Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

Kamis, 18 Juli 2019 18:56
Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah

Kamis, 18 Juli 2019 18:24
Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat

Kamis, 18 Juli 2019 18:20
Baru Bercerai, Duda di Duri Ditemukan Jadi Mayat

Kamis, 18 Juli 2019 18:00
Gara-gara Berniat Ambil BB, DPO Narkoba Ini Ditangkap Jaksa di Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 17:13
Panen Ikan di Lubuk Larangan Desa Sungai Salak, Bupati dan Sekda Rohul tak dapat Ikan

Kamis, 18 Juli 2019 16:58
Merasa Tertipu, Nasabah PT RFB Akan Lapor ke Polisi

Kamis, 18 Juli 2019 16:35
Bupati Apresiasi Panitia Pacu Jalur Rayon II Kecamatan Pangean

Kamis, 18 Juli 2019 16:32
Demo di Kantor Bupati, Masyarakat Tiga Desa di Tambusai Desak Pemkab Rohul Tuntaskan Lahan KKPA di PT. Hutahaean


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Nopember 2018 14:15
Banjir Berangsur Surut,
Hari Kelima, Warga Mulai Diserang Gatal-gatal


Walaupun permukaan banjir berangsur surut, namun sejumlah warga Kuansing yang menjadi korban mulai diserang gatal-gatal.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Sejumlah warga di Kuansing korban banjir, mulai diserang penyakit gatal-gatal. Namun, kondisi air saat ini telah mulai berangsur surut.

"Iya, air sudah agak surut dari semalam. Namun, ada beberapa warga kita diserang penyakit. Mereka mengalami gatal-gatal," ujar Ison, warga Sukaping Kecamtan Pangean, Rabu (7/11/2018) siang kepada Riauterkini.com.

Menurut Ison, penyakit yang menyerang masyarakat ini, disebabkan air kotor yang membanjiri pemukiman masyarakat selama 5 hari lalu, sejak Sabtu lalu.

Tidak hanya diserang penyakit, warga menurutnya juga kesulitan air bersih, karena sejumlah sumur terendam banjir.

Sejauh ini, kata Ison meskipun telah ditetapkan status bencana banjir oleh Pemkab. Namun, tidak satupun bantuan yang diterima.

"Ya kita, juga tidak berharap lagi. Yang jelas kita masih tetap bisa bertahan tanpa bantuan mereka. Kita juga dengar katanya cepat tanggap, tanggap yang mana maksudnya tak jelas juga," kata Ison.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sukseskan Pacu Jalur 2019, ASN Goro Bersihkan Hotel Kuansing
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Bersihkan Ceceran Crude Oil
- Unilak - Chevron Bantu Masyarakat dengan Program Bank Sampah
- Gondol Tropi Bupati Kampar, SMK Kehutanan Juarai Junggle Track Road to HKAN 2019
- Ikut Apel Siaga, PT RAPP Tingkatkan Patroli dan Pencegahan
- PLHK Resmi Dibuka Wapres JK,
Pemprov Riau dan RAPP Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

- Edukasi Desa Peduli Gambut, BRG Jalin Kerjasama Bersama PT CPI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com