Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 16 Juni 2019 23:22
Isu Mutasi dan Rotasi Jajaran Pemkab Inhil, Bupati: Itu Hal yang Biasa, Tunggu Saja

Ahad, 16 Juni 2019 23:14
Milad Ke - 54 Inhil, Wakil Bupati Melepas Peserta Funbike

Ahad, 16 Juni 2019 19:44
‎Perkosa Korban di Depan Pacarnya, 2 Begal Sadis di Ujung Batu Ditangkap Polisi Rohul

Ahad, 16 Juni 2019 18:57
Diduga Cbuli Adik Ipar Berusia 13 Tahun,
Tukang Panen Sawit di Kepenuhan Diciduk Polisi Rohul


Ahad, 16 Juni 2019 17:00
Dekat dan Berdampak Positif Besar,
Akademisi Sarankan Pulau Bengkalis ke Pulau Padang Dibangun Jembatan


Ahad, 16 Juni 2019 15:16
Diduga Akibat Api Kayu Bakar,
Satu Rumah Papan di Bengkalis Ludes Terbakar


Ahad, 16 Juni 2019 15:12
Besok, PWI Riau Gelar Halal Bi Halal

Ahad, 16 Juni 2019 13:48
Merujuk ke RAB,
Tim Independen UIR Rekomendasikan Bangunan DIC Gunakan Tiang Pabrikan


Ahad, 16 Juni 2019 11:13
Guru MDA Penderita Kanker Usus Dirujuk Dinkes Kampar ke Jakarta

Ahad, 16 Juni 2019 11:05
Nasib 5 Komisioner KPU Kuansing Menunggu Pleno DKPP RI


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Pebruari 2019 08:33
Lewat Ceramah, Kepala BNPB Sarankan Kampanye Cegah Karlahut Secara Humanis

Sosialisasi cegah Karlahut harus terus dilakukan. Kepala BNPB sarankan dilakukan secara humanis. Bisa lewat ceramah agama.

Riauterkini - PEKANBARU - Langkah pencegahan Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) terbaik adalah pendekatan humanis kepada seluruh lapisan masyarakat.

Tindakan hukum tegas memang sangat diperlukan. Namun pendekatan emosional dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan agama untuk menanamkan perlunya kesadaran agar tak membakar lahan jauh lebih penting.

Demikian dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo saat memberikan wejangannya di Gedung Daerah terkait pencegahan dan penanggulangan Karhutla khususnya di Riau, Kamis (7/2/19) malam.

Karena itu, seluruh pihak berkepentingan di Riau diharapkan mampu memaksimalkan perannya baik dalam hal pencegahan mau pun pengendalian Karhutla. Baik itu penegak hukum, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau manggala agni, instansi pemerintahan terkait lainnya, sampai unsur-unsur yang ada di tingkat bawah kelurahan dan desa sebagai ujung tombak.

Doni bahkan sempat meminta peran ulama agar diikut sertakan dalam melakukan pencegahan Karhutla melalui khotbah atau ceramah-ceramah di mesjid terkait Karhutla.

"Kita inikan terutama kita di Riau mayoritas muslim, mari kita libatkan ulama-ulama kita. Saat ceramah atau khotbah sisipkan soal Karhutla ini. Tidak lama paling dua sampai tiga menit. Kalau semua terlibat Karhutla bisa kita cegah," ujar Doni.

Diakui Kepala BNPB, persoalan Karhutla yang terjadi di Indonesia termasuk Riau dalam beberapa tahun lalu sempat menjadi perhatian. Apalagi asap pekat dari Karhutla b eberapa kali sampai ke negara tetangga Singapura.

"Indonesia memang dikenal dengan daerah rawan bencana. Kita tahu kita tinggal di daerah pertemuan lempeng, hamparan gunung juga tersebar yang mana semua itu berpotensi menimbulkan gempa dan tsunami. Nah Riau, memang aman dari hal ini, di sini juga punya spespikasi bencana yang tak kalah mengkhawatirkan jika dibiarkan, Karhutla termasuk beberapa daerah lainnya juga seperti Kalimantan. Kerugian akibat Karhutka pada 2015 lalu mencapai Rp250 triliun lebih. Berapa kerugian ini yang harus ditanggung," ungkap Doni.

"Karena itu, agar keseimbangan alam tetap terjaga. Hutan-hutan tetap berperan sesuai fungsinya, maka maka tidak ada pilihan kita harus menjaga alam, kemudian setelah itu alam yang akan menjaga kita," harap Doni.

Hadir pada kesempatan ini Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harofie, Danrem 031/WB, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Bupati/walikota, Kepala BPBD Riau Edward Sanger serta berbagai undangan lainnya.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Diduga Akibat Api Kayu Bakar,
Satu Rumah Papan di Bengkalis Ludes Terbakar

- BLSDA Riau-Pemkab Kampar Teken MoU RPP Wisata Alam
- Antisipasi Tumbang, Sejumlah Dahan Pohon Tepian Jalan Telukkuantan Dipangkas
- BBKSDA Riau Giring Gajah Liar dari Peranap dan Kelayang
- Dinkes Bengkalis Hentikan Surveilans Ketat Cacar Monyet
- Api Kembali Berkobar, 3 Regu Damkar Mandau Berjibaku Padamkan Api
- Tersebab Arus Pendek,
Kebakaran Hebat di Duri, Kapolsek Mandau Tegaskan Nihil Korban Jiwa



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com