Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 06:42
Sekdakab dan Kadisparbud Rohul Hadiri Grand Opening Pasar Digital "Dangaoe-Dangaoe"

Sabtu, 20 April 2019 19:14
Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Sabtu, 20 April 2019 18:17
Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri

Sabtu, 20 April 2019 16:43
Gebyar Undian Service ke AHASS, Service Honda, Dapet Honda

Sabtu, 20 April 2019 16:42
PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen

Sabtu, 20 April 2019 14:21
DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif

Sabtu, 20 April 2019 08:50
Bupati Inhil : RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan

Sabtu, 20 April 2019 07:10
Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL

Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 16:15
Usulkan Tangani Abrasi, 16 Anggota DPRD Bengkalis Datangi BNPP Pusat

Usulkan penanganan abrasi Pulau Bengkalis, Pulau Rupat merupakan pulau terdepan NKRI, 16 anggota DPRD Kabupaten Bengkalis konsultasi dan koordinasi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Pusat di Jakarta.

Riauterkini-BENGKALIS- Usulkan penanganan abrasi Pulau Bengkalis, Pulau Rupat merupakan pulau terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), 16 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis konsultasi dan koordinasi dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Pusat di Jakarta, Kamis (14/3/19).

Rombongan belasan anggota DPRD Bengkalis dipimpin Wakil Ketua DPRD Bengkalis H. Indra Gunawan Eet. Turut mendampingi Sekretaris Dewan (Sekwan) Radius Akima dan sejumlah pejabat Administrator di lingkungan Sekretariat DPRD Bengkalis.

Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan Eet mengatakan, persoalan abrasi dan pengelolaan perbatasan harus mendapat perhatian bersama.

Pimpinan bersama Anggota DPRD Bengkalis melakukan konsultasi dan koordinasi BNPP Pusat untuk mendapatkan masukan terkait percepatan peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan penanganan abrasi pantai di wilayah perbatasan apalagi Pulau Bengkalis.

"Alhamdulilah, BNPP Pusat menanggapi masalah abrasi. Dan disetujui sepanjang 24,5 Km, insyaa Alloh akan disampaikan pada Musrenbang APBN dan APBD provinsi, diagendakan pada 2020 mendatang," ungkapnya ketika dihubungi, Kamis (14/3/19).

Diutarakan Eet lagi, untuk yang paling prioritas penanganan abrasi tersebut adalah wilayah Pulau Bengkalis dan Rupat.

Untuk diketahui usulan penanganan abrasi yang disampaikan rombongan Anggota DPRD Bengkalis tersebut agar dapat dianggarkan dalam APBN diantaranya adalah, pengaman pantai Utara Pulau Bengkalis Kecamatan Bantan yaitu dari Desa Meskom-Desa Jangkang yang diusulkan ditangani sepanjang 24,5 Km. Kemudian Desa Jangkang-Desa Selatbaru usul yang harus ditangani sepanjang 1,9 Km, selanjutnya usulan penanganan dari Desa Selatbaru-Desa Teluk Papal-Desa Bantan Air-Desa Muntai sepanjang sekitar 15,8 Km, kemudian pengamanan pantai dari Desa Muntai-Desa Pambang sejauh 9,9 Km.***(dik)



Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau

- Cegah Banjir, Dinas PUPR Kerahkan Pasukan Kuning Bersihkan Drainase
- Bocah 5 Tahun di Morong Inhu Diterkam Buaya
- Terpeleset ke Sungai, Bocah 5 Tahun di Inhu Diterkam Buaya
- Buaya Tangkapan Warga Dititip di Kasang Kulim
- Manfaatkan Lahan Marginal, Warga Kualu Nenas Panen Raya Semangka 30 Ton
- Tanggulangi Karhutla, Riau Ajukan Tambahan Helikopter


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com