Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Maret 2019 13:02
Gubri Tinjau UNBK di 2 SMKN Tembilahan, Ini Pesan dan Harapannya

Senin, 25 Maret 2019 12:56
Hilang Saat ke Sawah, Seorang Nenek Ditemukan Tewas di Semak

Senin, 25 Maret 2019 10:45
Dihadiri Menkes RI, Wagubri Buka Rakerkesda 2019

Senin, 25 Maret 2019 09:46
Disertijabkan, Decymus Resmi Gantikan SitiAstiyah Pimoin BI Riau

Senin, 25 Maret 2019 09:01
Penjelasan Pemkab Rohil Soal Tersendatnya Misi Industri Hilir Bupati Suyatno

Senin, 25 Maret 2019 08:52
500 Rider Pacu Adrenalin Jelajahi Alam.Uwo Sungai Sirih, Kuansing

Senin, 25 Maret 2019 08:42
Bawa Pengusaha, Gubri Respon Curhatan Bupati Inhil Soal Kelapa Murah

Senin, 25 Maret 2019 08:31
Kebun Kurma KKI di Tepi PLTA Kotopanjang, Kampar Mulai Berbuah

Senin, 25 Maret 2019 07:50
Fenomena Equinox, Riau Lebih Hangat

Senin, 25 Maret 2019 07:40
Gala Dinner Bersama Gubri, Bupati Inhil Kupas Potensi dan Bonanza Perkelapaan di Masa Lalu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 6 Januari 2019 19:24
Sepekan Terbakar, 40 Hektare Lahan Gambut di Rohil Padam

Setelah sepekan membakar lahan gambut yang mencapai 40 hektere di desa Mumugo, Tanah Putih, Rohil, api akhirnya berhasil dipadamkan tim gabungan.

Riauterkini - PEKANBARU - Serius dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI dan BPBD akhirnya berhasil mengendalikan api. Meski begitu saat ini lahan gambut yang didominasi semak belukar masih menyisakan titik titik asap kecil.

Kapolsek Tanah Putih, Kompol L Simatupang kepada riauterkini.com, Minggu (06/01/18) sore mengatakan kabakaran saat ini telah berhasil dikendalikan. "Api berhasil kita padamkan. Ini juga berkat hujan yang turun tadi malam, bahkan saat ini juga masih terjadi hujan di lokasi," ujarnya.

Lanjutnya tim kini tetap fokus untuk melajukan pendinginan. Sebab, meski telah padam, menurut L Simatupang tidak menutup kemungkinan apabila angin kencang api akan hidup kembali. "Untuk itu kita akan selalu waspada," terangnya.

Dirincinya, api yang muncul dan juga membakar lahan milik Simanjuntak sejak awal tahun lalu ini, telah menghanguskan sedikitnya 40 hektare lahan. Bahkan meluas hingga perbatasan Dumai Barat yakni wilayah Sungai Sembilan.

Tak hanya itu, dalam pemadaman yang cukup sukit akibat minimnya sumber air dan tak ada curah hujan, tim gabungan juga sempat mengevakuasi satu masyarakat yang bekerja sebagai penunggu kebun di wilayah tersebut. Saat di evakuasi, kondisi warga tersebut sudah cukup lemas disebabkan kepulan asap.

Diluar itu, sepanjang 2019 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat, sudah sekitar 55 hektare lahan di Riau terbakar. Ini didominasi wilayah pesisir yang memang curah hujan sangat kecil.

Selain Rokan Hilir yang mencapai 40 hektare, kebakaran juga terjadi di Kabupaten Bengkalis, yakni di desa Bumbung, desa Pamesi dan kecamatan Bathin Solapan yang mencapai luas 10 hektare. Ada juga di Dumai seluas 1 Hektare dan Kabupaten Kampar dengan luasan 4 haktare. ***(rul)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Fenomena Equinox, Riau Lebih Hangat
- Hama Walang Sangit Serbu Pemumiman Warga Rohil
- Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan
- Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil
- Musim Kemarau, PDAM TD Duri Kekurangan Pasokan Air Baku
- Diguyur Hujan, Karhutla di Bengkalis Nyaris Padam Total
- Titik Api Kembali Muncul, Dewan Nilai Pemprov Riau Sedang 'Terlena'


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com