Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:25
Miris, Gedung Parkir Senilai Rp 4,7 Miliar di Duri, Bengkalis Mulai Beralih Fungsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 16:54
Pemkab Rohul Punya 4 Target Pembangunan Daerah Tahun 2020, Perbankan Siap Backup

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:28
Datangi KPK Pasca Dilantik, Syamsuar Berkomitmen Lawan Korupsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:19
Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri,
Fraksi PAN: Semoga Syamsuar-Edy Natar Jadi Pemimpin dengan Komitmen dan Integritas Tinggi


Rabu, 20 Pebruari 2019 14:31
Usai Dilantik, Syamsuar Tegaskan Dukungannya untuk Jokowi

Rabu, 20 Pebruari 2019 14:08
Ucapkan Selamat pada Syamsuar-Edy Natar,
Ketua DPRD Riau: Pesta Politik Telah Usai, Saatnya Bekerja



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Nopember 2018 20:48
Banjir di Inhu Kembali Telan Korban Jiwa

Banjir yang melanda Inhu kembali menelan korban jiwa. Setelah dua Balita tewas, seorang bocah dua tahun meneinggal juga akibat tenggelam.

Riauterkini-RENGAT-Banjir yang melanda Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali menelan korban jiwa, setelah sebelumnya dua orang bocah menjadi korban akibat kelalaian orang tua. Kali ini kembali seorang bocah berusia dua tahun meninggal tenggelam dalam banjir.

Kembali meninggalnya seorang bocah dalam banjir yang melanda Inhu ini menimpa Juna Muhammad Fauzi (2) Putra pasangan Toyok (40) dan Rini Sulasmi (28) di halaman rumahnya Jalan Lintas Rengat-Pematang Reba Desa Kuantan Babu Kecamatan Rengat, Inhu pada Rabu (14/11/18) sekira pukul 12.00 Wib.

Ibu korban Rini Sulasmi kepada awak media, Rabu (14/11/18) menceritakan kejadian nahas yang menimpa putra bungsunya tersebut berawal dari dirinya yang meninggalkan Juna didalam rumah dalam kondisi tertidur. Untuk menjemput anaknya yang sulung diseberang jalan rumahnya yang hanya berjarak lebih kurang 20 meter, seusai pulang sekolah.

"Saya mau jemput anak saya yang besar pulang sekolah di seberang jalan raya, karena anak saya tak bisa menyebrang," ujarnya.

Sementara itu kondisi di halaman rumah korban sudah terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa. Sepulangnya menjemput anak pertamanya yang pulang sekolah, Rini sudah tidak menemukan lagi Juna di dalam rumah. Sementara posisi pintu dapur sudah terbuka.

"Saya meminta pertolongan warga sekitar untuk mencari Juna. Lima menit mencari, tetangga sebelah menemukan anak saya di bawah kolong rumah tenggelam dalam banjir. Juna sempat dibawa ke Rumah Sakit Kasih Ibu untuk mendapat pertolongan. Namun sayang nyawa anak saya sudah tidak tertolong lagi," ungkapnya. *** (guh)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing
- Sambut Hari Peduli Sampah 2019, Polair, FKPM dan Netral 'Bungkus' Sampah Pantai di Bengkalis
- Lahan Gambut di Pulau Bengkalis Terbakar
- Gajah Masuk Rumbai, BBKSDA Turunkan Tim
- Dukung Status Siaga Karhutla di Riau,
BPBD Ajukan Pengadaan Helikopter Water Boombing ke Pusat

- Gubri Tetapkan Status Siaga Karhutla Hingga Oktober Mendatang
- Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com