Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Pebruari 2019 17:37
4.000 an Peserta Bakal Banjiri Iven Millennial Road Safety Festival 2019 di Taman Kota Bangkinang Besok Pagi

Sabtu, 23 Pebruari 2019 17:17
Ilham Muhammad Yasir Didapuk Jadi Ketua KPU Riau

Sabtu, 23 Pebruari 2019 16:52
Bersama Korsupgah KPK RI.
Dirut Bank Riau Kepri Menjadi Narasumber Seminar Nasional di Solo


Sabtu, 23 Pebruari 2019 15:43
Banyak Kursi Kosong,
Deklarasi Sahabat Jokowi-Amin Riau Sepi


Sabtu, 23 Pebruari 2019 14:39
Jelang Pembukaan TMMD, Pabung Kasdim 0302 Inhu-Kuansing Tinjau Lokasi

Sabtu, 23 Pebruari 2019 13:48
Diserahterimakan, Drg Sri Sandono Mulyanto Resmi Jabat Plt RSUD Mandau

Sabtu, 23 Pebruari 2019 13:44
Sepanjang Beroperasi di Riau, 60 Persen Target BRG Tercapai

Sabtu, 23 Pebruari 2019 10:02
Penggerebekan Sindikat Narkoba di Bengkalis, Seorang Tewas dan Empat Ditangkap

Sabtu, 23 Pebruari 2019 07:30
Bupati Kuansing Minta OPD Tingkatkan Kinerja Demi Dongkrak Nilai SAKIP

Sabtu, 23 Pebruari 2019 07:24
Bupati Inhil Buka Perkemahan Pramuka Terpadu di Kempas


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Pebruari 2019 20:20
7 Perusahaan Tandatangani BMP

Pemerintah komitmen melakukan perlindungan terhadap Gajah Sumatera dengan menetapkan kawasan konservasi. Tujuh perusahaan industri kehutanan melakukan penandatanganan kesepahaman BMP.

Riauterkini-PEKANBARU- Di Kantor Balai Besar KSDA Riau, 7 perusahaan menandatangani komitmen untuk melaksanakan BMP. Perusahaan perusahaan tersebut adalah pemegang hak untuk menerapkan BMP (Better Management Practice) Konservasi Gajah.

Komitment tersebut meliputi pengkayaan pakan gajah di kawasan lindung di konsesi, pembuatan dan atau pengelolaan koridor gajah, patroli perlindungan gajah, mitigasi Konflik gajah dan manusia.

Perusahaan perusahaan yang menerapkan dan menandatangani komitmen BMP adalah RAPP di Tesso Nilo, Sinar Mas diTesso Nilo, 3 perusahaan sawit salah satunya Musim Mas dan Chevron. Perusahaan juga bersedia memberikan informasi untuk menyusun design dari praktek-praktek pengelolaan terbaik itu, melakukan implementasi serta bersama-sama memantau perkembangan BMP yang diterapkan.

Beberapa perusahaan menurut Kepala BBKSDA Riau, Suharyono Senin (11/2/19) secara partial sudah melakukan kegiatan-kegiatan untuk melindungi Gajah secara langsung ataupun tidak langsung. Tuntutan regulasi dan kebijakan sertifikasi juga mengharuskan para pemegang hak tersebut untuk melakukan kegiatan konservasi. Mereka melakukan kegiatan perlindungan habitat, patroli, pengkayaan habitat dan mitigasi konflik. Namun beberapa perusahaan lain belum menunjukkan inisiatif dan aktifitas yang sama.

Atas dasar itu, Suharyono mengatakan Balai Besar KSDA Riau bersama Balai Taman Nasional Tesso Nilo, Yayasan Taman Nasional Tesso Nilo dan WWF Indonesia dengan dukungan pendanaan dari TFCA Sumatera memfasilitasi perusahaan-perusahaan pemegang hak untuk menerapkan BMP (Better Management Practice) Konservasi Gajah.

"Ada serangkaian kegiatan yang dilakukan, dimulai dari penyamaan persepsi dan peningkatan kapasitas terhadap pengertian BMP dan prakteknya, mambangun komitmen dan melegalkan komitmen itu melalui penandatanganan komitmen bersama," katanya.

Sementara, Humas WWF, Syamsidar mengatakan bahwa secara Ekologis, kondisi habitat Gajah Sumatera di Provinsi Riau mengkhawatirkan, walaupun ada indikasi penurunan kematian dan peningkatan populasi.

Degradasi habitat, tambahnya, perburuan dan kebakaran hutan dan lahan adalah beberapa sebab terjadinya penurunan kualitas kondisi habitat itu.

"Pemerintah terus berusaha melakukan perlindungan terhadap Gajah Sumatera diantaranya dengan menetapkan beberapa kawasan konservasi sebagai kawasan perlindungan Gajah. Namun ruang jelajah Gajah yang luas dan kurangnya ketersediaan pakan di kawasan konservasi mengakibatkan Gajah berada di luar kawasan konservasi. Hal ini tak jarang menimbulkan konflik yang dapat merugikan kedua belah pihak baik Gajah maupun manusia dan sumber-sumber ekonomi," terangnya. *(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Sepanjang Beroperasi di Riau, 60 Persen Target BRG Tercapai
- Moeldoko Kunjungi Kabupaten Siak, Riau Menjadi Atensi Penanggulangan Karhutla
- Pengunjung Selamat,
Kebakaran di Hotel Tasia Ratu Pekanbaru Berasal Dari Gudang Maintenance

- PT Sinarmas Terjunkan Helikopter Padamkan Karhutla di Bengkalis
- PT SMF Buat Taman di Okura Bersama Pemuda Setempat
- Dugaan Pencemaran Limbah di PKS PT MAN,
Ketua DPRD Rohul: Jika Terbukti, Kita Minta Operasional Perusahaan Dihentikan

- Hari Peduli Sampah Nasional 2019 , TNI dan Polri Kompak Bersih-bersih di Bangkinang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com