Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Mei 2019 22:46
Wabup Inhil: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an

Selasa, 21 Mei 2019 22:10
Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 21:06
Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper

Selasa, 21 Mei 2019 20:51
Prime Park Hotel Pekanbaru Undang Ratusan Anak Yatin Berbuka Puasa Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 20:49
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 19:29
Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda

Selasa, 21 Mei 2019 19:26
Kejari Kuansing Gelar Bukber Bersama Dengan Awak Media

Selasa, 21 Mei 2019 18:14
Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan

Selasa, 21 Mei 2019 18:06
Santuni Anak Yatim, APHI Komda Riau Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 17:31
Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Pebruari 2019 11:33
Gubri Tetapkan Status Siaga Karhutla Hingga Oktober Mendatang

Gubernur Wan Thamrin Hasyim menetapkan status siaga darurat penanggulangan karhutla 2019. Berlaku hingga Oktober mendatang.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim tetapkan status siaga darurat penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2019, di auditorium lantai sembilan Gedung Lancang Kuning, Selasa (19/2/19).

Penetapan status siaga darurat Karhutla ini berlaku hingga 31 Oktober 2019 mendatang. Lamanya penetapan status dimaksudkan, agar penanganan lebih mudah dan optimal mencegahnya terjadinya Karhutla secara simultan.

"Status siaga darurat ini berlaku sampai 31 Oktober mendatang," kata Wan.

Mantan Bupati Rokan Hilir juga mengatakan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan kondisi hujan di Riau lebih banyak bersifat ringan sepanjang tahun ini menjadi pertimbangan.

Apalagi dalam fase tertentu, kawasan timur akan terjadi musim kering. Kondisi ini tentu berpotensi menimbulkan Karhutla. Seperti diketahui, kawasan timur Riau seperti Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir merupakan langganan Karhutla.

"Tadi dari laporan BMKG hujan tahun ini banyak hujan ringan. Di kawasan timur juga diprediksi nanti akan ada musim kering," ungkap Wan.

Bersamaan dengan ini pula ada momen Pemilihan Presiden (Pilpres) April nanti yang diharapkan tidak ada gangguan. Dengan begitu, melalui penetapan status ini seluruh elemen bisa memaksimalkan melakukan pencegahan jangan sampai Karhutla di Riau dapat meluas.

Sebelum penetapan status ini ditetapkan, tiga daerah lainnya terlebih dahulu sudah menetapkan status yang sama. Yakni Dumai, Bengkalis, Meranti. Ada kemungkinan daerah lainnya menyusul penetapan status jika dianggap diperlukan.

Namun dengan sudah ditetapkannya statusvsiaga Karhutla pada tiga kabupaten kota tersebut, sudah cukup sebagai syarat bagi Pemprov Riau menetapkan status tersebut.

Hadir pada kesempatan ini, semua perwakilan pihak terkait dalam siaga Karhutla di Riau ini. Mulai TNI/Polri, BPBD Riau, Manggala Agni, Satpol PP. *(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Tim BBKSDA Riau Musnahkan Sawit di GSK
- Madu Asli Masih Bisa Ditemukan di Kuansing
- Tim Verifikasi KLA Sambangi Pekanbaru, Walikota Expos Visi dan Misi Smart City Madani
- Restorasi Ekosistem Riau Sukses jaga Habitat Satwa Dilindungi
- RAPP Paparkan Kesuksesan RER, Lestarikan Kawasan Gambut dan Cegah Karlahut
- Basarnas Kerahkan Penyelam, Cari Pelajar Rohul Hilang di Sungai
- Ngopi PWI Riau-KLHK Soroti Populasi Harimau dan Gajah di Sumatera


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com