Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 16:14
Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019

Sabtu, 25 Mei 2019 16:09
Wisuda UIR Periode II Tahun 2019, Hermanto Duduki Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 25 Mei 2019 14:54
Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa

Sabtu, 25 Mei 2019 14:02
Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa

Sabtu, 25 Mei 2019 13:11
Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing

Sabtu, 25 Mei 2019 13:08
Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Nopember 2018 13:31
Rumah diterjang Longsor Warga Benai Telan Kerugian 50 Juta

Kiswanto harus menanggung rugi sekira Rp50 juta setelah rumahnya diterjang longsor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kiswanto warga desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai terpaksa menelan kerugian materi sebesar 50 juta setelah rumahnya diterjang longsor.

Kejadian naas yang menimpa rumahnya ini, berlangsung Senin (19/11/2018) malam sekira pukul 19.30 WIB. Namun, dari kejadian ini tidak ada menimbulkan korban jiwa.

Dari keterangan warga Benai, Epi, kondisi rumah Kiswanto ini memgalami rusak parah tertimbun longsor, terutama kamar bagian belakang.

"Cukup parah, saat ini dibutuhkan alat berat segera untuk membersihkan puing-puing reruntuhan. Korban jiwa tidak ada. Namun, kerugian materi ditafsir 50 juta rupiah," ujar Epi Selasa (20/11/2018) siang kepada Riauterkini.com.

Menurut Epi, longsor ini akibat hujan deras yang melanda Senin malam, sehingga mengakibatkan tanah menjadi ambrol ke bawah.

Saat ini kata dia, puing-puing reruntuhan ini hanya dibersihkan oleh warga dengan peralatan seadanya, karena belum adanya bantuan alat berat.*** (Jok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Akan Dibawa ke Malaysia, 77,4 Ribu Bibit Baby Lobster Diamankan Polairud Polda Riau
- Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau
- Tim BBKSDA Riau Musnahkan Sawit di GSK
- Madu Asli Masih Bisa Ditemukan di Kuansing
- Tim Verifikasi KLA Sambangi Pekanbaru, Walikota Expos Visi dan Misi Smart City Madani
- Restorasi Ekosistem Riau Sukses jaga Habitat Satwa Dilindungi
- RAPP Paparkan Kesuksesan RER, Lestarikan Kawasan Gambut dan Cegah Karlahut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com