Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 26 Agustus 2019 11:03
Rumah Panti Asuhan Sayang Omak di Bathin Solapan, Bengkalis Ludes Terbakar

Senin, 26 Agustus 2019 10:20
Kampus Jelang Ditutup, Mahasiswa AKN Bengkalis Juara Nasional Pasang Sepanduk Minta Perhatian Presiden di Pekanbaru

Senin, 26 Agustus 2019 08:22
Jadwal Penerbangan Normal, BMKG Pastikan Kabut Asap Kian Pekat

Senin, 26 Agustus 2019 08:00
Udara tak Sehat, Sekolah di Pekanbaru Diizinkan Liburkan Murid

Ahad, 25 Agustus 2019 21:23
Buat Limbago Tak Berkutik, Pahlawan Kuantan Juara FPJ 2019

Ahad, 25 Agustus 2019 16:49
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat

Ahad, 25 Agustus 2019 16:46
Lahan di Bengkalis Kembali Terbakar

Ahad, 25 Agustus 2019 16:43
DPO Perkara Narkoba Ditangkap Polisi Rohul di Bengkalis, 300 Gram Ganja‎ Disita

Ahad, 25 Agustus 2019 16:36
Pansus Penyelenggara Pendidikan DPRD Bengkalis Sempurnakan Naskah Akademis

Ahad, 25 Agustus 2019 12:13
Tandingkan 10 Kelas, 108 Pembalap Berpacu Cepat di HDC 2019 Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 10 Pebruari 2019 15:56
Perkenalkan Bahaya Karhutla Sejak Dini,
PT SSL Estate Pasir Pangaraian Sosialisasi di Sekolah


Tak ingin bencana kabut asap terulang lagi, PT SSL Estate Pasir Pangaraian mensosialisasikan pencegahan karlahut ke sekolah sekolah.

Riauterkini-PEKANBARU- Bencana asap yang melanda Sumatera dan Kalimantan tahun 2014 dan 2015 lalu belum hilang dari ingatan.Tidak ingin kejadian terjadi lagi, PT Sumatera Sylva Lestari (SSL), Estate Pasir Pangaraian melalui tim Forest Protection giat melakukan patroli dan sosialisasi.

Acara ini digelar Sabtu (9/2) kemarin oleh tim Forest Protection PT SSL dan mereka melakukan sosialisasi bahaya dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di SDN 013 Desa Pasir Jaya, Kec Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

M Amin Harahap sebagai penanggung jawab Forest Protection PT SSL mengajak guru dan seluruh siswa-siswi di lingkungan sekolah dapat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Mari bersama-sama mencintai lingkungan dengan cara membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak berburu hewan yang dilindungi dan kami harap anak-anak kami dapat mengingatkan kepada orang tuanya agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. " jelasnya.

Katanya lagi, Jika anak-anak melihat dan mengetahui adanya kebakaran hutan dan lahan, dapat menghubungi tim kami agar segera kita padamkan. Karena katanya, Presiden RI Joko Widodo menyebutkan kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 telah menimbulkan kerugian kurang lebih Rp220 trilliun.

Sosialisasi yang diselingi games dan kuis itu disambut baik dan antusias oleh murid dan guru SDN 013 Rambah Hilir.

Andriful, S.Pd,SD, Kepala Sekolah SDN 013 Rambah Hilir dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mewakili guru dan staf SDN 013, menyambut baik kegiatan ini. Sudah selayaknya anak-anak kita diajarkan cara menjaga dan mencintai lingkungan sejak dini.

"Sebagai pendidik kami juga akan terus menyampaikan pesan ini kepada anak-anak di sekolah maupun kepada warga dilingkungan agar tercipta lingkungan bebas asap,” pungkas Andriful. *(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Jadwal Penerbangan Normal, BMKG Pastikan Kabut Asap Kian Pekat
- Udara tak Sehat, Sekolah di Pekanbaru Diizinkan Liburkan Murid
- Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat
- Lahan di Bengkalis Kembali Terbakar
- Pasar Sungai Apit Terbakar Hanguskan Ruko dan Sarang Walet
- Kebakaran Lahan Meluas, Muncul 192 Titik Api di Riau
- Selain Jejak Harimau,
Ditemukan Pula Bangkai Monyet Hangus di Bekas Lahan Terbakar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com