Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 13:17
Adi Sukemi Ketuai Taekwondo Indonesia Pengcab Pelalawan 2019-2023

Senin, 18 Pebruari 2019 12:18
Vendor RS Pertamina Rekrutmen Naker Tak Lapor Disnakertrans Dumai

Senin, 18 Pebruari 2019 12:13
Wan Thamrin Mulai Berangsur Bawa Pakaian dari Rumah Dinas

Senin, 18 Pebruari 2019 10:35
Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau

Senin, 18 Pebruari 2019 10:21
Sehari Jelang Lengser, Gubri Ingatkan Kerja Optimal dan Jangan Ada Lagi Mogok

Senin, 18 Pebruari 2019 07:39
Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah

Senin, 18 Pebruari 2019 07:20
Musda 3 Pajero Sport Family Riau Chapter Pilih Gusri jadi Ketua

Senin, 18 Pebruari 2019 04:12
13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil

Ahad, 17 Pebruari 2019 22:12
Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar

Ahad, 17 Pebruari 2019 20:37
PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Nopember 2018 13:31
Rumah diterjang Longsor Warga Benai Telan Kerugian 50 Juta

Kiswanto harus menanggung rugi sekira Rp50 juta setelah rumahnya diterjang longsor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kiswanto warga desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai terpaksa menelan kerugian materi sebesar 50 juta setelah rumahnya diterjang longsor.

Kejadian naas yang menimpa rumahnya ini, berlangsung Senin (19/11/2018) malam sekira pukul 19.30 WIB. Namun, dari kejadian ini tidak ada menimbulkan korban jiwa.

Dari keterangan warga Benai, Epi, kondisi rumah Kiswanto ini memgalami rusak parah tertimbun longsor, terutama kamar bagian belakang.

"Cukup parah, saat ini dibutuhkan alat berat segera untuk membersihkan puing-puing reruntuhan. Korban jiwa tidak ada. Namun, kerugian materi ditafsir 50 juta rupiah," ujar Epi Selasa (20/11/2018) siang kepada Riauterkini.com.

Menurut Epi, longsor ini akibat hujan deras yang melanda Senin malam, sehingga mengakibatkan tanah menjadi ambrol ke bawah.

Saat ini kata dia, puing-puing reruntuhan ini hanya dibersihkan oleh warga dengan peralatan seadanya, karena belum adanya bantuan alat berat.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau
- Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah
- Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan

- Karhutla Meluas, Bengkalis Tetapkan Status Darurat
- Suami Tewas dan Istri Kritis, Pasutri di Duri Tertabrak Truk
- Bengkalis Tetapkan Status Darurat Kabut Asap dan Karhutla
- Kabut Asap, Warga Dumai Mulai Gunakan Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com