik)

Foto : Pemberian vaksinasi jembrana terhadap sapi Bali oleh petugas Distan Bengkalis.

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau

- Cegah Banjir, Dinas PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Bersihkan Drainase
- Bocah 5 Tahun di Morong Inhu Diterkam Buaya
- Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya
- Buaya Tangkapan Warga Dititip di Kasang Kulim
- Manfaatkan Lahan Marginal, Warga Kualu Nenas Panen Raya Semangka 30 Ton
- Tanggulangi Karhutla, Riau Ajukan Tambahan Helikopter


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com