Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Juli 2019 18:01
Diikuti 11 Tim, Menpora U - 12 Cup Bengkalis Resmi Bergulir

Sabtu, 20 Juli 2019 16:33
Minta Tolong Didoakan JCH, Sukiman Akhirnya Mengakui Bakal Maju di Pilkada Rohul 2020

Sabtu, 20 Juli 2019 15:22
Pansus DPRD Bengkalis Bahas Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Bersama Kemendikbud RI

Sabtu, 20 Juli 2019 15:07
Tim Tuan Rumah PODSI Kampar Indonesia Melaju ke Final KIDBF 2019

Sabtu, 20 Juli 2019 15:01
Sekdaprov Riau: Festival Banjar Bisa Jadi Contoh bagi Riau

Sabtu, 20 Juli 2019 13:52
‎Bupati Minta Doa Bisa Mencalonkan Diri di Pilkada 2020,
JCH Rohul Dilepas ke Pekanbaru dari Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian‎


Sabtu, 20 Juli 2019 13:46
Hindari Tabrakan, Satu Truk Terguling di Kuansing

Sabtu, 20 Juli 2019 13:07
Saldo Mendadak Kosong, Bank Mandiri Jamin Uang Nasabah tak Hilang

Sabtu, 20 Juli 2019 13:03
Saldo Mendadak Rp 0, Sejumlah Nasabah di Pekanbaru Geruduk Bank Mandiri

Sabtu, 20 Juli 2019 10:44
110 Calon Anggota PWI Riau Siap Jalani Tes


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Nopember 2018 14:23
Banjir Sempat Isolir Dua Desa di Kepenuhan, BPBD Rohul Kehabisan Stok Bahan Pokok

BPBD Rohul mengaku telah kehabisan stok bahan pokok untuk disalurkan kepada para korban banjir di sejumlah desa di kabupaten itu.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-‎ Banjir sempat merendam ratusan rumah di Desa Rantau Binuang Sakti dan Desa Ulak Patian, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada Selasa kemarin (6/11/2018).

Berdasarkan informasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul, Suparno S.Hut, banjir di Desa Rantau Binuang Sakti dan Desa Ulak Patian yang sempat memutus akses jalan sudah berangsur surut pada hari ini, Rabu (7/11/2018).

Banjir merendam ratusan rumah di dua desa di Kecamatan Kepenuhan sendiri‎ merupakan dampak meluapnya aliran Sungai Batang Lubuh, serta tingginya curah hujan di wilayah Rohul akhir-akhir ini.

Suparno mengungkapkan akses ke Desa Rantau Binuang Sakti dan Desa Ulak Patian putus karena banjir menggenangi badan jalan antara 3 kilometer sampai 4 kilometer, dengan ketinggian air antara 50 centimeter hingga 90 centimeter.

Banjir juga mengisolir sekira 227 kepala keluarga (KK) di Desa Rantau Binuang Sakti, dan sekira 126 KK di Desa Ulak Patian.

"Pagi ini Tim BPBD Rokan Hulu sudah mempersiapkan peralatan untuk penanganan banjir di Kecamatan Kepenuhan," jelas Suparno kepada riauterkinicom, Rabu, dan mengaku telah membangun tenda pengungsian di dua desa di Kecamatan Kepenuhan, namun warga memilih mengungsi ke rumah keluarganya.

Suparno mengaku untuk penanganan bencana banjir di Desa Rantau Binuang Sakti dan Desa Ulak Patian, BPBD Rohul‎ berkerja sama dengan pihak terkait, seperti TNI, Polri, PMI, Puskesmas, serta pemerintah Kecamatan Kepenuhan dan pemerintahan desa.

Selain banjir di dua desa di Kecamatan Kepenuhan, sambung Suparno, banjir juga masih merendam puluhan rumah di Desa Lubuk Soting Kecamatan Tambusai. Meski genangan mulai surut, namun masih menggenangi daerah yang rendah.

‎Stok Bahan Pokok Kosong

Terlepas itu, Suparno mengaku stok bahan pokok atau Sembako di BPBD Rohul sedang kosong, demikian juga stok bahan pokok di Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak Rohul.

BPBD Rohul sendiri, tambah Suparno, telah berupaya mengajukan bantuan bahan pokok untuk korban banjir ke Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah pusat, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

"‎Kita sudah coba mengajukan ke provinsi dan ke pusat itu kosong. Dinas Sosial (Rohul) pun menyampaikan hal yang sama," ungkap Suparno.

"Kalau kita konfirmasi kemarin alasannya adalah kemarin terkonsentrasi penuh untuk bencana nasional di NTB (Nusa Tenggara Barat) dan Palu,"‎ tambahnya.

Diakuinya, stok yang masih tersedia di BPBD Rohul sendiri baru sebatas handuk dan selimut.‎ Sedangkan untuk membangun dapur umum, BPBD Rohul bekerjasama dengan Dinsos Rohul.

Suparno menerangkan Bank Riau Kepri Kantor Cabang Pasirpangaraian telah menyalurkan bantuan kepada korban banjir. Ia sangat berharap seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Rohul ikut peduli dengan korban banjir.

Selain itu, Suparno mengimbau kepada masyarakat yang bermukim dekat daerah aliran sungai‎ (DAS) untuk tetap waspada.

Meski banjir dianggap sudah biasa, namun masyarakat yang bermukim di DAS harus tetap‎ waspada, kemungkinan banjir kiriman dari daerah di hulu sungai. Masyarakat juga diimbau tetap memantau aktivitas anak-anaknya ketika banjir melanda.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Lahan Gambut Pulau Rupat Kembali Terbakar
- Capai Satu Kilometer Lebih, Abrasi di Bengkalis jadi Perhatian Menko Kemaritiman
- Ditinggal ke Pasar,
Rumah Semi Permanen Milik Lansia di Bathin Solapan, Bengkalis Ludes Dilalap Api

- Sukseskan Pacu Jalur 2019, ASN Goro Bersihkan Hotel Kuansing
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Bersihkan Ceceran Crude Oil
- Unilak - Chevron Bantu Masyarakat dengan Program Bank Sampah
- Gondol Tropi Bupati Kampar, SMK Kehutanan Juarai Junggle Track Road to HKAN 2019


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com