Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 11 Desember 2018 22:00
Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat

Selasa, 11 Desember 2018 21:55
Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan

Selasa, 11 Desember 2018 21:53
Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI

Selasa, 11 Desember 2018 21:42
BNI-KODAM I Bukit Barisan Jalin Kerjasama Pembayaran Tunkin

Selasa, 11 Desember 2018 21:37
Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda

Selasa, 11 Desember 2018 20:03
Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019

Selasa, 11 Desember 2018 20:00
Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam

Selasa, 11 Desember 2018 19:24
Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara

Selasa, 11 Desember 2018 19:16
‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan

Selasa, 11 Desember 2018 17:54
DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 5 Desember 2018 07:40
Tolong, Lobang Menganga di U-Turn Dekat Proyek Fly Over Arengka Menyusahkan

Lobang besar sudah berbulan di biarkan menganga di putaran dekat proyek jalan layang Arengka. Rakyat kecewa pemerintah tak peduli.

Riauterkini-PEKANBARU- Kemacetan di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru, tepatnya selepas proyek fly over Pasar Arengka pagi ini, Rabu (5/12/18) lebih parah dari biasa. Pemicunya, ada truk interkuler yang nyangkut. Roda depannya terperosok di lobang besar di ujung belokan atau U-Turn.

Karena tersangkut, seluruh bagian truk menutup badan jalan ke arah Pasar Pagi. Beruntung ada lahan kosong yang bisa digunakan jadi jalan alternatif. Sementara dari arah sebaliknya yang terpicu macet parah. Karena mobil dari HR Soebrantas yang akan ke arah luar kota bertambah lama saat memutar.

Lobang besar menganga itu sudah berbulan-bulan tanpa ada yang peduli. Terutama dari pemerintah. Pernah ada warga yang coba menutup lobang tersebut dengan coran semen, namun muncul lobang baru yang lebih besar.

"Sudah banyak mobil yang terperosok. Tak terhitunglah. Tapi tak juga lobang ini diperbaiki," keluh Safri, penambal ban yang berlokasi di kawasan tersebut.

Safri dan warga yang main melontarkan kekecewaan serupa pada pemerintah yang tak peduli pada kesusahan rakyat akibat jalan dibiarkan rusak.

"Ajab kami Bang. Aturan sudah sampai subuh tadi, sampai sekarang masih di sini," keluh Ucok, kenek truk yang mengaku mengangkut jeruk dari Berastagi, Sumatera Utara.

Menurut warga, tak banyak biaya untuk sekedar menutup lobang besar itu, tapi anehnya pemerintah tak mau melakukan dan membiarkan warga terus disusahkan.

"Tolonglah Pak Pemerintah, perbaiki jalan ini. Susah kami dibuatnya," pinta Ucok yang diamini warga lainnya.

Sebagai informasi, U-Turn tersebut sangat fital keberadaanya, karena selama proyek jalan layang, seluruh kendaraan dari Jalan HR Soebrantas menuju Jalan Soekarno Hatta arah luar kota atau menuju Jalan Adi Sucipto harus melewatinya. Karena itu, mendesak dilakukan perbaikan penutupan lobang di tepi jalan tersebut. Jika tidak pemeintah, mungkin kontraktor fly over bisa melakukannya.***(mad)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- ‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan
- Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu

- Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut
- Elevasi Menurun, Bukaan Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dipertahankan
- ,Ratusan Rumah Terendam, Basarnas Dikerahkan Evakuasi Warga di Pekanbaru
- Terseret Arus Banjir di Kampar, Putri Caleg PKS Ditemukan Meninggal
- PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com