Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 18 Nopember 2018 18:28
Laga Kambing Sepeda Motor, 1 Korban Tewas di Bengkalis

Ahad, 18 Nopember 2018 17:24
‎Serunya Family Gathering Polres Rohul di Objek Wisata Sipogas

Ahad, 18 Nopember 2018 16:35
Buaya Pemangsa Bocah 7 Tahun di Rohul Berhasil Ditangkap Warga Bonai Darussalam

Ahad, 18 Nopember 2018 16:30
Laka Maut di Duri Tewaskan 4 Orang, Polisi Pastikan Sopir Truk Tanki Lalai

Ahad, 18 Nopember 2018 16:26
Baksos, Polsek Cerenti Turun ke Masyarakat Bergotong Royong

Ahad, 18 Nopember 2018 13:33
Dinilai Tak Paham Pemerintahan, DPRD Kembali Akan Panggil Bupati - Wabup

Ahad, 18 Nopember 2018 12:50
Tabrakan Truk Tangki Vs Kijang di Duri, 4 Korban Tewas

Ahad, 18 Nopember 2018 12:02
Sempena HKN, Pernakes Bengkalis Taja Jalan Santai dan Donor Darah di Duri

Ahad, 18 Nopember 2018 09:35
Konsleting Listrik Picu Pabrik Tahu di Airmolek, Inhu Ludes Terbakar

Sabtu, 17 Nopember 2018 21:22
Sejumlah Desa di Bantan, Bengkalis Berpotensi Kembangkan Wisata Pesisir


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Nopember 2018 14:15
Banjir Berangsur Surut,
Hari Kelima, Warga Mulai Diserang Gatal-gatal


Walaupun permukaan banjir berangsur surut, namun sejumlah warga Kuansing yang menjadi korban mulai diserang gatal-gatal.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Sejumlah warga di Kuansing korban banjir, mulai diserang penyakit gatal-gatal. Namun, kondisi air saat ini telah mulai berangsur surut.

"Iya, air sudah agak surut dari semalam. Namun, ada beberapa warga kita diserang penyakit. Mereka mengalami gatal-gatal," ujar Ison, warga Sukaping Kecamtan Pangean, Rabu (7/11/2018) siang kepada Riauterkini.com.

Menurut Ison, penyakit yang menyerang masyarakat ini, disebabkan air kotor yang membanjiri pemukiman masyarakat selama 5 hari lalu, sejak Sabtu lalu.

Tidak hanya diserang penyakit, warga menurutnya juga kesulitan air bersih, karena sejumlah sumur terendam banjir.

Sejauh ini, kata Ison meskipun telah ditetapkan status bencana banjir oleh Pemkab. Namun, tidak satupun bantuan yang diterima.

"Ya kita, juga tidak berharap lagi. Yang jelas kita masih tetap bisa bertahan tanpa bantuan mereka. Kita juga dengar katanya cepat tanggap, tanggap yang mana maksudnya tak jelas juga," kata Ison.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Buaya Pemangsa Bocah 7 Tahun di Rohul Berhasil Ditangkap Warga Bonai Darussalam
- Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil
- Waspada Banjir dan Longsor, BMKG Prediksi Sepekan ke Depan Riau Diguyur Hujan Deras
- Berhasil Dievakuasi dari Bawah Ruko, BBKSDA Riau Kirim Harimau ke Sumbar
- Pasang Spanduk, BBKSDA Riau Peringatkan Konflik Manusia Vs Satwa
- Tim Respon Cepat BBKSDA Riau Lakukan Penyelamatan Harimau Terjebak di Inhil
- Masih Terjebak,
Tim BBKSDA Terus Berupaya Evakuasi Harimau dari Bawah Ruko di Pulau Burung, Inhil



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com