Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 09:36
Berpeci, Jokowi Tiba di Gedung LAM Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 09:24
Ribuan Anak Sekolah Dikerahkan Sambut Presiden Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 09:16
Buka Kejuaraan Tenis di Siak, Ketua Pelti Riau Harapkan Lahir Petenis Andal

Sabtu, 15 Desember 2018 09:12
Balehonya dan Bendera PD Dirusak, SBY Pilih Mengalah

Sabtu, 15 Desember 2018 07:19
Hasil Dialog Kebudayaan, IPR Yogyakarta Tolak Gelar Adat untuk Presiden Jokowi

Jum’at, 14 Desember 2018 23:14
SBY Berikan Pesan Kepada Warga Pacitan di Riau

Jum’at, 14 Desember 2018 22:38
RAPP Beri Bantuan untuk Korban Banjir di Pelalawan

Jum’at, 14 Desember 2018 22:24
Gubernur Riau Sambut Kedatangan Jokowi dan Iriana

Jum’at, 14 Desember 2018 22:17
Gerakan Taat Pajak, Perdana Bupati Bengkalis Berikan Penghargaan 25 Perusahaan

Jum’at, 14 Desember 2018 19:30
Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 7 Desember 2018 20:31
Tahun Ini 450 Warga Bengkalis Terserang Virus TBC

Diskes Bengkalis temukan 450 penderita baru TBC hingga triwulan ketiga tahun 2018. Jumlah prevalensi sebesar 164 per100.000 jiwa penduduk.

Riauterkini-BENGKALIS- Berdasarkan dari laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis, hingga triwulan ketiga tahun 2018 ini ditemukan sebanyak 450 penderita baru Tuberkulosis (TBC). Sedangkan, jumlah semua kasus yang ada sebanyak 923 penderita dengan prevalensi sebesar 164 per100.000 jiwa penduduk.

"Artinya adalah ada 164 penderita TBC pada setiap 100.000 penduduk. Sedangkan Angka Keberhasilan Pengobatan sebesar 91.1 persen pada tahun 2016 dan menurun pada tahun 2017 sebesar 72,05 persen," ujar Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis, Supardi, S.Sos, MH melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Alwizar, SKM kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Jum'at (7/12/18).

Oleh karena itu, untuk mendukung eliminasi penyakit TBC di Indonesia tahun 2013 dan eradikasi penyakit TBC dari Indonesia tahun 2050, Dinkes Kabupaten Bengkalis dan Lembaga Kesehatan Nahdatul Ulama (LKNU) menggelar Focus Group Discussion (FGD), yang dilaksanakan Kamis (6/12/18) kemarin.

Kegiatan FGD ini dihadiri langsung Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Supardi, Kepala Bidang P2P, Alwizar, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengenaian Penyakit Menular (P2PM) Abdul Mutalib, SKM dan Wasor TBC Kabupaten Bengkalis, Dewi Eka Handayani, SKM serta perwakilan 5 UPT Puskesmas dan perwakilan dari Organisasi Aisiyah Kabupaten Bengkalis dan pengurus LKNU Cabang Bengkalis.

Menuru Alwizar, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara LKNU dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis khususnya Dinkes terkait urgensi peraturan dan kebijakan TBC untuk pengendalian TBC di Kabupaten Bengkalis. Menelaah bersama peraturan dan kebijakan TBC dan membuat rencana tindak lanjut tentang hasil telaahan peraturan dan kebijakan TBC tersebut.

"Alhamdulillah, telah diterbitkan regulasi daerah, yaitu Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 21 Tahun 2018 tentang Penanggulangan dan Pengendalian Penyakit TBC di Kabupaten Bengkalis ini sebagai salah satu solusi dan kebijakan untuk mengatasi masalah tersebut," terangnya.

Alwizar berharap, LKNU bersinergi dengan Dinkes, agar tujuan untuk mencapai target program, penemuan kasus atau penderita TBC tercapai karena LKNU mempunyai kader yang sudah dilatih ilmu dasar dalam menentukan suspect (tersangka) TBC, mengambil sampel sputum (dahak) suspect sampai dengan mengirim sampel sputum tersebut ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk didiagnose oleh dokter di Puskesmas.

"Kita berharap pihak LKNU akan berkoordinasi dengan UPT. Puskesmas ketika menjalankan tugasnya di lapangan, dan kita juga akan menyurati Puskesmas bahwa ada lembaga yang menjadi Sub-Recipient atau SR Kementerian Kesehatan untuk mendukung Eliminasi TBC," pintanya.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Sejumlah Ruas Jalan Aspal Mulai Terendam, Limpahan Air PLTA Koto Panjang Tiba di Pelalawan
- Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan
- Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam
- Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau
- ‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan
- Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu

- Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com