Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Januari 2019 10:59
11 Item Pajak Pemko Pekanbaru Bisa Dibayar di Bank dan Gerai Ritel

Senin, 21 Januari 2019 07:24
Ketua PSSI Meranti Sebut Turnamen Futsal Sago Old Star 2019 Bergengsi

Senin, 21 Januari 2019 07:19
Tim Polres Meranti Juara di Turnamen Futsal Sago Old Star 2019

Ahad, 20 Januari 2019 22:28
Nestapa Gadis Belia di Kampar, Diperkosa dan Dirampas HP-nya

Ahad, 20 Januari 2019 22:09
Bedah Rumah Kuli Pendorong Gerobak, Ini Apresiasi dari Plt Bupati Kampar kepada Dandim 0313/KPR

Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Oktober 2018 06:38
Material Longsor Dibersihkan, Jalur Sumbar-Riau Kembali Normal

Jalur utama Riau-Sumbar sudah kembali normal. Sistem buka tutup diakhiri setelah material longsor di Rantau Berangin dibersihkan.

Riauterkini-RANTAU BERANGIN - Setelah sempat diberlakukan buka tutup, arus lalu lintas Jalan Nasional Riau-Sumbar yang tertimbun material longsor di Kilometer (KM) 77, KM 83 dan KM 86 di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar kembali normal.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kasubbag Humas IPTU Deni Yusra yang dihubungi, Selasa (23/10/2018) malam mengatakan, titik longsor di KM 77 adalah titik terakhir yang berhasil dibersihkan sehingga tidak ada lagi material longsor yang menimbun badan jalan baik di KM 83 maupun KM 88.

"Perkembangan terakhir petugas telah berhasil membersihkan jalan sehingga arus lalulintas sudah lancar dari kedua arah," ucap Deni.

Longsor ini diakibat curah hujan yang tinggi di sebagian besar wilayah Kabupaten Kampar beberapa hari terakhir.

Longsor membuat pecahan batu dan tanah menutupi badan jalan, sehingga arus lalulalulintas sempat tertutup sementara menjelang pembersihan material longsor.*(man)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Sepanjang 2019, BRG Targetkan Restorasi 143.000 Hektare Gambut Konsesi Perusahaan Riau
- Petani Muara Bungkal Sambut Program DMPA PT AA-SMF
- Buntut Pembunuhan Burung Enggang oleh Warga,
Pemuka Adat Minta BKSDA Sosialisasikan UU Hewan Dilindungi

- Masyarakat Bandar Alai, Kuansing Dambakan Perbaikan Jakan
- FERT RAPP Siap Antisipasi Karhutla Selama El Nino  
- Banjir Melanda, Sejumlah Desa di Dua Kecamatan di Kampar Terisolir
- RAPP Lakukan Penghijauan di Seluruh Kecamatan di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com