Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

Jum’at, 19 April 2019 16:06
Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi

Jum’at, 19 April 2019 14:46
Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan

Jum’at, 19 April 2019 12:45
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf


Jum’at, 19 April 2019 11:30
Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar

Jum’at, 19 April 2019 08:00
Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU

Kamis, 18 April 2019 18:59
Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya

Kamis, 18 April 2019 17:29
Melalui Teleconference, Bupati Kampar Laporkan Pemilu di Kampar Aman dan Lancar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 10 Pebruari 2019 15:56
Perkenalkan Bahaya Karhutla Sejak Dini,
PT SSL Estate Pasir Pangaraian Sosialisasi di Sekolah


Tak ingin bencana kabut asap terulang lagi, PT SSL Estate Pasir Pangaraian mensosialisasikan pencegahan karlahut ke sekolah sekolah.

Riauterkini-PEKANBARU- Bencana asap yang melanda Sumatera dan Kalimantan tahun 2014 dan 2015 lalu belum hilang dari ingatan.Tidak ingin kejadian terjadi lagi, PT Sumatera Sylva Lestari (SSL), Estate Pasir Pangaraian melalui tim Forest Protection giat melakukan patroli dan sosialisasi.

Acara ini digelar Sabtu (9/2) kemarin oleh tim Forest Protection PT SSL dan mereka melakukan sosialisasi bahaya dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di SDN 013 Desa Pasir Jaya, Kec Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

M Amin Harahap sebagai penanggung jawab Forest Protection PT SSL mengajak guru dan seluruh siswa-siswi di lingkungan sekolah dapat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Mari bersama-sama mencintai lingkungan dengan cara membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak berburu hewan yang dilindungi dan kami harap anak-anak kami dapat mengingatkan kepada orang tuanya agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. " jelasnya.

Katanya lagi, Jika anak-anak melihat dan mengetahui adanya kebakaran hutan dan lahan, dapat menghubungi tim kami agar segera kita padamkan. Karena katanya, Presiden RI Joko Widodo menyebutkan kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 telah menimbulkan kerugian kurang lebih Rp220 trilliun.

Sosialisasi yang diselingi games dan kuis itu disambut baik dan antusias oleh murid dan guru SDN 013 Rambah Hilir.

Andriful, S.Pd,SD, Kepala Sekolah SDN 013 Rambah Hilir dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mewakili guru dan staf SDN 013, menyambut baik kegiatan ini. Sudah selayaknya anak-anak kita diajarkan cara menjaga dan mencintai lingkungan sejak dini.

"Sebagai pendidik kami juga akan terus menyampaikan pesan ini kepada anak-anak di sekolah maupun kepada warga dilingkungan agar tercipta lingkungan bebas asap,” pungkas Andriful. *(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau

- Cegah Banjir, Dinas PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Bersihkan Drainase
- Bocah 5 Tahun di Morong Inhu Diterkam Buaya
- Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya
- Buaya Tangkapan Warga Dititip di Kasang Kulim
- Manfaatkan Lahan Marginal, Warga Kualu Nenas Panen Raya Semangka 30 Ton
- Tanggulangi Karhutla, Riau Ajukan Tambahan Helikopter


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com