Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Pebruari 2019 07:18
Jaringan Pulih, Pelayanan Pembuatan KTP El di Kuansing Pulih

Senin, 18 Pebruari 2019 21:32
Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan

Senin, 18 Pebruari 2019 21:04
KPU Riau Gelar Pleno DPTb

Senin, 18 Pebruari 2019 20:13
Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari

Senin, 18 Pebruari 2019 19:34
SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati

Senin, 18 Pebruari 2019 19:31
Melalui MoU, Kejati Beri Pendampingan Penyelesaian Kredit Macet di BRK

Senin, 18 Pebruari 2019 18:19
Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga

Senin, 18 Pebruari 2019 18:16
Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat

Senin, 18 Pebruari 2019 18:10
Pacu Jalur Tak Masuk Kalender Pariwisata, Kader PPP Kritik Pemkab Jangan Hanya Sekedar Kunker

Senin, 18 Pebruari 2019 17:53
Hasil RDP DPRD Rohul, Kendaraan Berat Dilarang Melintas Saat Jam Belajar Sebelum Kurangi Tonase


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 5 Desember 2018 16:24
Pintu PLTA Dibuka, Warga Kampar Diminta Siaga

Warga Kampar terutama yang tinggal di pinggir aliran Sungai Kampar, diminta siap siaga. Pintu air PTLA Koto Panjang dibuka, yang mungkin saja dapat menyebabkan banjir.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger ingatkan warga yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar waspadai banjir akibat dibukanya pintu air di waduk PLTA Koto Panjang, Kampar.

Karena itu, warga di sekitaran DAS diharapkan agar bersiap-siap mengantisipasi jika sewaktu-waktu debit air naik. Apalagi saat ini intensitas hujan terus terjadi setiap harinya.

“Waduk PLTA Koto Panjang harus membuka pintunya untuk antisipasi jebolnya tanggul Pihak PLTA Koto Panjang, akan melakukan pembukaan pintu air di waduk itu karena debit air semakin meninggi. Oleh sebab itu, wilayah di sekitar Kampar harus waspada akan datangnya banjir," kata Sanger, Rabu (5/12/18).

Akibat dibukanya pintu PLTA Koto Panjang tersebut, diprediksi kenaikan debit air di sungai Kampar dan Kuansing sekitar 30-60 centimeter. Ketinggian ini masuk kategori awas dan waspada banjir.

Lebih lanjut, Sanger juga mengatakan pihaknya saat ini sudah melakukan koordinasi dengan Basarnas termasuk berkomunikasi dengan BPBD Kampar. Kedua instansi juga sudah bersiap-siap jika sewaktu-waktu masyarakat membutuhkan bantuan bencana.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau
- Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah
- Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan

- Karhutla Meluas, Bengkalis Tetapkan Status Darurat
- Suami Tewas dan Istri Kritis, Pasutri di Duri Tertabrak Truk
- Bengkalis Tetapkan Status Darurat Kabut Asap dan Karhutla
- Kabut Asap, Warga Dumai Mulai Gunakan Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com