Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Agustus 2019 14:17
15 Sekolah di Bengkalis Dinobatkan sebagai Sekolah Berwawasan Lingkungan

Selasa, 20 Agustus 2019 13:47
Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Ubdul Somad Sudah Kadaluarsa

Selasa, 20 Agustus 2019 13:43
Penikaman Kanit Reskrim, Diawali Keributan Pelaku dengan Warga

Selasa, 20 Agustus 2019 13:06
Dilantik Wakapolda Riau, AKBP Andri Sudarmadi Jabat Direktur Reskrim

Selasa, 20 Agustus 2019 13:01
Besok Dibuka Menteri Pariwisata, 175 Jalur Siap Menjadi Tercepat di FPJ 2019

Selasa, 20 Agustus 2019 12:54
Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal

Selasa, 20 Agustus 2019 11:43
Forum Diskusi Publik Kemen Kominfo Hadirkan Mahfud MD dan Gun-Gun Siswandi

Selasa, 20 Agustus 2019 11:38
Muncul 44 Titik Panas, Kebakaran Lahan di Riau Kembali Meluas

Selasa, 20 Agustus 2019 11:25
Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak

Selasa, 20 Agustus 2019 11:21
Dijadwalkan Tiba Sore, Menpar Besok Buka Festival Pacu Jalur 2019


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 Pebruari 2019 11:07
Meluas, Alat Berat Dikerahkan Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Rupat, Bengkalis

Kebakaran lahan gambut di Pulau Rupat, Bengkalis meluas. Alat berat dikerahkan untuk pemadaman.

Riauterkini-BENGKALIS- Sepekan kebakaran lahan gambut di Desa Parkir Kebumen, Kecamatan Rulat, Kabupaten Bengkalis terus meluas. Hingga di laporkan Ahad (3/2/19) kemarin, luas lahan yang terbakar diperkirakan sudah mencapai 65 hektar.

Upaya pemadaman dilakukan petugas oleh petugas dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis, Masyarakat Peduli Api dan dibantu perusahaan masih sedang berlangsung. 

Pengendalian kebakaran lahan juga dengan mengerahkan alat berat berupa excavator untuk membuat alur pembatas rambatan api. 

"Alat berat juga sudah dikerahkan untuk menghalang laju api. Malam tadi juga diguyur hujan, mudah-mudahan apinya padam," ungkap Kepala Dinas Damkar, Djamaluddin, melalui Kepala Bidang Pengendalian Operasional, Sarana Prasarana dan Penyelamatan Pemadam Kebakaran, Donni Sartika, S. Psi, M. Si kepada riauterkini.com, Senin (4/2/19) dinihari.

Ditambahkan Donni, Tim Damkar yang diterjunkan ke lokasi kebakaran regu empat, Danru Zulkarnain, dan Regu 1 Danru Khairullufi. 

Ada beberapa kendala yang dialami petugas dalam melakukan pemadaman api. Satu diantaranya terkait sumber air yang cukup jauh dari lokasi lahan terbakar.

  "Lahan yang terbakar memang didominasi oleh semak belukar, sementara lahan tanaman atau perkebunan tidak banyak. Karena sudah kita lakukan pemblokingan dahulu, sebelum pemadaman, sehingga tidak begitu merusak lahan masyarakat," tambahnya.

Mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di lahan masing-masing. Apalagi dalam kondisi cuaca yang cukup panas saat ini.

"Selain itu juga kita minta masyarakat, memperhatikan lahan sekitarnya. Jika menemukan sumber api segera di laporkan, dan langsung melakukan pemadaman. Jangan menunggu api membesar baru di laporkan," imbaunya.

Kebakaran lahan juga dilaporkan terjadi di Bantan Sari, Kecamatan Bantan dan di Desa Batang Duku, Kecamatan Bukitbatu, yang terjadi beberapa hari lalu dan diklaim sudah berhasil dijinakkan agar tidak meluas.***(dik)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Muncul 44 Titik Panas, Kebakaran Lahan di Riau Kembali Meluas
- Meski Nihil Karla, Kota Bengkalis Masih Diselimuti Kabut Asap
- Terbentur tak Miliki Dana,
Lurah Pelalawan Sudah Usulkan Bantuan Pembersihan Sungai Hulubandar ke PT RAPP

- Hulubandar Memprihatinkan, Sultan Pelalawan ke-10 Minta Kepedulian Semua Pihak
- Alhamdulillah,Kuansing dan Hampir Seluruh Wilayah Riau Diguyur Hujan Deras
- Hujan di Berbagai Wilayah, Bersihkan Asap dari Pakanbaru
- Hutan Lindung Bukit Betabuah Terbakar, Damkar dari Sumbar Ikut Turun Tangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com